◇Perkemahan Cinta◇

3.6K 197 10
                                        

             Sore Harinya Prilly sedang berjalan menuju Dapur perkemahan.
Tiba tiba Ada yang menjambak rambut Prilly.Prilly terkejut dan Meringis kesakitan.
"Kalian apaan sich lepasin gue,Sakit" Ucap Prilly Kesakitan.
            Orang Itu adalah Karin Cs dan Karin mendorong tubuh Prilly ke kedua temannya.Tangan Prilly di pegang Oleh Mereka berdua dengan kuat.Prilly memberontak dari genggaman tangannya.
"Lepasin gue,Kalian ngapain sich" Ucap Prilly memberontak kesakitan.
"Argghhh" Ucap Prilly kesakitan karena Karin menjambak rambutnya dengan Kuat.
"Lo harus membatalkan pertunangan Lo dengan Mr,Ali,Karena gue suka sama dia" Ucap Karin.
"Nggak,Aku nggak bakal membatalkan Pertunangan gue dengan Ali,Karena Gue sudah di jodohkan Oleh Dia" Ucap Prilly Tegas.
"Plak"
            Karin Menampar Pipi Prilly dengan kuat.Prilly merasa sangat sakit di Pipinya.Karin memegang Jari Prilly dan Melepaskan Cincin pertunangan Prilly dari jari Prilly.
Karin memakai Cincin pertunangan Prilly.
"Lo lihat Gue pantas pakai Cincin ini dari pada Lo,Cincin ini terlalu indah buat cewek Rendahan kayak lo" Ucap Karina menunjukkan Telapak tangannya yang sedang memakai Cincin Prilly ke hadapan Prilly sambil tersenyum sinis.
"Lepasin,Balikin cincin gue" Bentak Prilly memberontak.
"Nggak,Cincin ini mulai gue bukan milik lo" Ucap Karin berbalik badan dan Hendak berjalan meninggalkan Prilly sambil melihat Cincin pertunangan Prilly.
"Lo itu nggak tau Diri,Lo bilang gue rendahan tapi lo lebih rendahan dari pada pelacur,Percuma lo ambil Cincin itu,Karena hati gue dan Ali udah terikat,Jadi lo nggak akan bisa lepasin Ikatan itu,Lo nggak akan Bisa miliki Ali,Karena Pada Akhirnya gue yang bersama Ali" Teriak Prilly Tegas.
        Karin menoleh ke belakang dan menatap Prilly tajam.Karin berjalan menghampiri Prilly.
"Plak"
            Prilly menangis atas tamparan Karin.Karin mencekram kedua pipi Prilly kuat.
"Gue akan nunjukkin seberapa rendahnya lo pelacur" Ucap Karin berusaha menarik baju Prilly.
"Lo mau ngapain" Ucap Prilly memberontak dan Mereka menahan tangan Prilly.
"Mau gue buka seluruh pakaian dan gue pertonton tubuh lo yang rendah,Gue mau tau siapa yang akan Membeli tubuh Lo dan Menikmati lo" Ucap Karin Tersenyum Licik.
"Gue mohon jangan lepasin" Ucap Prilly Menangis memberontak.
           Karin membuka Jaket Prilly dan Membuka Baju Prilly.Prilly menangis melihat Tubuhnya Hanya menyisakan Bra.Mereka tertawa.Karin hendak membuka Pengait Bra Prilly.Prilly hendak memberontak.Karin berhasil Melepas Pengait Bra Prilly dan Hendak menarik Bra Prilly.
"Jangan" Teriak Prilly menangis.
               Tiba tiba Ada yang mendekatkan Pistol di pelipis Karin.
Karin terkejut dan menoleh melihat Ali yang tersenyum sinis.Mereka berdua terkejut Melihat Ali menatap mereka tajam.Ali terkejut melihat Bra Prilly hampir terlepas dari tubuh Prilly.Prilly menangis ketakutan dan melihat tangan Karin masih memegang Bra Prilly serta hendak menariknya.
"Lo belum pernah Lihat kan Dosen nembak mahasiswi ya,Lo akan lihat sekarang Kalau Lo nggak lepasin tangan Lo dari Bra tunangan Gue dan nggak lepasin cincin di jari lo,Gue pastiin peluru ini akan bersarang di kepala lo" Ancam Ali dengan Kejam.
             Karin ketakutan dan Dia melepaskan tangannya dari Bra Prilly dan Karin membuka cincin itu dari jarinya.Karin memberikan cincin itu ke Ali.Ali menerima cincin itu.Ali mengarahkan pistol itu ke arah kedua teman Karin.Teman Karin ketakutan melihat pistol itu dan Ali masih mencekram tangan Karin kuat kuat.
"Lepasin dia atau Gue pastiin kalian mati di tangan gue" Ancam Ali.
             Kedua teman Karin melepaskan tangan Prilly.Prilly menangis memeluk tubuhnya.
Ali mengarahkan pistol ke pelipis Karin.
