I want her

4.5K 507 139
                                        

"Saranghaeyo"













"Sial, kata itu masih saja terngiang ditelingaku"
Pagi ini y/n tidak bisa fokus dengan makanan di depannya karena terus mengingat ucapan Taehyung kemarin yang membuatnya sangat sulit untuk tidur.

"Ada apa? kau kelihatan sangat gelisah"
Nana mencoba bertanya pada y/n yang sedari tadi hanya mengaduk-ngaduk makanannya. Ya y/n kembali menginap dirumah Nana karena Nana memintanya. Sebenarnya Nana meminta y/n untuk tinggal saja dirumahnya dan tidak perlu menyewa apartemen, namun y/n selalu menolaknya entah berapa kali Nana memintanya karena y/n sangat tidak ingin merepotkan siapapun, menurutnya hanya dengan memiliki teman seperti Nana saja sudah sangat membuatnya bersyukur.

"Y/n kau dengar aku atau tidak?"

"Ah wae? kau bilang apa?" y/n tersadar dari lamunannya dan benar saja dia sama sekali tidak mendengar Nana.

"Kenapa sih aku harus selalu melihat wajahmu yang seperti itu? Ada masalah apalagi kali ini?"

"Mm anu.. sebenarnya kemarin itu..."

"Ada apa? apa kau masih tidak percaya padaku?" Nana memutus pembicaraan y/n yang hanya terus mengulang-ngulang kalimatnya.

"Tentu saja aku percaya padamu, aku akan memberitahumu"





Flashback

"Apa kau .. mau berkencan denganku?"

"SHIT KIM. kenapa kau harus tanyakan itu sekarang?"
y/n hanya shock dan tidak menanggapi ucapan Taehyung.

"Y/n"
Taehyung melambaikan tangannya didepan wajah y/n

"Ah nee nee aku mendengarmu"

"Jadi bagaimana?" Taehyung kembali bertanya

"Em aku .. sebenarnya.... ini pertama kali untuku"

"Mwo?"

"Pertama kali ada seseorang yang mengajakku berkencan"

"Tidak mungkin. Kau bohong kan?"

"Aku tidak bohong.Aku tidak tau harus bagaimana saat kau mengatakannya, dan karena itu juga aku tidak mengerti kenapa bisa seseorang sepertimu menyukaiku"-y/n

"Seseorang sepertiku? Kenapa kau selalu melihatku berbeda?"

"ah bukan begitu maksudku, aku hanya tidak percaya laki-laki baik dan tam...pan sepertimu mengatakan hal seperti itu padaku" y/n mengatakannya dengan sangat hati-hati.

"Ah jadi aku tampan?" Taehyung senang mendengar apa yang baru saja dikatakan y/n, dia bahkan menggoda y/n dengan meraupkan tangannya di wajahnya dan bertingkah imut didepan y/n.

"Ah memang benar kau tampan, karena jika tidak.. mungkin aku butuh dokter mata paling canggih di dunia"

"Haha.. kau berlebihan! Kau juga cantik"-Taehyung

"Yhaa apa yang kau katakan? Wanita sepertiku sangat jauh dari kata cantik. Aku tidak memiliki kulit yang cantik seperti wanita disini, badanku juga tidak bagus"

"Kau...cantik!"
wajah y/n seketika memerah karena Taehyung menarik hidungnya.

"Ah .. kau.. sepertinya seleramu buruk" y/n kikuk dan tidak mampu melihat ke arah Taehyung.

"Lihat aku" Taehyung mencoba membuat wajah y/n menghadap kearahnya. Y/n hanya bisa menahan gejolak dadanya karena diperlakukan seperti itu oleh idolanya.

"Jadi apa keputusanmu?" -Taehyung

"Um aku.. takut"

"Takut? apa yang kau takutkan?"

7 P.MTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang