Sampai kapan ini episode berakhir??? udah 20 episode aja, gak nyangka 😳😳😳 uwuuu~
🌸🌸🌸🌸🌸
…
Sudah satu minggu Jihoon menjabat sebagai kekasih Woojin atau pacar seorang Park Woojin. Setelah pertengakaran kecil minggu kemarin Woojin sukses membuat Jihoon jujur dengan perasaannya.
Dan setelah itu, sikap Woojin padanya menjadi berubah, semuanya berubah. Semuanya di dominasi oleh Woojin, di atur oleh Woojin, dan di pimpin oleh Park Woojin. Membuat Jihoon tidak bisa leluasa untuk bergerak.
Ditambah lagi Woojin yang sangat sangat terlihat semakin manja seperti seorang bayi besar jika bersama dengan Jihoon. Itu cukup membuatnya kewalahan.
Jadi, kita akan lihat satu persatu apa saja yang berubah setelah Jihoon menjadi pacar seorang Park Woojin.
1. Kamar
Semenjak mereka berdua memutuskan untuk berpacaran, Woojin tidak memperbolehkan Jihoon tidur sendiri. Maksudnya adalah, kamar mereka sekarang harus bersama menjadi satu kamar, entah itu di kamar Woojin atau di kamar Jihoon, yang jelas mereka harus tidur bersama dalam satu kamar.
Alasannya, karena Woojin takut tidur sendirian, padahal sebenarnya ia hanya tidak mau melepaskan Jihoon.
2. Nama panggilan
Woojin menetapkan sebuah nama panggilan kesayangan untuk mereka berdua yaitu 'Hoonie' dan 'Ujin' . Dan itu hukumnya WAJIB di pakai di mana pun dan kapanpun. Dan juga dengan mengganti nama kontak di ponselnya dengan 'Nae sarang Hoonie,'.
3. Selalu disisinya, Kapan pun, dan Dimana pun
Jihoon harus selalu bersamanya dimana pun dan kapan pun. Contohnya, pergi ke kampus bersama, pulang harus bersama, pergi kemana-mana pun harus bersama.
Alasannya adalah, ia khawatir pada Jihoon, kenyataan yang sebenarnya adalah ia akan cemburu jika Jihoon di lirik atau berbicara dengan pria lain.
(what the- 😑😑😑)
Dan tiga point penting itu harus selalu Jihoon ingat, lakukan, dan laksanakan.
Di ruang televisi minmalis ini terlihat sosok cantik tengah fokus membaca sebuah naskah drama dengan serius. Sudah hampir 2 jam ia berkutat dengan naskah drama tersebut namun tak kunjung selesai. Sesekali menggigit kukunya atau mengaruk rambutnya yang tidak terasa gatal.
Karena satu bulan lagi, Universitasnya merayakan ulang tahun, jadi seluruh fakultas di minta untuk menampilkan sebuah pertunjukan yang menyangkut seluruh club. Dan setelah rapat para kemahasiswaan kemarin, khusus untuk fakultas Seni Tari dan Seni Teater ditunjuk untuk membuat sebuah Drama musikal. Itu artinya Jihoon dan Woojin akan tampil bersama dalam satu panggung.
Oleh sebab itu Jihoon sejak tadi serius berkutat dengan naskah drama nya karena ia ditunjuk sebagai pemeran utama dalam acara ini, begitu pun Woojin yang ditunjuk menjadi center untuk bagian pertunjukan tari nya.
"kau masih membaca naskah mu?"
Jihoon hanya mendengung tanpa menoleh pada sosok tampan habis mandi di belakangnya.
Woojin mendekat dan menaruh dagunya begitu saja pada lekukan leher si cantik dengan nyaman. Dan itu membuat atensi Jihoon menoleh padanya lalu mengelus lembut wajah Woojin dari sampingnya. Woojin tersenyum, membalasnya dengan menyesap bau harum tubuh sang pacar.
"tubuh mu harum,"
"aku belum mandi Ujin,"
"tapi harum," ucapnya lagi sambil menduselkan wajahnya di lekukan itu. Menghirup harumnya berkali-kali, membuat si empunya terkikik geli.
KAMU SEDANG MEMBACA
ROOM 101 (2Park) END
SonstigesApa yang terjadi jika teman roomate mu tidak sesuai dengan yang di harapkan? Park Jihoon anak orang kaya yang tengah kabur dari rumahnya. Park Woojin anak dari desa yang ingin belajar hidup mandiri di kota asing demi mengejar cita citanya. Mereka be...
