***
"When the words fail, music speaks."
-J
***
1 bulan kemudian...
"Yang udah kelar tolong dicek lagi." kata DK pada seluruh mahasiswa yang terlibat dalam acara kali ini.
Lisa baru saja datang membawa proposal yang sudah ditanda tangani oleh pihak kampus di dalam map berwarna biru. Gadis itu nampak lelah setelah seharian berlarian ke sana kemari untuk persiapan pentas seni besok malam.
"Capek?" DK menepuk kursi di sebelahnya, mengisyaratkan Lisa agar duduk di sampingnya. Gadis itu menghempaskan tubuhnya ke kursi di samping DK sambil menghela nafas berat.
"Iya, tapi persiapan masih kurang. Lighting di panggung belum kelar, dekorasi sama sound juga belum siap padahal udah H-1." keluhnya pada sang kekasih.
"Istirahat dulu, jangan dipaksain kalo emang capek." DK mengusap pelan rambut Lisa.
"Iya kamu juga,"
"Woy, mesra amat." Bobby dan June datang berniat mengganggu kedua orang yang tengah duduk bersama itu.
"Apaan sih kalian ganggu ae. Mending bantuin Jinan sama Chanu pasang dekor sono." ucap DK kesal.
"Lah lu sendiri ngapain di sini? Bilang ae mau berduaan sama Lisa kan lo." Jawab June dibarengi anggukan Bobby. Belum sempat DK menjawab tiba-tiba,
"Lis!" teriakan seseorang menginterupsi Lisa.
Ia mencari sumber suara yang tadi memanggil namanya. Tak lama Jisoo dan Rose datang menghampiri mereka. Dua gadis itu melempar tatapan sinis pada Bobby dan June.
"Kenapa?" tanya Bobby dengan wajah tidak bersalahnya begitu juga dengan June.
"Bukannya tadi di suruh Pak Rafael buat bantu atur lighting ya? Kok malah ngobrol di sini." Jisoo berdecak sambil berkacak pinggang.
"Lagi pada istirahat juga. Mending kalian duduk dulu deh." ajak Lisa membantu meredakan emosi kedua sahabatnya. Jisoo dan Rose akhirnya mengalah, mereka memilih duduk di samping Bobby dan June karena rasa lelah mulai mempengaruhi pikiran mereka.
Jinan dan Chanu juga ikut bergabung dengan teman-temannya setelah selesai mengerjakan dekorasi. Yoyo juga segera bergabung setelah urusan dengan pihak catering selesai.
"Gak terasa udah sebulan," gumam DK sambil mengamati seorang laki-laki yang berada di atas panggung, sedang memastikan kerja lighting.
Arah pandangan DK diikuti oleh yang lainnya, tiba-tiba saja tatapan mereka berubah menjadi sendu.
Hari ini tepat sebulan Kim Hanbin mereka kehilangan ingatannya. Tidak terlalu parah memang, ia hanya lupa kejadian setelah masa orientasi di kampus. Hanya saja itu berarti ia melupakan seseorang yang baru-baru ini membuat dunianya kembali berwarna. Ya, Hanbin melupakan Jennie dan semua yang terjadi diantara mereka.
Semenjak Hanbin bangun dari koma setelah kecelakaan itu, ia tidak bisa mengenali Jennie, Lisa, Rose dan Jisoo. Sifatnya pun kembali dingin dan tertutup seperti sebelumnya.
KAMU SEDANG MEMBACA
Found You [ Jenbin ]
Fanfic"Takdir yang mempertemukan kita, bukankah sangat tidak adil jika tiba-tiba ia juga yang memisahkan kita?" - Kim Hanbin "Jika takdir memang menghendaki kita untuk bersama, aku yakin suatu saat ia akan mempertemukan kita lagi. Kita hanya perlu waktu...
![Found You [ Jenbin ]](https://img.wattpad.com/cover/161667422-64-k232866.jpg)