Bonus Chapther

4.5K 267 4
                                        

Hai, mimin lagi baik nih....
Bonus chapter buat kalian, kemaren padahal bilang gak ada extra chapter
Okey langsung aja ya,

Happy Reading......

"Crys!" Menoleh, Crys melihat Darren yang berjalan mendekat. Ia pun tersenyum saat pria itu berada tepat di depannya

"Ngapain?" Mengernyit, Crys menaikkan sebelah alisnya

"Apanya?" Tanyanya bingung

"Melamun" jawab pria itu datar

"Gak apa" jawab Crys sama datarnya

Kini mereka berada di taman kerajaan, duduk bersebelahan di sebuah bangku putih yang ada di taman itu
"Gak nyangka ya kita udah gede sekarang?" Ucap Crys dan di angguki oleh Darren "lo mau ke dunia manusia?" Tambahnya sambil menoleh ke arah pria itu

"Iya" jawab pria itu datar membuatnya menghel nafas berat "mau ikut?" Tambahnya membuat Crys berbinar

"Boleh?" Tanyanya berharap, membuat pria itu mengangguk "Aaaa... thanks ya Darren!" Teriak Crys dan langsung memeluknya membuat pa itu sesikit terhuyung

"Hm" gumam pria itu dan Crys pun langsung melerai pelukannya

"Eh, s-sorry" ucap Crys terbata, dia tadi refleks telah memeluk pria tampan. Eh? Oke abaikan!

Darren tak menjawab, dia hanya mengangguk mendengar ucapan dari Crys. Sedang dalam hatinya ia ternyum senang. Ada rasa hangat di sana, entah karena apa

"Masuk" ucap Darren dan langsung berdiri

Mengalihkan pandangan, Crys menatap rumput yang ada di bawahnya saat ada sesuatu yang jatuh dari saku pria itu. Dengan pelan ia pun mengambilnya "ini ap___a?" Tanya Crys dan di akhiri dengan keterkejutan, membuat pria itu menoleh

"Ren, i-ini___" Crys tak mampu berkata-kata, dia bingung harus mengatakan apa. Seketika matanya memanas dan dia pun menahan air yang mendorong keluar itu dengan mendongakkan kepalanya ke atas dan berharap Darren mengingatnya

"Kenapa?"

Deg

Jantung Crys terasa akan berhenti mendengar jawaban itu. Dengan cepat ia memandang pria di depannya dengan tatapan tak percaya. "Eh, g-gak papa" ucapnya berusaha mengubah ekspresi

"Masuk" ajak pria itu datar dan Crys hanya mengangguk

Crys berjalan di samping pria itu, di tatapnya wajah itu dri samping hingga membuat hidungnya seperti lebih mancung.

"Andai kau ingat, andai kau tahu. 10 tahun aku sudah menyembunyikan nya, dan selama itu juga aku selalu berusaha membuatmu teringat. Tapi ternyata tak semudah itu, sangat sulit membuatmu mengingat masa lalu kita. Ralat, mungkin lebih tepatnya masa laluku. Hanya aku yang mengingat semuanya, hanya aku yang mengalaminya" menghela nafas

Crys kembali menatap ke depan "bagaimana lagi caraku agar membuatnya teringat Tuhan. Aku sudah tak mampu menahan semua ini. Andai saja peperangan itu tak terjadi, andai saja aku mengatakan lebih cepat. Andai saja___"

"Crys!" Menoleh, lamunannya seketika terputus saat mendengar panggilan itu

"Hm?" Gumamnya refleks

"Kalung" ucap pria itu dan menengadahkan tangannya

Seakan mengerti, Crys memandang kalung yang masih ada di genggamannya. Perlahan ia memberikan kalung itu dengan berat hati. Saat jarak tangannya sudah dekat, refleks Crys memeluk pria itu hingga membuatnya terhuyung

"Aku mencintaimu" ucap Crys lirih

Darren masih terdiam berusaha mengerti maksud ucapan gadis itu. Sebuah senyuman bertengger manis di bibirnya "aku juga" gumamnya dan membalas pelukan itu

Crys semakin mempererat pelukannya seakan pria itu akan pergi jauh jika ia melepasnya. Matanya terpejam menikmati belaian lembut di kapalanya. Ada rasa yang seperti membuncah, sehingga membuatnya menyunggingkan senyum manis

Melerai, Darren memandang gadis di depannya sayang. Entah kenapa ia merasa dejavu dengan kejadian ini. "Masuk" ucapnya singkat di susul dengan tatapan sayang

Mengangguk, Crys memegang gagang pintu di depannya dengan perasaan aneh. Seketika ia ingat sesuatu dan membuatnya berbalik menatap Darren.
Di tatapnya pria itu dengan sendu yang tak kentara. Dan langsung memeluknya seketika "ma'af"
Hanya kata itu yang keluar dari bibir manisnya, membuat pria itu mengernyit

"Aku mencintaimu, aku menahan rasa ini selama 10 tahun terakhir. Aku menyayangimu. Ma'afkan aku atas segala perilakuku padamu. Jangan lupakan aku" ucapnya lirih  lagi lanjutnya dalam hati

"Aku mencintaimu" ucap Darren dan langsung membelai rambut gadisnya "aku milikmu, begitu juga sebaliknya" balas pria itu lembut

Crys semakin terisak, dia pun mempererat pelukannya. Merasa sudah agak baikan ia pun melepas pelukan itu. Pelukan terakhir, pelukan yang sangat ingin ia lakukan selama 10 tahun terakhir ini "aku masuk dulu" ucapnya dan di balas anggukan oleh pria itu. Tak lupa pula senyum manisnya

Tak di duga, tiba-tiba Crys mencium pipi Darren dan segera berlari memasuki kamar. Dan dengan segera menutupnya. Dia bersandar di balik pintu sambil memegangi dadanya. Terasa detak jantungnya berdegup sangat cepat di sana. Seketika air mata berhasil lolos kembali dari mata pelangi nya. Tak tahan, sandarannya pun melorot membuatnya terduduk di lantai "suatu saat dan itu pasti Darren" ucapnya di sela tangisnya

Seakan tersadar, gadis itu pun berdiri dan mengusap air matanya dengan kasar. Dia pun berjalan dengan pasrah dan berhenti di depan pintu gold. Tangannya memegang pintu itu ragu dan menatap ke belakang, menatap pintu kamarnya "aku milikmu selamanya" gumamnya di susul dengan air mata yang tiba-tiba kembali mengalir. Dia pun membuka pintu itu dan segera masuk ke dalamnya dengan mata terpejam 'selamat tinggal. Kita akan bertemu lagi setelah masalah ini selesai. Ma'afkan aku. Aku mencintaimu'

Sedangkan di balik pintu, Darren terdiam mematung, memandangi pintu yang tertutup di depannya. Seulas senyum muncul menghiasi bibirnya. Dia pun berbalik dan segera meninggalkan pintu besar itu "aku milikmu selamanya" gumam pria itu di susul dengan senyuman

*****

Wow. Wow. Wow.....
Crys mau kemana ya???

Oh hai readers tercinta, mimin yang cantik balik lagi nih. Kalian seneng kan?

Ada yang tahu Crys kemana, kenapa, bagaimana, mengapa?

Penasaran? Ayo siapa yang penasaran?

Okey, bagi yang penasaran mimin mau buat squel MA. Yeay!
Kalian seneng dong pasti....

Berhubung squelnya baru di ketik, mimin mau tanya ke kalian dong...

Menurut kalian cerita ini gimana?

Suka apa gak sama cerita ini?

Kalian mau squel MA itu romace atau fantasi juga?

Kalian suka cerita aku apa gak?

Dan yang terakhir kalau kalian ada saran Cover yang bagus, kalian bisa kirimkan ke Wa: 0857-5121-8106

Di tunggu ya Covernya. Mimin lagi bingung nih buat Covernya...

Okey itu aja. Buat chapter selanjutnya mimin mau ngasi kalian sinopsis dari squel MA....

Dadah....

Salam manis
- Nur Alviani :*

Magic Academy (End)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang