Hemmm....
Perlahan Elmira membuka matanya dilihatnya sekeliling semua nampak asing di benaknya,sinar matahari mengenai rambut pirangnya membuat Elmira nampak sangat mempesona di pagi hari.
"Hm,dimana aku?"
Ujar Elmira di lihatnya dia berada di tempat tidur minimalis dengan selimut coklat tipis.Kepalanya terasa berputar ketika ia memaksakan tubuhnya untuk duduk
Elmira memijit pelan kepalanya sambil mengingat ingat kejadian yabg telah terjadi
"Oh,aku lupa"
Ujar Elmira,ketika ingatan dimana ia ditinggalkan di tempat ini kemarin oleh ibu tirinya berputar,giginya menggeretak pelan di susul oleh nafasnya yang memburu,ia semakin benci dengan semuanya,takdir yang membuatnya lemah dan tidak berdaya untuk hanya sekedar melawan ibu tirinya
Perlahan ia menghela nafas kasar,mencoba menerima kondisinya sekarang,setidaknya hidupnya harus tetap berlanjut ia tidak boleh menyerah begitu saja di tempat ini,pasti ada jalan keluar untuk kabur,batinnya
Perut Elmira berbunyi,ia memegang perutnya yang mulai terasa perih lagi,namun bunyi pintu yang terbuka mengejutkannya
Terlihat wanita yang tak asing memasuki kamarnya dengan wajah dingin dan sorot mata yang menatapnya dengan tajam
"Bangun!! Cukup bermalas malasannya"
Tegurnya dengan pandangan tak suka ketika melihat Elmira perlahan turun dari tempat tidurnya
"Di sini kau tidak bisa membawa kebiasaan manjamu itu,cepat bangun dan bersihkan tubuhmu!"
Geramnya sambil melempar handuk yang terlihat kusam itu ke arah Elmira,ia segera menangkapnya sambil meringis masih menahan perih di perutnya yang tak kunjung mereda
"Apa yang kau tunggu,keluar!!"
Elmira bergegas menuju pintu dan segera pergi menjauh dari wanita itu,dengan langkah pelan Elmira menyusuri lorong sempit di hadapannya,ia tidak ingat pernah melewati lorong ini kemarin terlihat pintu pintu kayu kecoklatan di kanan kirinya,mungkin kamar penghuni lain,batinnya
Elmira tak tau harus pergi kemana,ia hanya berjalan lurus masih dengan pakaian terbuka yang ia pakai kemarin,berharap menemukan kamar mandi yang hendak ia pakai
Namun tanpa ia sadari tiba tiba saja Pintu di sebelahnya terbuka dan seseorang yang tidak menyadari Elmira di sana menabraknya cukup keras membuat Elmira terjungkal ke belakang
"Aww"
Ringis Elmira menahan sakit dan nyeri di punggungnya,ia mendongak hendak melihat orang yang sudah menabraknya,namun sosok yang berdiri menjulang di hadapannya berhasil membuatnya bungkam membeku
Sosok itu menatap Elmira dingin sekaligus menyeramkan seakan akan bersiap melahap Elmira saat itu juga
Elmira segera berdiri merapikan pakaiannya yang sempat tersingkap
"Maaf Tuan saya tidak sengaja"
Ujar Elmira sambil menunduk walaupun kejadian ini buka seluruhnya kesalahannya namun melihat wajah menyeramkan Pria di hadapannya membuat Elmira tidak berani mengatakan apapun selain maaf
Pria di hadapannya hanya diam,Elmira memberanikan dirinya menatap mata pria itu,namun mata pria itu malah menatap tubuhnya dengan aneh
Beberapa saat Elmira hanya berdiri di sana,ia tak tau harus melakukan apa,ia takut tindakannya malah membuat pria di hadapannya marah
"Ck"
Ujar pria itu sambil membuang muka dan berlalu pergi dengan santai,Aruna hanya menatap heran punggung pria yang hanya mengenakan jubah tidur tidur itu berlalu menjauh
Elmira bernafas lega,dan kembali berjalan mencari kamar mandi
***
Akhirnya Elmira menemukan apa yang ia cari,kebetulan saat itu kamar mandi itu terlihat sepi sehingga ia dapat mandi dengan leluasa
Setelah itu ia kembali menggunakan pakaian yang tadi ia pakai dan kembali ke kamarnya
"Kau!Ikut aku"
suara wanita yang tadi pagi ia lihat memanggilnya,Elmira menurut dan mengikuti langkah kaki wanita itu yang membawanya ke sebuah ruangan yang lumayan luas,di sana terlihat banyak wanita yang sama sepertinya bedanya mereka terlihat senang dan bahagia,beberapa dari mereka ada yang menyantap sarapan sambil mengobrol,ada juga yang sedang bermain kartu sambil tertawa lepas
Plok plok.
Wanita di hadapannya bertepuk tangan dua kali,membuat seluruh perhatian di ruangan itu tertuju pada mereka
"Kita memiliki anggota baru"
Ujarnya sambil menarik kasar tangan Elmira ke tengah ruangan,membuat wanita wanita di sana langsung menatap ke arah Elmira
***
Tbc
KAMU SEDANG MEMBACA
Elmira
Casuale"Kenapa kau tidak langsung membunuhku saja?" Tanya seorang wanita sambil menatap netra gelap pria di hadapannya "Kau keberatan?" Balas pria itu yang mulai menunjukkan wajah marahnya --------------------------------------------------- Alrado Tomblins...