"Lo bilang Tunangan gue murahan Kan dan Lo adalah wanita terhormat kan,Wanita terhormat nggak akan melakukan perbuatan rendahan seperti itu,Jadi gue peringatin Lo nyakitin Tunangan gue dan Gue pastiin gue akan membunuh lo,Walaupun gue jadi pembunuh sekaligus dan masuk penjara gue nggak peduli" Ancam Ali.
"Dor"
            Mereka berempat terkejut karena tembakkan Pistol itu.Ali bukan nembak Karin.Tapi Nembak ranting pohon.Hingga ranting pohon itu terjatuh.
"Lo mau bernasib sama Kayak Ranting pohon itu" Ucap Ali.
"Nggak,Gue nggak mau" Ucap Karin Ketakutan.
"Pergi sana bawa dayang lo" Ucap Ali Tegas.
             Mereka bertiga berlari meninggalkan Prilly Dan Ali.Prilly masih menangis memeluk tubuhnya.
Ali tegang karena melihat Tubuh Prilly secara langsung.Tapi Ali berusaha menahan dirinya.Ali mengambil Jaket Prilly dan Membalut tubuh Prilly dengan Jaketnya.Prilly memeluk Ali dengan tangisan.Ali mengecup puncak kepala Prilly.
"Udah ya Jangan Takut ada aku" Ucap Ali.
"Lo nggak boleh disakitin Orang lain hanya gue yang boleh menyakiti lo" Batin Ali Tersenyum Sini.
           Ali merangkul bahu Prilly ke tenda Prilly.
           Malam Harinya semua Orang duduk melingkari Api Unggun.Hanya Ali yang berjalan tak tentu.Ali sampai di sebuah tempat yang tidak dia ketahui.Dia melihat Bintang dan Bulan yang begitu dekat.Ali duduk di Ranting pohon.
"Ini tempat apaan sich,Kok nggak Asing" Ucap Ali Bingung dengan Tempat ini.
             Tiba tiba Ali merasa pening dia memijat kepalanya.Bayangan samar samar muncul di otak Ali.Bayangan seorang Gadis dan Pria yang berbaring di tanan sambil memandang Bintang dan Bulan.
"Bayangan samar samar siapa itu" Batin Ali Bingung dengan Bayangan samar samar di otaknya.
         Tiba tiba ada seorang memberi Coffee untuk Ali dan Orang itu duduk di samping Ali.Ali menoleh dan Orang itu adalah Prilly.
"Makasih" Ucap Ali meminum Coffee.
"Aku harus bilang makasih sama kamu,Kalau seandainya kamu nggak datang,Mungkin aku udah dipermalukan Sama mereka,Tapi kamu dapat senjata itu darimana" Tanya Prilly.
            Ali terdiam mendengar perkataan Prilly.Emang Niat Ali membawa Pistol itu untuk menembak Prilly.Tapi Dia berpikir untuk menghabisi gadis itu dengan Cara lain.Dia ingin menghabisi gadis itu secepatnya.
"Gue bawa senjata untuk berburu di hutan" Ucap Ali.
"Gue suka tempat Ini,Karena tempat ini,Menjadi salah satu tempat kenangan gue sama Alivendra pacar gue" Ucap Prilly memandang Bintang dan Bulan.
"Pantasan aku tidak asing dengan Tempat ini,Ternyata ini tempat kenangan aku sama Gadis ini,Segitu bayanya kenangan yang aku lupakan" Batin Ali.
"Oh iya gue baru ingat sesuatu,Ini Cincin tunangan lo" Ucap Ali mengeluarkan Cincin tunangan Prilly di saku jaketnya.
        Ali mengambil tangan Prilly dan memasang cincin itu ke jari Prilly.
Ali mengecup tangan Prilly.Prilly tersenyum malu dengan sikap Ali.
           Beberapa Saat Kemudian.
       Semua Mahasiswa dan Mahasiswi sudah tidur di tendanya juga termaksud para Dosen.Ali berjalan ke tenda Prilly dan Ali menaruh sebuah kotak di depan tenda Prilly.Ali membukanya.Terdapat sebuah Ular berbisa.Ali berlari dari tenda itu dan Bersembunyi di balik Pohon yang jauh dari Tenda.Ular bergerak masuk ke dalam Tenda Prilly.
"Srrrrttttt"
               Prilly terbangun karena mendengar sebuah suara.Prilly bangun dari tidurnya.Prilly terkejut melihat Seekor Ular berbisa.Prilly melangkah mundur dari ketakutan.
"Tolong,Ada Ular" Teriak Prilly Mengambil Garam di tasnya dan Melempar ke arah Ular itu.
             Semua Mahasiswa dan Mahasiswi terkejut mendengar teriakan Prilly.Para dosen terkejut mendengar teriakan Prilly.Mereka berlari ke Tenda Prilly.Ali meninju pohon dengan kekesalan.
"Kenapa sich gue selalu gagal menghabisi gadis itu" Batin Ali kesal.
           Salah Satu Dosen membuka tenda Prilly dan Mereka terkejut melihat ular yang hampir tak berdaya.Salah satu Dosen mengambil Kain dan Membungkus ular itu.Dosen berjalan menjauh dari tenda dan membuang ular itu.Prilly menangis ketakutan dan Memeluk Bu Luna
Bu Luna mengelus punggung Prilly.
Tiba tiba Ali datang dengan berpura pura panik.Ali berlari menghampiri Prilly dan Memeluk Prilly.
"Sayang,Kamu kenapa" Tanya Ali mengusap Air mata Prilly dengan jempolnya.
"Tadi ada ular berbisa Ali,Selamat Prilly melempar ular itu dengan Garam" Ucap Bu Luna.
"Jadi kita para dosen memutuskan Pulang Besok Pagi karena keadaan di hutang kurang aman,Jadi untuk Malam ini Prilly tidur sama Mr Ali aja" Ucap Dosen Gilang.
             Ali dan Prilly terkejut mendengar perkataan Dosen itu.
"Tapi kan Kita belum menikah" Ucap Ali.
"Tapi kan kalian Udah bertunangan jadi nggak masalah kan kalian tidur berdua,Kami yakin kok Ali nggak mungkin melakukan itu" Ucap Bu Luna.
"Iya Tapi" Ucap Ali terpotong.
"Kalian semua bubar kembali ke tenda mereka" Ucap Bu Luna.
"Kami balik ke tenda ya Ali" Ucap Dosen itu.
            Mereka semua keluar dari tenda Prilly.Mereka menutup pintu tenda Prilly.Ali dan Prilly terdiam mereka mulai tegang.
"Kalau Ada Alifian bisa menjadi pembatas" Ucap Ali Gugup.
"Iya" Ucap Prilly Gugup.
"Ini sich gue kemakan sama jebakan sendiri,Aduh jantung gue berdetak tak karuan gini" Batin Ali.
"Kamu tidur gich" Ucap Ali.
"Kamu aja tidur duluan" Ucap Prilly.
"Udah kita tidur bersamaan" Ucap Ali.
            Ali dan Prilly tidur bersamaan.
Mereka saling bertolak Punggung.
Mereka merasakan gugup setengah Mati karena tidur berdua.Prilly masih bergetar ketakutan.Ali menoleh melihat Prilly yang ketakutan.Entah kenapa dia merasa bersalah membuat Prilly ketakutan.Ali berbalik Badannya menghadap Punggung Prilly.Ali mendekatkan tubuhnya dengan Prilly.Ali melingkarkan tangannya di pinggang Prilly dan Memeluk Gadis itu.
"Cup"
         Ali mengecup Pelipis gadis itu dan Prilly merasa deg degan.Ali dan Prilly tertidur dengan Posisi Ali memeluk Prilly dari belakang.
          Keesokkan Paginya Ali terbangun dari tidurnya dan Dia terkejut melihat wajah Prilly di hadapan.Membuat jantung Berdetak tak karuan dan Ali memandang Bibir Prilly yang mengoda.
"Cup"
            Ali mencium Bibir Prilly dan Melumatnya dengan lembut.Prilly masih tertidur dan Menikmati ciuman Ali.Ali tersadar atas Perbuatannya yang Mencium Bibir Prilly.Ali bangun dari tikai dan Mendekatin wajahnya dengan Wajah Prilly.Ali tersenyum sambil membelai Rambut panjang Prilly.
"Kenapa gue ngerasa nggak yakin kalau lo udah mengkhianati gue,Tapi Nggak mungkin Mama Bohong,Karena Mama ngelahirin gue dan menyayangi gue,Dia nggak mungkin tega menjerumuskan gue" Batin Ali.
           Tiba tiba Prilly terbangun dan melihat Ali membelai rambutnya.
Ali menjauhkan tubuhnya dari Prilly.
"Kamu ngapain" Tanya Prilly.
"Nggak ada,Ganti baju gich" Ucap Ali.
            Prilly hendak membuka bajunya.Ali terkejut melihat itu.
"Eh kamu mau ngapain" Tanya Ali.
"Katanya suruh ganti baju" Ucap Prilly Polos.
            Ali menepuk jidatnya karena nggak habis Pikir dengan Prilly yang udah punya anak tapi masih polos.
"Ya udah buka baju gich" Ucap Ali.
           Prilly sudah mengangkat bajunya sedikit di atas pusarnya.
"Setelah itu aku buka baju,Kita malam pertama sekarang mau nggak" Ucap Ali.
           Prilly menurunkan tangannya dan Melipat tangannya di depan Dadanya.
"Kamu mau ngapain Aku" Ucap Prilly.
"Kamu juga ngapain ganti baju Di depan aku,Aku masih lelaki normal" Ucap Ali.
             Prilly tersipu malu karena Lupa Kalau Ali tunangannya.Dia berpikir kalau Ali suaminya.Ali mengacak rambut Prilly dan Mencubit Pipi Prilly.
"Gemesin banget sich tunangan aku" Ucap Ali Tersenyum.
"Akhh sakit Ali" Rengek Prilly.
           Ali tertawa mendengarkan Rengekkan Manja Prilly.Ali berdiri dan Berjalan keluar dari tenda Prilly.Prilly tersenyum memegang Pipinya.
           

BERSAMBUNG.


                   Vote And Comment.

Dendam Dan Cinta (New Version) [END]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang