Hahh~ masih sangat membosankan sepertinya part ini pun~
Enjoy ya~
🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸
PARK COORP. BUILDING
Suara ketukan dari pintu ruangannya mengalihkan atensinya dari sejumlah tumpukan dokumen yang harus ia tanda tangani. Seorang pria tinggu besar masuk ke dalam ruangannya dengan membawakan beberapa file dokumen yang ia sudah tahu apa itu isinya.
"duduklah,"
Ia mempersilahkan Tuan Kim- pengawal pribadinya untuk duduk di sofa tunggu. Dan lelaki besar itu mengangguk hormat.
Ia bangkit dari tempat duduknya dan berpindah kesana, setelah menutup tirai instan nya dengan sebuah remote. Tidak ingin ada orang luar yang mengetahui pembicarannya.
"jadi, apa yang kau dapat?" tanyanya dengan menopang satu kakinya dibatas kakinya yang lain.
Tuan Kim memberikan beberapa file dokumen dan memperlihatkan riwayat keluarga, biodata, juga alamat rumah beserta beberapa foto-foto disana. Pria paruh baya itu mengambil nya dan membacanya, serta memperhatikan beberapa foto disana.
"anda bisa membacanya disana untuk lebih lengkapnya, tetapi ada hal yang saya akan beritahukan perihal anak ini pada anda Tuan, dan ini sangatlah penting," ucapanya.
Ia melirik penasaran pada pengawal pribadinya yang kini terlihat cemas.
Ada apa?
"katakan padaku,"
Tuan Kim menelan ludah nya sebelum ia memberitahukan sebuah keterangan penting yang menyangkut kehidupan majikannya ini.
"anak lelaki ini ada hubungannya dengan kematian Nyonya 7 tahun yang lalu,"
Matanya tiba-tiba terfokus pada Tuan Kim, tidak lagi melihat lembaran dokumen di hadapannya. Ketika mendengar kematian istrinya kembali di sebutkan, jantungnya mulai berdegup cepat.
"apa maksudmu?"
Tuan Kim meremas tangannya cemas, ia takut jika setelah ini majikannya akan marah padanya.
"anak lelaki ini ada hubungannya dengan peristiwa kecelakaan nyonya saat itu,"
Deg!
Hatinya seperti di tusuk bertubi-tubi, rasa takut mulai menyerangnya.
"jelaskan, apa hubungannya?" tanyanya berusaha untuk tenang.
"anak lelaki ini adalah anak dari korban tabrak lari oleh anda Tuan.." Ungkapnya.
DEG!
"Apa kau bilang.."
"maafkan saya Tuan," pria bertubuh besar itu menunduk meminta maaf. "saya fikir saya sudah membersihkan semua bukti saat itu, tetapi sepertinya saya salah persepsi,"
Pria paruh baya itu terdiam. Dia menarik nafas dengan berat. Ada apa ini? kenapa bisa kebetulan seperti ini? Park Woojin adalah anak dari korban tabrak lari itu?
Ia memijat keningnya. Anak itu dengan anaknya bahkan kini berteman dekat. Bagaimana ini bisa terjadi?
Ia menutup matanya berat, hatinya kini kacau, tiba-tiba otaknya berputar kembali pada peristiwa kecelakaan 7 tahun lalu, ia tidak pernah bisa melupakan kecelakaan itu hingga saat ini.
Flashback >>>
Sebuah mobil sedan putih terparkir sembarang dengan kondisi berasap di tengah jalanan sepi pada malam itu. Seorang lelaki tinggi berlari dengan cemas ke arah mobil itu setelah ia memarkirkan mobilnya tidak jauh dari sana.
KAMU SEDANG MEMBACA
ROOM 101 (2Park) END
RandomApa yang terjadi jika teman roomate mu tidak sesuai dengan yang di harapkan? Park Jihoon anak orang kaya yang tengah kabur dari rumahnya. Park Woojin anak dari desa yang ingin belajar hidup mandiri di kota asing demi mengejar cita citanya. Mereka be...
