[ selokan ]

166 25 2
                                        

22Maret2019
5.42 pm

* * *

EXTRA CHAPTER!
ChangkyunXRania

"Ga usah munafik! Kalo sakit tuh bilang!" Kata Changkyun sambil gendong gue.

Gue sedikit memukul dadanya supaya dia nurunin gue, "turunin gue gak?!" tanya gue pake nada ngebentak. Bayangin aja sih, masih mending kalo di gendong di belakang. Lah ini? Kalian pasti tau.

Changkyun mendecak sebal, "bisa diem ga lo? gue lempar juga lo ke selokan lagi!" katanya sadis.

Gue mendecih, "kalau akhirnya mau ngelempar gue ke selokan mah ngapain tadi lo nolongin gue bangun dari selokan?"  kata gue yang ga dapet balasan dari Changkyun.

Changkyun berhenti dan berbalik arah, kagetnya gue disaat dia jatohin gue di selokan lagi!

Tadinya gue lari karena mau ngambil sarang burung di pohon yang hampir jatoh, tapi tanpa gue liat sebelum pohon tempat sarang burung itu ternyata ada selokan yang wanginya mashallah. Entah darimana Changkyun berasal, dia ada di pinggir jalan dan liatin gue yang berakhir bantu gue buat berdiri dari situ. Ga lupa, Changkyun nutup hidungnya pakai satu tangannya yang lain.

Gue ga tau kenapa bisa kaki gue tiba-tiba sedikit membiru yang sakitnya, subhanallah. Gue berusaha buat berdiri sendiri, tapi Changkyun tiba-tiba gendong gue. Tapi bisa kita liat secara seksama, kalau Changkyun balikin gue ke tempat semula gue jatoh.

"What the Hell, Changkyun!" Teriak gue.

"Lo bilang apa?" Tanyanya. Gue cuma diem sama pertanyaan yang gak bermutu itu. Bukannya tolongin gue juga!

"Gue ga pernah kenalan sama orang modelan lo! Demi tau nama gue, lo rela jadi stalker yah?" Tanyanya lagi. Sebenernya kalau masalah namanya, jelaslah gue tau! Waktu di kuburan itu, dengan jelas dia nyebutin namanya sendiri. Tapi gue terlalu males buat bahas itu karena saat itu bener-bener saat yang memalukan di hidup gue.

"Lo ga mau nolongin gue?" Tanya gue ke Changkyun.

* * *

"Turunin gue disini!" Ucap gue waktu Changkyun gendong gue, kali ini gue ada di pinggungnya bukan di dadanya.

"Kenapa lagi? Lo jalan deh sendiri!" Katanya sambil nurunin gue, asal.

"Gue dijemput, itu!" Sahut gue sambil nunjuk mobil yang gue yakin itu emang mobil gue.

Changkyun cuma menoleh dan mendengus di depan gue, "obatin kaki lo yang bener! bersihin dulu pakai air anget" katanya sambil melangkahkan kakinya ninggalin gue.

Entah apa yang otak gue pikirin, dan perasaan apa yang gue rasain gue merasa adem liat Changkyun yang peduli sama kondisi kaki gue. Ga munafik, gue itu cewek! kalau udah diperhatiin sama cowok ya sedikit ngerasa seneng. Sedikit loh ya! Ga usah banyak-banyak takut overdosis.

"Changkyun!" Teriak gue.

Changkyun nengok ke arah gue dan naikin satu alisnya.

Gue menghirup nafas sebanyak-banyaknya, "Makasih udah nolongin gue, gendong gue sampai sini! Dan makasih udah nyeburin gue ke selokan! Dan ya! Gue tau nama lo waktu kita di kuburan" teriak gue.

* * *

"Ini bau apa ya pak?" Tanya gue ke salah satu pekerja di rumah. Sumpah ini penyegar ruangan aja kalah wanginya sama bau yang mashallah ga tau darimana asalnya ini.

Bapak itu seakan menunjuk kamar Changkyun, "mas Wonho, anu mas kalau ndak salah itu mas Changkyun yang anu"

Gue terkekeh sama jawaban bapak yang udah ketakutan nyebut Changkyun bau, "ga perlu takut pak, Changkyun ya yang bau? Wonho suruh Changkyun mandi dulu yah, Wonho permisi pak!" Ucap gue yang dapet anggukan kepala dari bapak.

Gue menutup hidup disaat gue udah masuk di kamar Changkyun.

"Kenapa lo?" Tanyanya.

Gue menghirup nafas, "lo belom mandi berapa bulan sih? Mandi sono!"

Changkyun mendengus, "jangan salahin gue, salahin itu cewek yang bikin badan gue bau selokan"

* * *

Sedikit note :
Kalau judul chapter di kurung berarti extra chapter yah! paham ga? kalau ga paham ya pahamin 🤣

Ga lupa, thanks for reading sayang!🤣

imchang96_

Trauma || IM Changkyun (END)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang