◇Kehamilan Prilly & Teka Teki Masa Lalu Ali◇

5.2K 179 4
                                        

                1 Bulan Kemudian.
         Selama sebulan Ali selalu berusaha membuat Prilly tersenyum dengan Bantuan Alifian.Gitara mengalami Masalah di perusahaan karena Akses perusahaan Menghilang dan Gitara berusaha mencari Akses perusahaan.Selama 1 minggu yang lalu Prilly mual mual dan Muntah.
Alifian yang melihat Itu berusaha Merasa khawatir dengan Kondisi Prilly.Ali juga sering melihat Prilly mual mual setiap kali Ali ke rumah Prilly membuat Ali merasa sangat menyesal dan Ketakutan mengingat perbuatannya.
           Keesokkan Paginya Prilly sedang memandikan Alifian.Tiba tiba Prilly merasa perut keram dan merasa ingin mual.
"Huek" Ucap Prilly membekap Mulutnya.
            Prilly berusaha menahan Rasa mualnya.Prilly selesai memandikan Alifian.
"Mama,Kenapa" Tanya Alifian Panik.
"Alifian,Kamu bisa kan ganti baju sendirian" Ucap Prilly berusaha menahan rasa mualnya.
"Bisa kok Ma,Mama istirahat aja" Ucap Alifian.
"Makasih ya sayang" Ucap Prilly.
              Alifian berlari keluar dari kamar mandi dan menganti pakaiannya sendiri.Prilly berjalan keluar dari kamar Alifian dan berlari ke kamar mandi di luar kamar.
"Hueeek Hueek Hueeek"
          Prilly mual mual dan muntah.
     Prilly ketakutan kalau seandainya dia hamil kayak gimana.
            Ali sampai di rumah Prilly membawa Mainan untuk Alifian.Ali bingung melihat Rumah Prilly yang sepi.
"Kok sepi apa mereka keluar,Tapi Pintu utama nggak di kunci" Ucap Ali Bingung.
         Ali berjalan memasukin rumah Prilly.
"Alfi,Alfi,Alfi" Teriak Ali.
"Papa" Teriak Alifian berada di lantai atas melihat Ali.
          Alifian berlari menurunin tangga menghampiri Ali.Ali membungkuk di hadapan Alifian.
"Ini Papa bawain Mainan buat kamu" Ucap Ali memberikan Mainan pesawat untuk Alifian.
"Makasih Pa" Ucap Alifian termenung menerima mainan itu.
"Kok jagoan Papa sedih" Tanya Ali memegang Pipi Alifian.
"Mama selama seminggu ini Mual mual terus Pa,Alfi jadi khawatir sama Mama" Ucap Alifian Sedih.
"Udah jangan sedih,Nanti papa bujuk mama kamu ke dokternya" Ucap Ali.
           Ali berdiri dan berjalan meninggalkan Alifian.Dia takut kalau Prilly hamil anaknya gimana.Ali berjalan menaikin tangga.Ali sampai di kamar mandi dan Melihat Prilly menangis ketakutan.Prilly memegang kepalanya yang terasa pusing.Ali langsung menahan tubuh Prilly.
"Eh kamu kenapa kita ke rumah sakit ya" Ucap Ali.
"Nggak,Aku nggak mau ke rumah sakit" Ucap Prilly ketakutan.
            Prilly belum siap untuk mendengar perkataan Dokter kalau dia hamil di luar nikah.Tiba tiba Ali mengendong Prilly ala bridal style.
"Ali,Aku nggak mau ke rumah sakit" Ucap Prilly.
"Nggak,Kamu harus turuti apa yang aku katakan" Ucap Ali.
         Ali berjalan menuruni tangga sambil mengendong Prilly.
           Beberapa Saat Kemudian.
       Dokter sedang memeriksa Prilly.
Ali duduk di luar menunggu dokter keluar dari ruangannya.Tiba tiba Dokter keluar dari ruangannya.Ali berdiri dan berjalan menghampiri Dokter.
"Gimana Dok keadaan pasien" Tanya Ali.
"Selamat Pak,Istri Anda positif Hamil dan Usia kandungannya sudah mencapai 1 bulan" Ucap Dokter mengulurkan tangannya di hadapan Ali.
"Deg"
            Ali terkejut mendengar perkataan Dokter kalau Prilly hamil.
Ali terdiam dan Rasa penyesalan semakin menjadi.
"Dokter nggak bercanda kan" Tanya Ali Lirih.
"Benar,Istri bapak lagi mengandung dan Saya belum beritahu ke Istri Bapak tentang kehamilannya,Karena Istri Bapak sedang tertidur" Ucap Dokter.
