Fitting

1.9K 97 8
                                        

"Entah ini nyata atau hanya mimpi! Pasalnya kita kembali bersama setelah melewati banyak cobaan"

-M&B-

•••••

"Awasi terus mereka. Jika ada yang lengah salah satu dari mereka, celakai!" Perintah orang itu.

~~~

Malam berganti pagi. Sepasang kekasih masih tertidur nyenyak di kasur king size dengan selimut yang hangat.

Siapa lagi kalau bukan biancca dan malvin, setelah pergelutan panas mereka semalam.

Jam weker di atas nakas berbunyi, biancca yang mendengar itu langsung terusik. Ia meraba jam weker yang terus mengusik tidurnya, ia mematikan jam weker itu. setelah dimatikan perlahan biancca membuka matanya.

Sepasang lengan kekar melilit di perut nya yang polos. Tubuhnya dan malvin Naked di balik selimut tebal itu, ia tersenyum kala bisa bersama sama kembali dengan malvin, anak anaknya, sahabatnya, serta keluarganya.

Biancca menoleh kearah wajah tampan malvin yang polos dan damai ketika sedang tidur. Ia mencium pipi malvin sebelum beranjak dari kasur.

Menyingkirkan lengan kekar malvin lalu menggulung rambut panjang dengan asal. Menatap kearah jam yang menunjukkan pukul 06.00 WIB kemudian berjalan menuju kamar mandi.

Biancca hanya mencuci muka dan gosok giginya lalu berjalan kearah walk in clothes dan memakai celana hotpants pendek serta kaos malvin yang kebesaran di body goals nya.

Setelah selesai biancca keluar kamarnya lalu menuju dapur. Para maid sudah banyak yang berkerja berlalu lalang di mansion ada sebagian yang menyapa biancca, namun beberapa dari mereka ada yang pegawai baru.

Sesampai di dapur ia sudah di sambut oleh maid yang sudah lama bekerja. Ada yang kenal dengan bi sari? Kepala maid yang bekerja sudah bertahun-tahun sebelum biancca menghilangkan. Sekarang, maid itu terlihat sangat tua namun tetap bugar dan sehat.

"Nona" panggil bi sari sedikit terkejut.

Biancca tersenyum lalu memeluk bi sari. Ia memang tak pernah memandang rendah, malah dirinya menganggap semua yang ada di mansion itu keluarga. Lain hal nya jika ada berkhianat.

"Ya ampun non! Bukannya nona---" bi sari tak melanjutkan ucapannya.

Biancca yang tau apa yang akan di ucapkan bi sari hanya menggeleng gelengkan kepalanya sambil terkekeh.

"Masih hidup kok bi" ucap biancca sambil melepaskan pelukannya.

"Non udah sehat?" Tanya bi sari.

"Sudah bi. Bibi apa kabar?" Tanya biancca.

"Seperti yang non acca lihat" ucap bi sari sambil terkekeh.

"Bibi mau masak apa?" Tanya biancca.

"Pancake sama waffle" ucap bi sari.

"Sini acca bantu" ucap biancca sambil mengambil adonan waffle yang akan tuangkan kedalam cetakan.

"Barrack bagaimana bi selama acca engga ada?" Tanya biancca.

Barrack [Saquel] [COMPLETED]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang