13+
"Akademy Magic Power
Sang pelidung:Magic Legen"
"Dan penyihir val ikut aku!"
Val terdiam melihat perubahan dalam diri Gadis di depanya.
"An ta-
"Ini urusanku dengan partnerku!" potong an dingin dengan sifat yang berubah 180°.
"Partner? Apa jangan jangan?" Melvis melebarkan matanya tak percaya dan segera menunduk hormat.
"Aku bukan pelindung kalian! Aku Stevian Xavier Fransais hanya Seorang.PENDAMPING!" tekan gadis itu yang membuat val terkejut.
"An kumohon tenanglah" ucap val.
Kringg......
Bel jam pelajaran memuat semua orang masuk kecuali 4 orang yang ada di sana.
"Zen temui Ranyperi dia mencarimu dan 1 lagi katakan pada Vilnia aku akan memutuskan setelah 4 hari kedepan" perintah an dengan nadi teramat dingin.
"Penyihir Melvis, kau juga dan rahasiakan ini, hanya kau, Val, Alya dan Alan saja yang tau aku masi ada sangkut paut dengan Penyihir tingkat tinggi" Melvis mengguk lalu pergi karna tak kuat dengan aura intimidasi dari An.
"Stevian" pangilan itu membuat an berbalik dan menatap manik mata biru dan merah itu.
Deg.
Dia berbeda.
"Maaf" hanya kata itu yang keluar dari mulut gadis itu lalu pergi.
Val memating melihar gadis yang maniknya sudah menjadi biru terang seperti es.
Aku bukan pelindung kalian!
Perkataan an terngiang di kepala Val, menyisakan tandatanya besar
Aku Stevian Xavier Fransais hanya seorang PENDAMPING!
Apa yang ia katakan? Pikir Val.
Ia melangkahkan kakinya ke arah kamar astama, saat ia melewati kamar An ia terdiam.
'Ibumu terlalu memeksamu Stevian'
An ada di dalam? Dengan siapa? Batin val bingung
'Dia sudah terikat, tapi dia menolak! Untuk apa lagi aku di sini? Coba pikir Stevian Fransaia yang ternyata adalah The Princess Of Magic? Hahahaha lucu sekali'
Lagi lagi val terdiam, The Princess Of Magic. Kaliamat itu terus terngiang. Ia menghelan nafas dan mengetuk pintu.
'Masuk tak di kunci' jawa orang yang ada di dalam
Val masuk dan menemukan gadus bersurai coklat sedang duduk di kursi dengan buku yang bertenger di tanganya.
"Open the Magic Kingdom"
Singgg....
Dan dalam sekejap Val sudah ada di dalam ruangan megah dan serba warna putih.
Ia melirik an yang berdiri di depannya. "Disinilah tempatku Val" ujar gadis itu mengecah keheningan.
Gadi itu berbalik dan berkata. "Kau sudah menolak itu val. Dan itu keputusamu, apa kau tak pernah merubah itu? Tapi dengarkan dulu penje-
"Aku sudah putuskan menolak itu, tak perlu di jelaskan aku sudah- Stevian ada apa?" tanya Val yang bingung karna An tiba tiba memeluknya dan menangis.
"Kau jahat! Kau tak mau dengar penjelasanku!" jeritnya
"Ada apa denganmu?"
An tak menjawab ia memilih menumpahkan semuanya dengan menangis. Walau luka di hati takkan perna terobati.
KAMU SEDANG MEMBACA
Academy Magic Power.
FantasiaAku seorang pendamping. Tapi kenapa aku menjadi sebaliknya? Mengemban 2 tanggung jawab besar sebagai seorang putri segaligus pelindung sementara. Itu membuatku lelah. Sampai ahirnya aku bertemu dengan Pelindung ku Valac Namun kesalahan ia lakukan me...
