27

3K 197 28
                                        

Dikelas

Meskipun sudah ada guru aku tetap saja tersenyum bahagia.Kebetulan saat itu adalah pelajaran Fisika yang paling tidak suka oleh ku makanya aku tidak memperhatikan guru nya menjelaskan,aku juga tidak menyukai pelajaran itu karena guru nya tidak pernah jelas saat menerangkan, yang ada aku hanya dibuat mengantuk oleh guru itu.

"Anneth lo kenapa sih?waras?"tanya clarisa.

"Hah?gue?waras ko,emang kenapa sih?"

"Gue yg harus nya nanya kenapa dari tadi lu senyum senyum mulu sambil liatin muka nya pak herman lagi,lu naksir sama dia?bukan nya lu paling gasuka pelajaran dia?"ucap clarisa.

"Dih lu gila aja gue naksir ke pak herman,gue senyum senyum lagi seneng aja.ntar deh gue ceritain,jangan sekarang nanti pak herman liat ntar malah ngeluarin kita dari kelas."jawabku.

"Yaudah,mudah mudahan lu ga sampe naksir sama guru itu ya."ucap nya sambil menepuk pundak ku.

"Ish apaansih lo."ucap ku kesal.

**

Sepulang sekolah
Ketika aku menuju gerbang sekolah
Clarisa dan rafi menghampiriku.

"Eh neth,mau nebeng ke mobil nya rafi?"tanya clarisa.

"Ogah gue jadi nyamuk diantara kalian,lagian gue juga mau pulang bareng sama murid baru itu."

"Whatt?"ucap mereka terkejut.

"Murid baru itu deven."ucapku.

"Lo ga ngawur kan neth?"tanya mereka.

Sambil mengobrol tak sadar kami sudah dekat parkiran dan terlihat deven sedang menunggu ku.

"Gua ga ngawur,eh itu dia.duluan ya bye."ucap ku.

Akupun berlari menuju deven

"Hai udah lama nunggu?"tanyaku pada deven.

"Engga ko ga lama"jawabnya.

"Serius?"

"Iya engga lama tapi lama banget."

"Apasih kamu deven,masih kaya dulu aja.kalau ditanya gitu mulu jawabnya"ucapku

"Tapi Maaf deh kalau lama tadi aku piket dulu."lanjutku.

"Engga ko bercanda kamu ga lama tadi aku juga habis piket ko."ucap nya sambil mengusap rambut ku.

"Beneran?"tanyaku.

"Iya sayang,gapercaya? liat dulu sana jadwal piket kelas aku."

"Ga,engga aku percaya."ucapku.

"Yaudah yu daripada ngobrol terus nanti kamu kesorean pulang nya,kasian mami kamu pasti khawatir kalau kamu kesorean pulang nya."

"Yu."

Akupun menaiki motornya.
Tapi aku sama sekali tidak berpegangan.

Deven pun menarik tangan ku,ia melingkarkan tangan ku keperutnya.

"Pegangan."

"Kalau ga pegangan nanti jatoh."

"Kalau kamu jatoh,Nanti aku sedih."ucapnya.

"Aku malu."ucap ku sambil melepaskan tangan ku dari perut deven.

"Kenapa malu?udah 3 tahun kita kenal seharusnya gausah malu lagi ya walaupun satu tahun nya aku ngilang tapi tetap aja kita kenal udah 3 tahun."

"Tadi ditaman kamu peluk aku gamalu."lanjut nya.

"Itu kan beda lagi,aku peluk buat melepas rindu setahun gaketemu."ucapku.

My First Love (TAMAT)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang