Cemburu? Iya. Sakit? Iya.
Marah? Untuk apa? Bahkan aku tak berhak untuk marah. Karena aku sadar, kita bukan siapa-siapa.
-AGATHA MEY ABELANO-
💗💗💗💗
"Sil. Ini bagus gak?"
Tanya Agatha sambil menunjukkan kaos berwarna pink dan bergambar hello kitty itu.
Sisil menoleh ke arah Agatha sejenak. Selang beberapa menit kemudian Sisil menggeleng-gelengkan kepala tanda tidak setuju.
"Kenapa? Bagus tau pink."
"Tha.. Semua baju,tas,kaos,kasur,bantal,guling,sepatu,cet tembok kamar lo,dan semua barang-barang milik lo udah banyak yang bertemakan pink sama hello kitty. Gak cocok tau sama karakter lo yang tomboy."
"Emang orang tomboy gak boleh suka pink?"
"Terserah. Ya udah ambil aja."
Agatha tersenyum puas. Dia mengambil kaos itu dan memasukkan ke dalam keranjang belanjaan.
"Gue mau kesana dulu. Mau beli sepatu."
Ucap Sisil.
"Gue ke sana dulu deh mau nyari celana dalem."
Ucap Agatha lolos sambil mengedipkan kedua matanya agar terkesan imut. Padahal bagi Sisil, itu sangat menjijikan.
"Celana dalem lo kan udah banyak." Ucap Sisil hampir frustasi dengan sikap Agatha.
"Gue mau beli lagi yang warnanya pink."
"Astaga. Terserah lo.. Yang penting bayar sendiri jangan minta gue."
Sisil yang tidak habis pikir dengan Agatha berlalu begitu saja meninggalkan Agatha yang masih mematung di tempat.
"Iya iya."
Kini mereka berdua berpisah. Tidak takut akan tersesat, karena memang mereka dulu sering ke mall untuk belanja. Otomatis, mereka hafal jalan dan arahnya.
💗💗💗💗
"Bil. Kita mau kemana nih enaknya."
Tanya Algi yang hendak mengemudikan mobilnya.
"Makan."
Jawab Billy seadanya.
"Kan kita habis sholat tadi udah makan di rumah lu. Masih kenyang lah."
"Terserah."
Algi dan Galang dibuat bingung dengan sifat Billy. Kenapa temannya yang satu ini sangat mudah berubah-ubah.
Kini Algi yang bertugas menyetir mobil,sedangkan Galang ada disampingnya. Sedangkan Billy duduk di jok belakang sendiri.
"Ke mall aja." Usul Galang yang langsung di setujui oleh Algi
"Jangan."
"Lah terus kemana Billy."
"Terserah kalian. Gue males."
"Yaudah ke mall."
"Jangan."
"Bodo amat lah sama lo."
Ucap Algi dan Galang bersamaan. Kesal dengan ulah Billy, Algi pun langsung menyalakan mesin mobilnya lalu menjalankannya.
Suasana di mobil pun hening serta gelap. Lampu mobil tidak dinyalakan, hanya sinar dari HP Galang yang sedikit menyinari.
"Lo ngapain monyet."
Ucap Algi yang sembari tadi menyaksikan Galang heboh dengan HP nya.
"Main game."
"Game apaan? ML?"
"Bukan, ini lagi main game memasak."
"Hah. Sumpah lo main game gitu?"
Ucap Algi yang mendadak mengerim mobilnya. Sontak membuat Galang dan Billy yang tidak siap akhirnya terjerumus kedepan.
KAMU SEDANG MEMBACA
Epiphany
RomanceJudul lama : My Boyfriend is Badboy Kisah seorang gadis tomboy bernama Agatha yang suka memainkan hati seorang cowok dan dibilang tidak terlalu memikirkan seorang cowok. Gadis yang paling anti disakiti cowok dan paling bisa menyakti cowok. pintar,l...
