[SEQUEL FROM WE ARE : BLACKPINK]
Dia datang bagaikan sebuah mimpi, yang mengisi setiap kepingan hilang dari kisah kami
Tetapi, jika pada akhirnya kau akan menghilang, mengapa kau harus hadir dalam kehidupanku?
kau hanyalah mimpi buruk dalam mimpi in...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Jisoo tengah mengaduk-ngaduk makananya yang sudah dingin dengan tak minat. Tatapannya nampak begitu kosong dan hampa sesekali dirinya mengeluarkan hembusan napas gusar mencoba menenangkan dirinya sendiri. Ia tak pernah menyangka Haneul dan Jennie akan bertemu secepat ini.
Niat awalnya hanya ingin membelikan baju untuk Haneul karena gadis itu hanya memiliki baju seragam sekolahnya yang telah lusuh dan juga mantel biru pastel milik Lisa. Tetapi ia malah bertemu dengan Jennie dalam situasi yang sungguh-sungguh di luar kendalinya. Kepalanya mendadak runyam kala melihat mata Jennie yang diselimuti dengan berjuta rasa sakit, dirinya belum pernah melihat mata gadis itu sekecewa ini padanya.
"Eonnie kau tak makan?" tanya Haneul pelan
"O-oh i-iya" ucap Jisoo dan menyungingkan seulas senyum tipis.
"Eonnie masih memikirkan eonnie yang tadi yah?" Tanya Haneul yang hanya dibalas anggukan kecil dari Jisoo
"Maaf aku tidak bermaksud, jika kehadiranku malah akan merepotkan eonnie aku akan kembali pulang ke rumah saja" ucap Haneul pelan
"Tidak, jangan, itu semua bukan salahmu Haneul-ah. Tetaplah tinggal dengan eonnie oke?" Ucap Jisoo lembut
"Eonnie," intrupsi Haneul, "Kenapa setiap orang yang aku temui selalu mengatakan bahwa aku adalah Rosé? Sebenarnya siapa Rosé itu?" Lanjut Haneul.
Jisoo terdiam dirinya menghela napasnya lagi, tak disangka waktunya untuk menjelaskan siapa Rosé pada sosok gadis berusia empat belas tahun di hadapannya ini akan datang dengan cepat. Sebenarnya ada apa dengan hari ini?. Mengapa segala hal yang hendak diulurnya tiba-tiba mencuat kepermukaan tanpa bisa dirinya cegah?.
"Kau ingin tau?" Ucap Jisoo yang langsung mendapatkan anggukan dari Haneul.
"Nama koreanya Park Chaeyoung, kami biasa memanggilnya Rosé karena ia telah lama tinggal di Australia dan namanya diambil karena ia menyukai bunga mawar. Ia gadis yang sangat baik hati, ia benar-benar sahabat yang luar biasa. Ia bahkan lebih memikirkan sahabatnya dibandingkan penyakit yang sudah lama dideritanya" ucap Jisoo
"Memangnya penyakit apa yang diderita oleh Rosé eonnie?" Tanya Haneul penasaran.
"Kardiomiopati, penyakit jantung lemah" ucap Jisoo yang dibalas anggukan kepala dari Haneul.
"Lalu apakah Rosé eonnie sembuh dari penyakitnya?" Tanya Haneul.
Jisoo tersenyum lirih, gadis itu mengelengkan kepalanya pelan, "Suatu kejadian tak terduga terjadi kepadanya, suatu kejadian yang membuat Jennie, eonnie yang tadi berubah drastis. Rosé menyelamatkan Jennie dari kecelakaan lalu lintas yang malah menyebabkan gadis itu meninggal dunia dan membuat Jennie merasa sangat bersalah sampai detik ini" jelas Jisoo yang entah mengapa membuat Haneul menengang, namun sesekon kemudian gadis itu mengelengkan kepalanya dan kembali seperti biasa