           Ali berjalan masuk ke dalam ruang rawat Prilly.Ali menangis penuh penyesalan.Ali berjalan menghampiri Prilly dan Mengusap rambut Prilly.
"Maafin aku Prill,Karena aku udah menghamili kamu dan sekarang kamu mengandung buah cinta kita,Aku nggak tau apa kamu bisa menerima ini atau nggak,Maafin aku" Batin Ali menangis.
            Ali mengelus perut Prilly dengan penuh penyesalan.Tiba tiba Prilly membuka Matanya dan Terkejut melihat Ali yang mengelus perutnya.
"Ali,Aku nggak hamil kan,Pasti aku nggak hamil kan,Aku cuman masuk angin" Ucap Prilly ketakutan.
"Kalau kamu hamil gimana" Tanya Ali Menatap Prilly.
"Aku nggak mau Hamil Ali,Aku nggak mau mengandung Anak penyusup itu,Aku nggak mau" Ucap Prilly menangis memeluk Ali.
           Ali terkejut melihat Prilly yang menangis histeris,Ali tau dia belum bisa menerima ini semua.
"Nggak,Kamu nggak Hamil kok,Asam lambung kamu naik" Ucap Ali lirih.
"Aku senang Ali,Kalau ternyata aku nggak hamil,Karena aku belum siap menanggung Aib lagi" Ucap Prilly memeluk Ali.
"Nggak,Kamu nggak bakal nanggung Aib,Karena kamu nggak hamil" Ucap Ali berusaha menahan Air matanya karena harus membohongin Prilly tentang kehamilan.
             Beberapa Saat Kemudian.
         Ali dan Prilly sampai di rumah Prilly.Mereka terkejut melihat ada Polisi di rumah Prilly.Prilly bersama Ali berjalan menghampiri Gitara dan Alifian.
"Dad,Ini kok ada Polisi" Tanya Prilly.
"Daddy,Memanggil Polisi untuk menyelidiki penyusup yang sudah mengambil Akses perusahaan Daddy,Cafe kamu dan Orang yang telah memperkosa kamu" Ucap Gitara.
"Kalau perlu orang itu di penjara Aja seumur hidup" Ucap Alifian Dingin.
            Ali terdiam mendengar perkataan Mereka.Ali berusaha untuk  tetap tenang.Polisi sudah memeriksa semua ruangan Di rumah Gitara.
Mereka berjalan menghampiri Gitara.
"Gimana Pak Polisi,Apa kalian sudah menemukan pelakunya" Tanya Gitara.
"Kita tidak menemukan sidik jari apapun dan Kita sudah memeriksa CCTV,Tapi kita melihat CCTV tidak ada yang masuk ke dalam rumah ini,Kemungkinan CCTV rumah kalian di sadap orang" Ucap Polisi.
               Ali tersenyum miring karena dia sudah menyandal CCTV rumah Prilly.
"Kejadian ini sama dengan kejadian beberapa tahun yang lalu" Ucap Salah Satu Polisi.
              Gitara dan Prilly terdiam karena Polisi menceritakan lagi kejadian Pembunuhan Yang di lakukan Ali.
"Kejadian apa" Tanya Ali Penasaran.
"Kejadian Pembunuhan Kania anak Roberto,Ryan anak Bryan,Sesil anak Sama dan Fandy anak Dirga.Mereka berempat Anak pengusaha Ternama dan Mereka berempat sudah meninggal Beberapa tahun yang lalu tanpa Tau siapa yang telah menghabisi Mereka,Karena Orang itu Sangat Cerdas dia bisa menyembunyikan semua barang bukti,Sejak kematian 4 Anak pengusaha itu,Para pengusaha itu mengalami kebangkrutan karena Akses perusahaan Mereka,
Perusahaan Mereka dan Uang mereka
Hilang lenyap tanpa ada yang ketahui" Ucap Polisi.
            Prilly menangis karena mengingat pelaku adalah Ali kekasihnya dulu.Ali terdiam Ali merasa tidak asing dengan keempat orang yanh di sebut polisi.Prilly berlari menaikin tangga sambil menangis mengingat masa lalunya.
Ali merasa kepalanya sangat pening Mengingat ke empat Nama itu.
"Argggh" Jerit Ali kesakitan.
"Papa kenapa Pa" Ucap Alifian Panik.
            Gitara membawa Ali ke sofa dan Para Polisi mengikuti mereka.
"Makasih Kalian sudah menyelidiki kasus Kami,Silahkan Kalian pulang dan Saya mohon jangan di ungkit tentang kejadian beberapa tahun yang lalu,Karena Kami ingin melupakan kejadian itu" Ucap Gitara.
"Baik Pak,Kami semua permisi dulu" Ucap Polisi.
                 Para polisi berjalan meninggalkan Rumah Gitara.Ali masih mencekram kepalanya yang terasa Sakit tiba tiba sekilas Ingatan Samar Samar muncul di ingatannya.
Seorang Pria bersama Kedua teman Memperkosa seorang Gadis dan Melempar bom di sebuah perusahaan.Seorang Pria yang memberikan Suntikkan ke seorang Pria yang terbaring di kasus,Seorang Pria yang pura pura menabrakin dirinya di depan sebuah Mobil dan Dua orang yang memasukin sebuah Kotak ke dalam Mobil wanita itu,Terakhir Seorang Pria yang memasukan cairan ke dalam sebuah Minuman dan Melihat Pria itu mengemudikan Mobilnya sampai Tertabrak truk.
            Ali merasa Sakit di kepalanya sudah menghilang dan Ali bingung mengapa dia mendapatkan Ingatan samar samar yang menurutnya Menyeramkan.
"Kenapa Kejadian Samar Samar tentang Pembunuhan itu masuk ke dalam Ingatan aku,Apa Kejadian itu ada hubungannya dengan Masa lalu aku" Batin Ali Bingung.
"Papa,Nggak apa apa" Tanya Alifian khawatir.
"Papa nggak apa apa kok,Papa pulang ya" Ucap Ali.
"Kamu yakin mau Pulang sekarang atau tidak kamu nginap disini aja" Ucap Gitara.
"Nggak usah Om,Saya pulang aja" Ucap Ali.
            Ali berjalan meninggalkan Mereka dengan termenung dia bingung dengan Ingatan kejadian yang menurutnya sangat menyeramkan.
           Malam Harinya Ali duduk termenung di kursi balkon.Karena Beban Pikirannya semakin menambah pertama soal kehamilan Prilly dan Kedua Soal Kejadian pembunuhan Itu.Marina melihat Ali yang termenung.Marina berjalan menghampiri Ali.Marina duduk di samping Ali dan Memberikan minuman Ke Ali.
"Untuk merayakan Keberhasilan Kita" Ucap Marina bertos dengan Ali.
         Marina yang melihat Ali tidak bersemangat.
"Kamu kenapa" Tanya Marina.
"Ali cuman pengen tau Masa lalu Ali kayak gimana sich" Tanya Ali.
"Kamu tak usah mengingat Masa lalu kamu,Karena Masa lalu kamu sangat menyakitkan" Ucap Marina.
"Apa ada hubungan dengan Masa lalu Ali dengan Kematian Keempat anak perusahaan ternama beberapa tahun yang lalu" Ucap Ali.
           Marina terkejut mendengar pertanyaan Ali.Marina berpikir Ali tau darimana soal itu.
"Kamu tau darimana soal kejadian itu" Tanya Marina.
"Dari Polisi tadi di rumah Prilly,Polisi sedang menyelidiki tentang Akses perusahaan Gitara yang hilang,Tentang Akses cafe dan tentang" Ucap Ali memotong Pembicaraannya karena dia hampir menyebutkan tentang pemerkosaan Prilly.
"Tentang Apa lagi" Tanya Marina terkejut.
"Mama belum menjawab pertanyaan Ali,Apa Ali yang menghabisi keempat anak Pengusaha,Karena kejadian pembunuhan itu muncul di ingatan itu muncul di ingatan Ali,Walaupun hanya samar samar" Tanya Ali penasaran.
         Marina terkejut mendengar Ali menanyakan Masa lalu Dia.
"Nggak mungkinlah kamu menghabisi 4 orang sekaligus,Kamu aja Habisin satu orang Nggak becus,Gimana bisa kamu menghabisi 4 Orang" Ucap Marina Berbohong.
"Tapi Kenapa kejadian kejadian pembunuhan itu ada ingatan Ali" Ucap Ali.
"Itu karena kamu melihat Kejadian pembunuhan itu secara langsung,Udah dech kamu fokus sama Dendam kamu,Jangan mikirin hal Yamg tak berguna" Ucap Marina Berjalan meninggalkan Ali.
              Ali bingung dengan semua ini.
       Ali merasa tidak yakin dengan Jawaban Marina.Tapi Apa.Ali masih yakin kalau Ali ada hubungannya demgan Kejadian Kematian Kania,
Ryan,Sesil dam Fandy.

BERSAMBUNG.



                  Vote And Comment.
              

Dendam Dan Cinta (New Version) [END]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang