"Please, Stay With Me..."ucap Shavira sekali lagi.
"Sir, anda harus segera bersiap, sebentar lagi pesawat anda akan berangkat"tukas Rendy.
Bryan berdehem, "Ayo berangkat!"ujar Bryan, lalu pria itu melewati tubuh Shavira begitu saja, bersikap seolah Shavira tidak ada disana.
Shavira meremas kedua pergelangan tangannya, ia kembali menangis, semuanya sudah terlambat. Bryan telah benar-benar pergi.
"Shavira? Dimana Bryan?"tanga Jamie dengan napas tersenggal, pria itu memang berlari menyusuri bandara mencari sanga adik dan juga Bryan.
"Dia pergi..."lirih Shavira.
"Apa?"tanya Jamie lagi, Ronald hanya diam enggan ikut campur dalam obrolan kakak beradik itu.
"Dia pergi dan mengabaikanku! Dan itu karena dirimu yang egois!"teriak Shavira yang membuat orang-orang yang sedang berlalu lalang itu menatap ke arah mereka.
Jamie mengusap wajahnya dengan gusar, benar semua ini karena dirinya. Jika saja ia tidak meminta Shavira melakukan hal bodoh itu, maka saat ini tentu Shavira dan Bryan akan baik-baik saja dan tidak akan saling meninggalkan.
"Ayo Ronald, kita pergi!"titah Shavira.
Sedangkan Jamie kembali mengumpat, mengumpati dirinya sendiri yang benar-benar sangat egois.
*****
PLAK!
Sebuah tamparan keras baru saja melayang di pipi kanan gadis cantik berdarah jepang, gadis yang beberapa waktu lalu telah di seret oleh beberapa orang suruhan ayahnya, Yamato Fukuhada.
"Kau pikir apa yang telah kau lakukan heh? Ayah tidak pernah mengajarimu menjadi seorang pembunuh!"bentak Yamato.
Gadis berdarah jepang, bernama Miyuki Fukuhada itu tersenyum menatap sang ayah, "Kenapa? Toh ini membuatku bahagia, bukankah ayah ingin melihatku bahagia?"
"Tapi tidak dengan cara kotor seperti ini, kau benar-benar keterlaluan Miyuki!"
Miyuki kembali tertawa, "Oh ayolah ayah, tidak ada cara lain untuk mendapatkannya. Ayah sudah merusak rencanaku dengan memberitahu semua kebenarannya, dan membuat Bryan membenciku, satu-satunya cara mendapatkan Bryan, adalah dengan membunuh Shav---"
PLAK!
Lagi, Yamato kembali menampar wajah sang putri dengan sama kerasnya. Dami tuhan! Dahulu Miyuki adalah anak yang sangag baik, polos dan menurut, tapi kenapa semakin dewasa, tingkahnya semakin menjadi. Ia pernah membunuh kekasihnya dulu karena pria itu selingkuh dengan wanita lain, bukan hanya itu saja.m Miyuki juga membunuh wanita selingkuhan kekasihnya dengan wajah datar, tanpa perasaan.
"Sudah cukup! Tidak ada cara lain.m BAWA MIYUKI KE RUMAH SAKIT JIWA!"titah Yamato, iya hari ini juga Yamato akan membawa putrinya pulang dan membawanya ke rumah sakit jiwa.
"Tidak ayah, tidak! Aku tidak gila! Jangan bawa aku kesana! Lepaskan aku!!"teriaknya, namun orang suruhan Yamato sudah bergerak cepat dengan memborgol kedua tangan Miyuki dan merantai kedua kakinya.
Yamato memejamkan matanya, "Maafkan ayah...maafkan ayah nak..."gumamnya, lalu tak lama sebuah jet berlambangkan Fukuhada Airlines mendarat tidak jauh dari hadapannya.
Yamato berjanji tidak akan pernah lagi melepaskan Miyuki.
*****
Semuanya sudah berakhir, Shavira terus meremas kedua tangannya dan air matanya yang terus bercucuran. Semuanya telah berakhir, benar-benar telah berakhir.
"Ronald berhenti..."lirihnya.
"Ada apa?"tanya Ronald.
"Tolong berhenti saja, aku ingin melihat hujan..."gumam Shavira, dan Ronald melakukan itu.
"Lebih dekat Ronald! Lebih dekat!"ucapnya senang, Shavira sedari kecil sangat menyukai hujan, dah hari ini hujan datang di saat yang tepat, saat perasaannya sedang bersedih, dan hujan berhasil menenangkan perasaannya.
"Oh lihat! Mereka membasahi tanganku!"pekiknya senang.
Pria itu tersenyum, memberikan usapan-usapan kecil pada pucuk kepala Shavira.
"Ronald! Ronald! Coba ulurkan tangamu, dan kau rasak---Bryan?"ucapnya ketika ia menoleh ke belakang dan menemukan Bryan yang kini memegangi kursi rodanya.
"Dimana Ronald?"tanyanya pelan.
"Sudah pulang, ayo kau bisa kedinginan jika terus bermain hujan, kondisimu masih belum membaik.."sahut Bryan yang kini sudah mendorong kursi roda milik Shavira.
"Bryan, bagaimana bisa...bukankah--"
"Aku memilih tinggal, dan berjuang untuk memperbaiki semuanya, dan bahagia bersamamu..."ujar pria itu yang membuat sebuah senyum lebar mengembang di wajah Shavira.
KAMU SEDANG MEMBACA
Mr. Possessive With Me [Completed✔]
RomanceShavira Greyson, wanita ceria dan memiliki sifat mudah beradaptasi. Tiba-tiba terjebak ke dalam kehidupan seorang Bryan Kaslavo. Pria angkuh yang tiba-tiba muncul dan membawanya terjebak lebih dalam ke kehidupannya yang rumit dan gelap. Memasuki keh...
![Mr. Possessive With Me [Completed✔]](https://img.wattpad.com/cover/141309314-64-k703858.jpg)