35. End

1.3K 30 12
                                    

"Aku cinta kamu, ngelebihi kamu mencintai aku"

Typo bertebaran !!

Happy reading

Bel pulang sekolah pun berbunyi. David berdiri di depan pintu kelas Charly. Setelah membereskan buku-bukunya Charly berjalan menuju David.

"Udah?" Tanya David.

"Udah. Ayok pulang"

"Ke cafe dulu sayang" David memegang puncak kepala Charly.

"Oh iya ya, lupa" Charly menyengir kuda.

"Asal jangan lupa sama aku aja ya" David mengedipkan sebelah matanya.

"Najong trulala" Charly menutup wajah David dengan tangannya.

"Najing najong mau juga sama aku"

"Terpaksa"

"Yakin?" David menaikan alisnya dan memasang senyum termanis nya.

"Ihhhh kamuuu jangan senyum seperti ituu" Charly kembali menutup wajah David dengan kedua tangannya.

David memegang tangan Charly. Menurunkan tangan Charly dari wajahnya. Setelah itu David menatap mata Charly dengan tulus.

"Jangan menatap ku seperti itu" Charly menatap David sinis.

"Why?" Saat ini jarak mereka berdua sangat dekat.

"Aku tidak sanggup"

David kembali memasang senyum termanisnya. Kemudian ia mendekatkan mulutnya ke telinga Charly.

"Aku mencintai mu Charly" bisik David dengan lembut dan tulus.

Pipi Charly berubah menjadi merah. Ia merasa dirinya terbang ke langit ketujuh saat ini.

"Yok pergi mereka sudah menunggu" David merangkul Charly dengan mesranya.

Tak lama kemudian mereka sudah sampai di cafe.

"Lama bat dah garing gue nunggu ee" protes Dimas.

"Protes mulu lo" ucap David.

"SSG"

David dan Charly pun duduk. Mereka pun memesan makanan.
Saat menunggu pesanan datang mereka selalu saja diledekin sahabat-sahabat mereka. Bahkan Allisa selalu mengungkit-ngungkit ucapan Charly yang bilang bahwa ia tidak akan mencintai David. Dan lihat lah sekarang Charly sangat mencintai David.

Makanan pun datang mereka pun sibuk dengan makanan mereka masing-masing.

"Kenyang bat gue" Jay mengelus-elus perutnya itu.

"Apalagi guee puas dah makannya" Dimas juga mengelus-elus perutnyaa.

Ketahuilah mereka kekenyangan karena mereka memesan makanan dengan jumlah yang banyak. Mumpung gratis mereka tidak menyia-nyiakan mereka akan memesan apa saja yang ingin mereka makan.

Premier Amour √Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang