Disisi Lain Prilly dan Gitara sampai di ruang rawat Alifian.Mereka melihat Dara,Michel,Felix dan Kenan.
"Kalian sebenarnya mau ngomong apaan sich" Tanya Prilly bingung.
Felix dan Kenan terdiam mendengar pertanyaan Prilly.
"Cepat sayang bilang kalau nggak kita putus" Ancam Michel ke Felix pelan.
"Iya,Ayo Bilang kalau nggak kita putus" Ancam Dara Ke Kenan.
"Kalian kenapa sich bisik bisik" Tanya Prilly Bingung.
"Ini tentang Ali" Ucap Kenan.
"Ali mana" Tanya Prilly.
"Tentang Alivendra Alfian,Ali sahabat Kita dan Pacar kamu serta Ayah kandung Alifian masih hidup Prill" Ucap Felix.
Prilly terkejut mendengar perkataan Felix.
"Lo nggak bohong kan" Tanya Prilly menyakinkan.
"Gue nggak bohong Prill,Dia masih hidup,Kita bohong Sama lo dan bilang kalau Ali meninggal,Setelah lo mendengar suara tembakkan kita berpikir kalau Ali udah nggak ada,Tapi dia masih di kasi kesempatan hidup lagi" Ucap Kenan mulai bercerita.
Marina masih memeluk kepala Putranya sambil menangis.
"Kenapa kamu mengorbankan diri kamu demi gadis itu,Bangun Nak,Mama mohon" Ucap Marina menangis memeluk Ali.
Felix dan Kenan membungkuk di samping Ali dan menangis melihat Ali tak sadarkan diri.
"Alfi,Bangun,Jangan tinggalin kita" Ucap Felix.
"Iya,Alfi,Lo jangan Tinggalin,Lo sahabat terbaik kita Alfi,Gue mohon Lo bangun Alfi" Ucap Kenan menangis.
"Uhuk Uhuk"
Mereka terkejut mendengar suara batuk Ali.Mereka terkejut melihat Ali masih membuka matanya walaupun Ali seakan akan ingin menutup matanya karena rasa sakit di dada dan di perutnya.Tapi mereka tersenyum bahagia karena Ali masih hidup.
"Felix panggil Ambulance cepat" Ucap Marina.
Felix berlari meninggalkan menelpon Ambulance.Tiba tiba Marina melihat Kenan yang hendak berjalan di hutan.Dia langsung membuat Ali berdiri dan Melingkarkan tangannya di leher Ali.Marina mendekatkan Pistol ke Pelipis Ali.
"Kenan" Panggil Marina dengan tegas.
Kenan menoleh dan terkejut melihat Apa yang di lakukan Marina.
"Kenan,Kamu mau kemana,Kamu mau beritahu gadis sialan itu kalau Alfi masih hidup,Beritahu sana tapi aku akan bikin Alfi mati di hadapan kamu,Biar Alfi nggak bisa bersatu dengan gadis sialan itu" Ancam Marina.
"Tante gila ya,Alfi itu anak tante sendiri" Ucap Kenan Tidak habis pikir dengan Marina.
"Tante lebih rela kehilangan dia untuk selamanya,Daripada tante harus melihat dia bersama gadis sialan itu,Keputusan Di tangan kamu Kenan kamu mau kehilangan sahabat kamu untuk selamanya atau kamu membohongin Prilly bilang kalau Alfi sudah mati" Ucap Marina.
"Ma le pas Al fi,Al fi ingin ketemu Prilly,Lepas Ma" Ucap Ali memberontak dari bekapan Marina walaupun tubuhnya sangat lemas.
"Diam kamu" Bentak Marina.
Ali masih memberontak dan Marina langsung menyuntik Ali dengan Obat Bius.Tiba tiba Ali tak sadarkan diri.Marina hendak menembak Ali.Kenan terkejut melihat itu.
"Tante,Jangan Tante,Oke saya akan bilang ke Prilly kalau Alfi udah mati,Tapi saya mohon jangan sakitin Alfi,Dia anak Tante sendiri" Ucap Kenan.
Kenan berjalan Meninggalkan mereka berdua dan Membohongi Prilly kalau Ali sudah meninggal.
Kenan merasa bersalah melihat Prilly menangis histeris karena tau Ali sudah meninggal.
Prilly terkejut mendengar cerita Kenan dan Mencekram baju Kenan.
"Kenapa lo tega melakukan itu Kenan,Lo nggak tau hidup gue kayak Gimana pas dengar Kak Ali meninggal,Gue ngerasa hancur,Gue selalu nangisin dia karena gue berpikir kalau dia udah pergi ninggalin gue,Sampai Pada Akhirnya dia masuk ke dalam mimpi gue dan Bilang kalau dia akan kembali,Lo nggak tau Gimana hancurnya gue saat Alifian selalu nanya Papanya kemana,Lo jahat Kenan,Lo jahat,Gue tanya sama lo mana Kak Ali,Mana Kak Ali" Ucap Prilly Menangis.
Gitara menarik Putrinya yang menangis dan memeluknya.Kenan terdiam dia merasa menyesal.
"Gue minta maaf sama lo,Gue tau gue salah,Karena gue udah misahin lo dengan Ali,Gue terpaksa ngelakuin itu karena gue nggak mau kehilangan Ali untuk selamanya" Ucap Kenan.
"Mana Kak Ali,Gue tanya sama lo,Mana Kak Ali" Tanya Prilly sambil menangis di pelukan Gitara.
"Apa segitu buta ya lo nggak menyadari kalau Ali ada di dekat lo,Apa perasaan Cinta lo ke Ali berkurang,Sampai lo nggak menyadari Rasa cinta Ali buat lo,Gue tanya Sama lo selama 8 bulan ini Siapa ada di samping Lo dan Siapa selalu bikin lo merasa Nyaman,Bikin Lo merasakan Orang itu adalah Ali" Ucap Felix berdiri dan Menatap Prilly.
Prilly terdiam dan Tiba tiba Prilly teringat Aliandra tunangannya.
Prilly mengingat Dia sering Merasakan kalau Aliandra adalah Kak Ali,Dari Tatapan Ali,Pelukan Ali dan Ciuman Ali.Prilly merasakan Cintanya bertemu lagi dengan Cinta lama yang telah meninggalkannya.
"Maksud kamu Aliandra Prahadi tunangan gue" Ucap Prilly bingung.
"Iya Aliandra Prahadi adalah Alivendra Alfian Cinta pertama lo dan sahabat kecil lo,Apa segitu butanya lo nggak bisa menyadari kalau Aliandra adalah Alfi sahabat kecil lo dan Ali cinta pertama lo" Ucap Felix.
Prilly menangis mendengar perkataan Felix.
"Nggak mungkin Aliandra adalah Kak Alfi Alias Kak Ali dia nggak kenal sama gue,Sejak Awal kita ketemu" Ucap Prilly.
"Iya,Dia nggak kenal lo karena dia hilang ingatan Prill" Ucap Kenan.
"Nggak mungkin,Ali hilang ingatan jelas jelas kita Lihat sendiri Ali di tembak bukan Di kepala tapi di dada dan Perutnya,Kenapa dia bisa hilang ingatan" Ucap Prilly bingung dengan semua ini.
"Ali,Hilang ingatan bukan saat dia di tembak,Tapi Setelah 8 bulan Dia di rawat di rumah sakit dia mengalami kecelakaan dan membuat dia hilang ingatan,Saat itu dia ingin menyusul lo ke Barcelona dan Ingin bertanggung jawab atas bayi lo,Karena Ali tau kalau lo udah melahirkan bayinya tapi Tante Marina" Ucap Felix mulai bercerita.
Ali berlari keluar dari ruang rawatnya.
"Alfi" Teriak Marina Masih mengejar Ali.
Ali menoleh ke belakang dan Melihat Marina dan Kedua temannya mengejarnya.Ali mendorong brangkar rumah sakit untuk menghadang mereka.Ali berlari dengan kencang menjauh dari mereka sambil tersenyum bahagia karena akan bertemu dengan Prilly.
"Prill,Tunggu aku kita akan membangun keluarga kecil yang bahagia bersama kamu dan anak kita" Ucap Ali membayangkan hidup bahagia bersama Prilly.
Ali sudah keluar dari rumah Sakit.Tiba tiba tangannya di tahan Oleh Marina,Kenan dan Felix.
"Lepasin Alfi ma,Alfi mau ketemu Prilly" Ucap Ali memberontak.
"Nggak,Mama akan membawa kamu ke Amerika" Ucap Marina.
"Nggak,Alfi nggak mau pergi ke Amerika,Alfi nggak mau berpisah dengan Prilly,Alfi mau bersama Prilly dia udah melahirkan anak Alfi,Lepasin gue kalian ini sahabat gue atau musuh gue hah" Ucap Ali Memberontak dari genggaman Mereka.
"Alfi,Dengar mama nggak akan biarin kamu bersama gadis itu,Ikut Mama ke Amerika" Ucap Marina.
"Nggak,Mungkin dulu Alfi bisa mengikuti keinginan Mama,Tapi sekarang Alfi nggak akan menuruti keinginan Mama,Jadi lepasin Alfi" Ucap Ali memberontak.
Ali mendorong Kedua sahabatnya dan Menghempaskan tangan Marina serta Mendorong Marina.Mereka bertiga terjatuh.Ali berlari keluar dari rumah sakit.
"Prilly,Tunggu Aku Prilly" Ucap Ali berlari dengan Kencang untuk menyebrangi jalan.
Tiba tiba dari Alah samping ada Truk mendekatin Ali.
"Aaaaaa" Teriak Ali.
"Brak"
Truk itu menabrak Ali.Ali terpental jauh dari Truk itu dan berguling guling di aspal.Kepala Ali mengeluarkan darah begitu banyak.
Beberapa Saat Kemudian.
Ali berada di ruang rawat UGD dan dia sedang di periksa oleh Nathan.
Nathan keluar dari ruang UGD.Marina bersama Kenan dan Felix berjalan menghampiri Nathan.
"Gimana keadaan anak saya dok" Tanya Marina.
"Anak Ada mengalami Koma dan Saat dia sadar,Dia akan mengalami hilang ingatan karena benturan yang sangat kuat di kepala belakangnya" Ucap Nathan.
Marina menangis mendengar perkataan Dokter.Felix dan Kenan terdiam mendengar perkataan Nathan.
KAMU SEDANG MEMBACA
Dendam Dan Cinta (New Version) [END]
FanfictionPrilly Aqueena Gitara Gadis Polos yang Ceria memiliki Pacar Posesif dan Pencemburu bernama Alivendra A.Ali Adalah Kakak kelas Prilly.Dia adalah Pria yang Cuek dan Terkesan dingin tapi Dia sangat Posesif dan Romantis Terhadap Pacarnya.Prilly dan Ali...
![Dendam Dan Cinta (New Version) [END]](https://img.wattpad.com/cover/168031953-64-k505120.jpg)