Setiap tarikan napasku adalah bekas manusia lain. Maka, masihkah aku pantas berbahagia seorang diri?
Jika tidak keberatan, aku selalu ingin menjadi sebab atas kebahagiaanmu kawan. Meski hanya sebatas tawa ringan nan sederhana. Bolehkah aku terus menunjukkan ketulusan meski seringkali kau curigai?

KAMU SEDANG MEMBACA
Pesan Kopi Kepada Hati
PoetryKebijaksanaan Hidup dari Secangkir Kopi Ada banyak pesan yang ingin disampaikan kopi kepada hati.. Tak hanya sekadar air kepada dahaga. Banyak pesan, seperti pahit manisnya kopi yang menyatu, kemudian manunggal. Menciptakan varian rasa, sesuatu yan...