We Marriage

5.1K 193 45
                                        

"Happy Birthday buat kamu yang selalu aku cinta"

-Malvin-

•••••

Malvin mencium bahu polos biancca, tanpa melepas miliknya yang masih berada di dalam milik biancca.

"Kamu hebat sayang" bisik malvin.

~~~

Sinar matahari mulai memasuki celah jendela kamar dua insan yang masih tidur. Malvin mulai menerjapkan matanya kala sinar matahari mengenai wajahnya, tangannya masih memeluk pinggang biancca.

Perlahan matanya mulai terbuka, senyum manis menghiasi wajah tampan nya kala melihat biancca di pelukan nya.

Cup!

Malvin mengecupi setiap inci wajah biancca, ia tak menyangka jika semalam bertemu dengan wanita nya dan bercinta sampai larut malam.

Ah! Memikirkan bercinta dirinya ingin memasuki biancca kembali.

Bunyi ponsel menggema, malvin mengambil ponselnya di atas nakas. Lalu menatap ponselnya yang menyala dengan menyeritkan dahinya.

My Son❤️ Is Calling...

"Tumben, engga biasanya" gumam malvin.

Malvin langsung mengusap tombol hijau keatas lalu mengarahkan ponselnya ke telinga nya.

"Halo dad" ucap barrack di sebrang sana.

"Halo son ada apa?" tanya malvin dengan  suara khas bangun tidur.

"Dad dimana? Hans tadi bilang kalau dia ingin menjemput lucia" ucap barrack dengan nada kesal

"Dad di apartement, lucia masih tidur son" ucap malvin.

"Mommy sama dad?" tanya barrack.

"Hmm" gumam malvin.

"Oke! Aku kesana sama hans, ohya mommy hari ini ulang tahun kata hans" ucap barrack.

Malvin yang mendengar ucapan barrack pun langsung membulatkan matanya.

"Serius?" tanya malvin tak percaya.

"Ck! Serius dad! Masa lupa sama ultahnya mommy! Pokoknya aku sama yang lain pengen buat kejutan untuk mommy dan tugas daddy harus bikin mommy lupa waktu! Kalo bisa bikin adik buat aku" ucap barrack.

"Kalo itu mah daddy setuju" ucap malvin sambil terkekeh.

"Yaudah aku otw nih ke apartement daddy" ucap barrack.

"Hmm, hati hati son" ucap malvin.

"Yess dad" ucap barrack dan langsung mematikan sambungan telepon nya secara sepihak.

Malvin menaruh kembali ponselnya di tempat semula. Ia mengalihkan pandangannya pada biancca yang masih tertidur di pelukannya.

Cup!

Malvin mencium bibir biancca dengan singkat, membuat sang empu menggeliat.

Perlahan biancca membuka kelopak matanya, pertama yang di lihat wajah tampan malvin yang sedang tersenyum manis ke arahnya.

"Morning sayang" sapa malvin lembut.

"Morning" jawab biancca dengan suara serak khas bangun tidur.

"Kita dimana?" tanya biancca sambil mengulurkan tangannya menyentuh pipi malvin.

Malvin menutup matanya menikmati sentuhan biancca. Sial! Hanya dengan sentuhan dirinya menginginkan biancca.

Barrack [Saquel] [COMPLETED]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang