part 20

14.1K 325 4
                                        

Setelah tiga hari berada di semarang dikampung halaman ifi kini rio dan ifi sudah kembali ke jakarta untuk menjalani rutinitas seperti biasa mereka sampai di jakarta malam tadi .

Ifi menggeliat berlahan matanya mengerjap diliriknya jam dinding jam tujuh .
Aduh aku kawanin ndak solat subuh lagi diliriknya rio sudah ndak ada ia segera bergegas mandi karena seperti biasa kalau pagi pasti mual .setelah mandi ia turun kedapur membantu ibu mertuanya menyiapkan sarapan pagi.

Mama maaf ifi kesiangan jadi ndak bisa bantu masak .
"Enggak apa apa fi mamah udah siap kok dibantu bibik kamu langsung sarapan aja rio udah berangkat tadi katanya ada operasi mendadak jadi enggak nungguin kamu bangun .
"Iya mah  yuk ifi bantuin bawa sayur

...............

Siang ini ifi disuruh mama mertua nya mengantar makan siang untuk rio di rumah sakit karena pagi tadi suaminya itu tidak sempat sarapan jadi terpaksa ifi mengantar makan siang untuknya.

Kini ifi sudah sampai di pelataran rumah sakit, ia berjalan kedalam gedung saat berpapasan dengan seorang dokter yang kalau tidak salah adalah sahabat suaminya.
"Maaf dok saya ingin bertanya ifi menghentikan dokter itu , dimana ya ruangan dr rio .
"Dokter dengan name tag alvin itu tersenyum istrinya dokter rio ya ?
Ifi mengangguk canggung .mari saya antar keruangan dr rio .

Kini ia sudah sampai di depan ruangan dan pintunya bertuliskan kedudukqn rio di rumah sakit ini yaitu sebagai dokter spesialis bedah dan juga merangkap sebagai presedir di rumah sakit ini dan ifi sebagai istrinya baru mengetahuinya seekarang .

Tok tok tok

Masuk terdengar seruan suara dari dalam ifi membuka pintu ruangan rio  dan mengucap assalamualaikum 
" waalaikum salam jawab rio ia sedikit kaget ketika melihat siapa yang masuk keruangannya .
"Ifi kamu sama siapa kesini ?
"Sendiri, ini makan siang tadi suruh mama kesini antar makanan buat kamu ujar ifi sambil meletakkan rantangnya di meja dekat sofa.

Rio bangkit melepaskan sneli nya.
" ifi mengedarkan pandangannya ke seluruh ruangan yang bercat putih dan hijau muda itu ruangan yang luas dan tapi khas seorang dokter dan tersedia  sofa dan brangkar pasien rio  dan barang barang lainnya .

Ifi berjengkit saat pundaknya ditepuk rio yuk makan aku udah lapar sambil menarik ifi duduk di sofa .kok kamu bisa jadi pressdir bukannya ? Ucapan ifi terputus karana rio , kamu belum tau kalo ini rumah sakit punya papa karena mas ku mengurus cabang rumah sakit di semarang jadi aku yang mengawasi rumah sakit ini .

Papa sekedar memantau dari rumah. jadi kamu bosnya disini?
" dirumah sakit  enggak ada bos fi udah yuk makan aku udah laper nanti selesai visit aku ajak kamu keliling mau? Dan ifi mengangguk antusias.

Sesuai janjinya rio mengajak ifi berkeliling rumah sakit yang dipimpinnya . Dan ternyata sangat luas sampai ifi mengeluh betisnya pegel alhasil setelah makan cemilan yang dibelikan rio di kantin sewaktu berkeliling tadi ifi tertidur di sofa ruang kerja rio sembari menunggu rio selesai visit.

Setelah melakukan visit pasien rio segera kembali ruang kerja nya dan pandangan pertama yang ia lihat adalah istri kecilnya tertidur di sofa .

Ia mendekat dan tersenyum melihat wajah damai istrinya yang tertidur kemudian ia membereskan bungkus makanan yang berserakan di meja bekas camilan istrinya.

Rio mengelus pipi ifi dan menepuk nya berlahan karena merasa terganggu ifi mengerjab dan bergumam tak jelas setelah kesadarannya terkumpul ia duduk.

"Pulang yuk nanti tidur lagi dirumah ifi mengangguk dan bangkit . Sebelum keluar ruangan rio membuka sneli nya dan dipakaikan ke ifi ." Di pake ya soalnya diluar habis hujan ntar kamu masuk angin ujar rio .

Ifi menunduk dan pipi nya bersemu karana perhatian rio di lihatnya jas rio membungkus tubuh mungil dan perutnya yang sedikit membucit.

Rio menggenggam tangan ifi selama berjalan dilorong rumah sakit dan yang bikin rio seneng itu karena sudah beberapa hari ini ifi enggak marah marah dan tidak menolak perhatian perhatian kecilnya.

Dia berharap semoga hubungannya dengan ifi semakin membaik dan ifi berlahan dapat memaafkan nya dan menerima nya sebagai suami menjadikan dia sandarannya dia ingin istrinya itu bermanja manja seperti istri sahabat sahabatnya, tapj sayang sampai sekarang ifi masih menutup diri dan membatasi diri saat berinteraksi dengan nya .

Terpaksa Nikah. (Complete)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang