Beberapa Saat Kemudian.
Ali dan Nathan sampai di rumah mereka.
"Ali" Panggil Nathan.
"Iya Pa" Ucap Ali.
"Papa mau ke rumah sakit" Ucap Nathan.
"Bukannya hari ini kan bukan jadwal Papa" Ucap Ali.
"Tapi Papa ada urusan sebentar yang perlu Papa urusin,Kamu bilang mama ya Papa pulang agak malam" Ucap Nathan.
"Iya Pa" Ucap Ali.
Ali hendak berjalan memasukin rumah dan Nathan berjalan menuju Mobil.Nathan mengingat sesuatu.Dia menoleh ke belakang melihat Ali hendak menutup pintu rumah.
"Ali" Panggil Nathan.
Ali menghentikan Gerakannya untuk menutup pintu rumah.Nathan berjalan menghampiri Ali dan memegang bahu Ali.
"Papa berharap kamu terima perjodohan kamu dengan Prilly" Ucap Nathan.
"Emang kenapa" Tanya Ali.
"Kamu harus menerima perjodohan kamu dengan Prilly itu terbaik buat kamu" Ucap Nathan.
"Maksud Papa,Ali tidak mengerti" Tanya Ali Bingung.
"Papa berangkat dulu ya" Ucap Nathan mengacak rambut Putra tirinya.
Nathan berjalan memasukin mobil.Ali bingung dengan perkataan Nathan.Ali pun menutup pintu kamar.
Beberapa Saat Kemudian.
Nathan berada di ruang Dokter.
Tiba tiba Suster datang menghampiri Nathan.
"Suster,Tolong Ambilkan Surat Tes DNA,Aliandra Prahadi dengan Alifian" Ucap Dr Nathan.
"Baik Dr Nathan" Ucap Suster itu berjalan meninggalkan Ruangan Dr Nathan.
Nathan mengambil telpon ruang Dokternya dan Menekan beberapa digit.
"Tolong kirimkan Email tentang Laporan Alivendra Alfian yang mengalami luka tembak"
"................................................."
"Oke,Kirim secepatnya aku tunggu" Ucap Nathan.
Beberapa Saat Kemudian.
Tiba tiba Suster membawa Hasil Test DNA Ali ke Nathan.
"Ini sudah di Tes selama 3× kan" Tanya Nathan.
"Udah,Dr,Tes Sudah di lakukan dan Di uji selama 3×" Ucap Suster.
"Oke,Silahkan kamu keluar" Ucap Nathan menerima Hasil Tes itu.
Suster itu berjalan meninggalkan Ruang Dr.Nathan.Nathan membuka surat Tes itu dan Membacanya.
Nathan terkejut karena surat itu menyatakan Kalau DNA Alifian dan Ali cocok.
"Berarti benar Alifian Anak kandung Ali,Apa aku beritahu saja tentang ini Ke Ali,Tapi Itu akan membuat Ali terpuruk karena dia mengalami Amnesia,Lebih baik aku memberitahunya setelah Ingatan Ali kembali" Ucap Nathan.
Keesokkan Harinya Ali berjalan ke gudang untuk mencari Album Foto Bella waktu kecil.Ali membuka pintu Gudang dan melihat gudang yang sudah banyak debu.
"Mana sich Album fotonya,Tuch Kak Bella benar benar nyebeli seharusnya dia ambil sendiri bukan nyuruh gue" Ucap Ali Kesal.
Ali mencari Album Foto kakak tirinya.
Beberapa Saat Kemudian.
Ali sudah mencari Album foto Bella di semua kotak kotak dan Rak tapi Dia tidak menemukannya.Ali melihat Sebuah Kotak tua yang berdebu dan Menarik perhatiannya.
"Cuman kotak itu yang belum gue periksa" Ucap Ali.
Ali mengambil Kotak itu dan Menurunkan kotak itu Ke bawah.Ali membuka Kotak itu dan Dia terkejut melihat Banyak Pigura Foto dirinya dan Prilly,Pigura Foto Anak kecil laki laki bersama Gadis kecil,Ada Foto Dia bersama Mama dan seorang Pria.
Ada juga mainan Anak kecil dan Harmonika.Ada juga sebuah Akta kelahiran.
"Kok Ada Foto Orang yang mirip gue dan Prilly" Ucap Ali Bingung.
Ali mengambil pigura foto anak kecil laki laki yang sangat dekil dan berjerawat berusia 3 tahun bersama Mamanya dan seorang Pria sambil tersenyum.
"Ini anak Kecil siapa sama Mama dan Pria ini siapa" Tanya Ali Bingung dan Ali membalik Bingkai itu ada sebuah tulisan.
"Alfi sayang Papa dan Mama" Ucap Ali Membaca Tulisan itu.
"Alfi siapa" Tanya Ali.
Ali mengambil surat Akta kelahiran.Ali terkejut membaca surat itu.
"Alivendra Alfian Anak kandung Dari Alfian Dan Marina" Ucap Ali membaca Akta kelahiran itu.
"Mama punya anak selain gue,Tapi kok tanggal lahirnya sama kayak gue,Apa ini Akta kelahiran gue,Tapi kenapa Alivendra bukan Aliandra" Ucap Ali.
Ali melihat Pigura foto 6 Orang Pria sedang duduk sambil mengendong bayi mereka.Ali terkejut melihat Foto Gitara mengendong Bayi
Ali terkejut melihat Foto Gitara mengendong Bayi Perempuan.
"Ini kan Om Gitara,Kok Foto Om Gitara ada disini" Ucap Ali.
"Ali" Panggil Seorang.
Ali berdiri dan menoleh ke belakang melihat Marina berjalan menghampiri Ali.
"Ma,Siapa Alfian dan Siapa Alivendra Alfian" Tanya Ali.
"Sudah saatnya aku memunculkan dendam di hati Ali,Apalagi Aku sudah tau Ali akan di jodohkan dengan Anak Gitara,Akan semakin mudah membuatku menghancurkan Gitara" Batin Marina tersenyum Sinis.
"Alfian adalah ayah kandung kamu Ali dan Kamu Adalah Alivendra Alfian bukan Aliandra Prahadi" Ucap Marina.
"Kenapa mama harus ganti nama Ali" Tanya Ali terkejut mendengar perkataan Mamanya.
"Karena Mama ingin melindungi kamu" Ucap Marina Berbohong.
"Maksud Mama apa melindungi Ali dan Mana Ayah kandung Ali" Tanya Ali Bingung.
"Dia sudah meninggal saat kamu berusia 7 tahun,Dia di tembak mati oleh Pria ini Yaitu Gitara di hari ulang tahun kamu" Ucap Marina menunjuk Foto Gitara yang Bingkainya sedang di pegang Ali.
"Prang"
Ali terkejut mendengar perkataan Marina.Ali menjatuhkan Bingkai itu ke lantai.Ali mencekram kepalanya yang terasa sakit Ali terduduk.
"Argggghhh" Jerit Ali Kesakitan Mencekram kepalanya.
Marina tersenyum Sinis.
Tiba tiba bayangan seorang Anak Kecil laki laki Yang melihat Papanya tertembak Pistol oleh seorang Pria nampak jelas di ingatan Ali.
"Gitara" Ucap Ali mengepal tangannya dengan penuh Dendam.
Ali sudah mengingat Kejadian Alfian Papanya di tembak Gitara.Ali berdiri dan Menatap Mamanya.
"Berarti Prilly Anak Gitara,Anak pembunuh yang telah menembak Papa dan Dia pacar Ali" Ucap Ali mengingat perkataan Prilly yang Bilang kalau dia pacarnya.
"Iya,Tapi dia sama liciknya kayak Gitara,Dia hanya ingin menghancurkan Hidup kamu,Setelah papanya membunuh Papa kamu" Ucap Marina.
"Tapi Alifian itu anak kandung Ali kan" Ucap Ali mengingat Alifian.
"Bukan,Alifian bukan Anak kamu,Tapi Dia anak selingkuhan Prilly.Dia mendekati kamu hanya untuk mengambil Harta papa kamu dan menghancurkan hidup kamu,Selama Kamu dan Prilly Pacaran,Dia sudah ditiduri Pria lain dan Hamil,Setelah Dia hamil,Dia menjebak kamu seakan akan kamu pernah melakukan itu terhadapnya tapi kamu tidak mau bertanggung jawab karena kamu sudah tau tentang perselingkuhan pacar kamu,Dia menembak Kamu berharap kamu mati,Selama 8 bulan kamu di rawat karena luka tembakan,Tapi Prilly tau kamu masih hidup dan Saat kamu keluar dari rumah sakit,Dia langsung menabrak kamu dan Membuat kamu Amnesia tapi dia berharap kamu mati,makanya Mama memganti Nama kamu biar Prilly menganggap kamu sudah Mati dan Prilly nggak akan berniat membunuh Lagi" Ucap Marina.
Ali membungkuk ke lantai.Dia tidak menyangka Prilly tega melakukan itu terhadapnya.
"Mama bohong kan,Nggak mungkin Prilly tega melakukan itu" Ucap Ali Tidak mempercayai ini.
Marina membungkuk Di hadapan Ali.Marina memegang kedua Pipi Ali untuk menatap Matanya.
"Kamu tidak mempercayai Mama,Mama ini ibu kandung kamu,Mama yang melahirkan kamu,Nggak mungkin Mama tega bikin cerita bohong ke kamu,Mama ini sayang sama kamu,Nggak mungkin Mama bohongi kamu,Mama sengaja bikin kamu tidak mengingat Masa lalu kamu,Karena Mama nggak mau Kamu mengingat Pengkhianatan Prilly ke kamu dan Kejahatan Gitara' Ucap Marina.
"Ali percaya sama Mama,Ali yakin Mama nggak mungkin Bohongin Ali,Makasih Ya Ma karena Mama selalu berusaha melindungin Ali" Ucap Ali memeluk Marina.
Marina tersenyum sinis.
"Kamu harus membalaskan Dendam kamu ke Gitara Dan Prilly,Balaskan Kematian Papa kamu dan Balaskan Pengkhianatan Prilly ke kamu" Ucap Marina berusaha menghasut Ali.
Ali melepaskan pelukan Mamanya.Ali berdiri dan mengepal tangannya penuh dendam.
"Bugh"
Ali memukul tembok dengan penuh kemarahan.Ali mengambil Pistol di kotak itu.
"Ali akan menghancurkan mereka,
Seperti mereka menghancurkan keluarga kita,Ali akan membuat Gitara hancur di tangan Ali dan Ali akan membuat Prilly merasakan Apa yang Ali rasakan,Sampai waktu yang tempat,Ali akan menghabisi mereka" Ucap Ali penuh dendam.
"Bagus,Itu adalah Anak Mama kamu harus membalaskan kematian Papa kamu dan Membalas pengkhianatan Prilly terhadap kamu" Ucap Marina.
"Pertama Ali harus bisa menjadi Tunangan Prilly,Setelah Ali akan menghancurkan Gitara dan Prilly termaksud Alifian" Ucap Ali tersenyum Licik.
"Lakukan lah Ali,Mama mendukung mu" Ucap Marina.
Ali memeluk Marina.Marina membalas pelukan Ali.
"Ali sayang banget sama Mama,
Makasih Mama udah menjadi Mama yang baik untuk Ali" Ucap Marina.
"Tapi Ingat Kamu jangan beritahu Siapapun kalau Kamu Alivendra Alfian" Ucap Marina.
"Iya,Ma" Ucap Ali.
"Maafin Mama Ali,Mama harus Menjadikan kamu senjata untuk membalas dendam ke Keluarga Gitara,Tapi Kalau kamu sampai Gagal lagi,Mama nggak akan segan segan menghabisi kamu" Batin Marina Tersenyum Sinis.
Beberapa Saat Kemudian.
Disisi Lain Prilly sedang berusaha menyuapi Alifian yang berlari terus.
"Alifian,Ayo Makan" Ucap Prilly.
"Nggak,Alifian mau ya disuapin Papa" Teriak Alifian.
Alifian berlari keluar rumah dia menabrak seorang yaitu Ali.Ali membungkuk Di hadapan Alifian.
"Hy,Ini Papa bawa cemilan yang banyak Buat Alifian,Ada Ice Cream,Coklat dan Snack" Ucap Ali menunjukkan 1 kantong Plastik.
"Yeah Cemilan,Makasih ya Pa" Ucap Alifian Girang dan Memeluk Ali.
Ali terdiam dia membalaskan pelukan Alifian dan Ali memeluknya dengan erat.
"Alfi,Kenapa kamu bukan Anak aku,Kenapa kamu Harus menjadi anak pengkhianatan mama kamu,Saat Papa udah benar benar menyayangi kamu,Maafin Papa kalau kamu menjadi korban dari balas dendam Papa" Batin Ali berusaha menahan Air matanya.
Alifian melepaskan pelukannya dengan Ali dan Melihat Wajah Ali yang terlihat Sedih.Alifian memegang kedua Pipi Ali.Ali merasakan perasaan sangat nyaman tapi Dia tersadar Alifian bukan Anaknya.
"Papa kok sedih" Tanya Alifian.
"Papa nggak sedih kok,Papa malah senang ketemu Alfi" Ucap Ali.
"Alifian" Panggil Prilly berjalan keluar dari Rumah.
Prilly menatap Ali.Ali menatap Prilly penuh dendam.
"Kenapa Ali menatapku seperti itu" Batin Prilly Bingung dengan tatapan Ali.
"Alifian,Ayo Makan" Ucap Prilly.
"Alifian nggak mau makan" Ucap Alifian berlari dari mereka.
"Alfi ayo makan" Ucap Ali.
Alifian malah berlari membuat Prilly dan Ali mengejar Alifian.Ali bertabrakan dengan Prilly.Prilly hampir terjatuh dan Ali memegang tangan Prilly.Ali menarik Prilly mendekat ke tubuh Ali.Mereka saling menatap.
"Debaran aneh apa ini,Perasaan Cinta lo nggak Pantas untuk Gadis selicik ini,Gadis yang sudah mengkhianati dan Bikin lo hampir Mati" Batin Ali menatap Prilly penuh dendam dan Mencekram tangan Prilly kuat.
Prilly kesakitan karena cekraman tangan Ali begitu kuat.
"Ali,Sakit,Ali Sakit" Ucap Prilly merintih kesakitan.
Ali melepaskan tangan Prilly.
Prilly memegang tangannya yang kesakitan.
"Maafin gue Prill,Gue nggak sengaja" Ucap Ali.
Prilly menatap Ali bingung karena Ali menatapnya berbeda.
Prilly Menangkap Alifian.
"Sekarang Makan" Ucap Prilly mengendong Alifian dan Berjalan ke Sofa.
Prilly duduk di sofa dan Alifian duduk di pangkuan Prilly.
"Alifian,Nggak mau makan,Alifian mau di suapin Papa" Ucap Alifian.
"Ya udah sini Papa suapin" Ucap Ali mengambil Makanan Alifian.
Ali menyedot nasi Alifian dan Lauk Paut.
"Ayo pesawat terbang" Ucap Ali mempergerakkan sendoknya seperti pesawat terbang.
"Akhh" Ucap Alifian membuka Mulutnya.
"Eh meleset" Ucap Ali ngerjain Alifian.
"Papa rese" Ucap Alifian Kesal.
Ali tertawa dan Menyuapi Alifian.Ali sering mengerjai Alifian.
Membuat Alifian kesal dan Membuat Prilly tertawa melihat tingkah mereka.Prilly tidak tau Ada dendam di hati Ali yang akan Ali balas ke keluarga Prilly.
BERSAMBUNG.
Vote And Comment.
KAMU SEDANG MEMBACA
Dendam Dan Cinta (New Version) [END]
FanfictionPrilly Aqueena Gitara Gadis Polos yang Ceria memiliki Pacar Posesif dan Pencemburu bernama Alivendra A.Ali Adalah Kakak kelas Prilly.Dia adalah Pria yang Cuek dan Terkesan dingin tapi Dia sangat Posesif dan Romantis Terhadap Pacarnya.Prilly dan Ali...
![Dendam Dan Cinta (New Version) [END]](https://img.wattpad.com/cover/168031953-64-k505120.jpg)