1

13.7K 729 3
                                        

"Tuan, Luna memanggil anda untuk datang ke ruang kerja Alpha." Ucap seorang Prajurit pada Tuannya.

"Baik.kau boleh pergi..." Balas si Tuan.

Prajurit itu mengangguk dan dengan hormat ia pergi dari sana. Seperginya si Prajurit, sang tuan menghela nafas kasar dan beranjak dari sana menuju ruang kerja ayah nya.

Saat membuka pintu, nampaklah ayah dan ibu serta....adiknya? Mengapa adik nya ada disini? Sang adik nyengir lebar ke arah kakaknya yang berada di ambang pintu.

Kemudian si tuan duduk di kursi, di samping sang adik.

"Ada apa ayah, ibu?" Tanya si Tuan.

"Kunjungi safe forest. Hutan itu telah lama tidak di
kunjungi oleh ayah....." ucap Sang ayah.

"Baiklah ayah." Jawab si tuan tanpa berfikir dua kali.

"Aku! Aku! Aku ikut kak Rayn....boleh ya ayah....ibuuu" mohon sang adik sambil menunjukan pupil eyes nya pada sang ibu dan sang ayah.

"Tidak. Kau bisa di makan hewan buas disana." Jawab kakak nya langsung.

Si adik mencebir kesal,

"Aku juga hewan buas kak!!"

"Ternyata kau sudah pintar rupanya. Tapi, tetap tidak!"

"Yahh....baiklah!!"

Sang kakak tersenyum geli dan berpamitan lalu beranjak dari sana menuju Safe forest.

Rayn Arayn Collent. Itulah nama sang Tuan. Tampan dan mempesona, idaman para gadis di seluruh negri werewolf. Namanya sering di perbincangkan karna ketampanan dan kekuatannya. Calon pemimpin Blue Moon Pack. Pack yang sekarang masih di pimpin oleh ayahnya, Reygan Collent. Disertai Sang Luna, Ressalina Collent.

Sama hal nya dengan sang adik nya yang begitu cantik dan mempesona. Terkenal di kalangan para anak muda. Umurnya masih 16 tahun, sedangkan sang kakak menginjak 19 tahun. Namanya, Radella Adelica Collent. Nama yang cantik bukan?

Kini, Rayn tengah berlari menggunakan kekuatan wolf nya menuju Safe forest. Hutan yang aman dan damai. Hutan itu adalah hutan milik ayah dari Rayn, Reygan.

Setelah sampai, Rayn mengedarkan pandangan ke sekeliling dan mulai berjalan dengan langkah lebar. Ia hanya di suruh memastikan keadaan, itu saja. Jadi ia tak akan berlama lama disini. Meskipun ada air sungai yang jernih dan pemandangan yang indah, Rayn tak mau berlama lama disini karna suatu alasan. Biasa lah....masa lalu anak muda....Cinta? Kau mungkin tau itu.

Di tengah perjalanan, Rayn mendengar teriakan menggelegar kesakitan. Disertai tangisan kencang. Hal yang lebih mengejutkan, Rayn mencium aroma darah seorang mate.

Rayn berlari kencang dan Aroma memabukkan itu lebih terasa. Sampailah ia di sebuah pohon besar. Ia mengintip dari sana dan membelalakan mata.

Disana, belahan jiwanya tengah menangis sambil mengeluarkan darah dari perutnya. Banyak pula iblis yang sedang tertawa disana. Rencana Rayn adalah mendorong iblis yang telah menusukan Belati pada gadis nya dan melakukan teleport dengan gadis itu.

Rayn mulai melesat bagai angin dan mendorong iblis itu dengan kasar sambil menggendong tubuh putih pasangan nya dan membisikkan sebuah kalimat dengan pelan,

"You are mine and forever so."

{¤}

Tampak seorang gadis cantik tengah bermain dengan para hewan. Diantaranya, burung dengan bulu putih ke emasan yang langka, harimau hitam putih keemasan, serigala hitam legam keemasan, kelinci putih bersih keemasan, dan banyak lagi hewan langka lainnya.

"Kita makan apa hari ini?" Ucap sang gadis.

"Bagaimana kalau apel emas yang baru tumbuh?" Tawar Wan--- Sang serigala.

Aneh nya, sang gadis dapat mengerti ucapan para hewan. Oleh karna itu, ia nyaman tinggal di hutan ini karna merasa punya teman. Tapi memang itulah kebenarannya.

Sang gadis hanyalah manusia biasa. Ia gadis periang dan cantik. Para hewan menyukai gadis cantik ini. Tutur kata sang gadis sangat sopan, suaranya juga merdu dan lembut. Bahkan, cara berjalannya saja sangat anggun. Siapa ya wanita ini? Yang pasti, hewan hewan ini tahu.

"Baiklah, kalau begitu Rona...bisakah kau mematahkan dahan dahan kecil? Biar aku yang menangkapnya." Ucap Si gadis.

"Baik Ash." Jawab Rona--burung. Disertai anggukan.

Saat Rona akan berbalik, tiba tiba mereka semua mematung karna kedatangan tamu tak di undang.

"Ada a-apa tuan datang kemari?" Gugup Ash.

"Membunuhmu." Jawab salah satu orang orang itu.

"Lari Ash! Mereka iblis kejam!!" Teriak Karn----kelinci. Tentu nya yang dapat mengerti perkataan Karn hanyalah Ash.

Ash mulai berjalan dengan berat hati, tapi mungkin Ash terlalu bodoh....ia berjalan dengan pelan dan gemetar. Tentu saja ia akan langsung tertangkap......

Para hewan melotot saat salah seorang iblis mencengkram pergelangan Ash dengan kencang. Sampai Ash meringis sakit.

"Tonton dulu pertunjukan ini, Nona." Ucap iblis itu sambil menyeringai mengerikan.

Semua iblis mengeluarkan belati nya dan menusuk masing masing para hewan pelindung Ash.

Iblis yang mencengkram pergelangan Ash, melepaskannya masih sambil menyeringai. Membiarkan Ash berlari.

Sang Raja iblis tertawa melihat lari Ash yang terlihat seperti kura kura baginya. Padahal untuk ukuran manusia biasa, itu adalah lari tercepat.

"Sudah cukup main main nya. Bunuh dia sekarang!" Teriak sang ketua.

Lalu salah satu iblis melesat dan mendorong tubuh Ash sampai menabrak bebatuan besar. Ash membelalak dan menangis kencang.

"Kau cantik...tapi sayang..kau bukan milik ku, jadi aku harus melakukan ini padamu... "

Jleebb.....

"ARGHHHH!!" Teriak Ash kencang saat perutnya mendapat tusuk kan menggunakan belati dari pria iblis itu.

Tiba tiba seorang pemuda melesat dengan kecepatan angin dan mendorong iblis yang menusuk perut Ash lalu menggendong Ash dan melakukan Teleportasi.

Sebelum kesadaran Ash benar benar hilang, ia samar samar mendengar kalimat dari suara merdu milik seorang pria.

"You are mine and forever so."

Selasa, 30 April 2019.
16.54

My Mate Forest WomenCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang