<Keep calm and stay reading>
ROOM 101
=============
Club Gangnam
Seoul, 22.00 PM
Si pecinta pesta Park ji-hoon tengah asyik bercanda gurau saling tertawa di bawah lampu kerlap kerlip dan musik edm yang terdengar kuat memenuhi setiap penjuru, dengan teman-teman pestanya di salah satu club mewah di pusat kota Gangnam-Seoul. Tempat klub khusus yang hanya ditujukan untuk orang-orang kalangan atas. Diantaranya adalah anak-anak dari pebisnis dan juga beberapa anak artis ataupun anak-anak dari para pejabat tinggi. Mereka semua akan berkumpul setiap malam minggu di klub ini hanya untuk membuang-buang uang orang tua mereka. Tidak peduli bagaimana kerasnya orang tua mereka mencari uang. Yang mereka tahu adalah bersenang-senang, pamer kekayaan dan juga popularitas.
Salah satunya adalah Park Ji-Hoon, lelaki berusia 20 tahun-anak dari salah satu pebisnis terkaya pertama di Korea, sudah menjadi rumah keduanya jika setiap malam minggu ia berkumpul dengan teman-teman kaya nya ditempat ini. Pakaian-pakaian mewah mereka yang glamour, gaya bicara mereka yang selalu membahas barang-barang branded kelas atas, beberapa minuman yang berharga fantastis di tuang oleh beberapa pelayan ke dalam gelas bening mereka, serta perempuan-perempuan cantik berpakaian mini di setiap sudut nya, memperlihatkan bagaimana ciri khas kehidupan orang yang mempermainkan uang dengan spele. Jihoon tertawa renyah ketika salah satu teman klub nya membuat sebuah lelucon yang datar. Ia sangat menikmati malam panjang ini. Si maniak pesta tak akan pernah bosan untuk tidak datang ke klub ini.
"Hei Park Jihoon, selamat atas kelulusan sekolahmu," ucap salah satu teman klub nya mencoba mengalihkan perhatian beberapa temannya yang lain.
Jihoon hanya tertawa singkat, "dasar bodoh, berita itu sudah lama, kemana saja?" Tanyanya menyindir sambil meminum anggur mahalnya yang jelas tidak ada yang mampu membeli sebotol anggur itu kecuali seorang Park Jihoon.
"Aku tahu, hanya saja aku tidak menyangka kau sudah sebesar ini kids!" Balas temannya tersebut sambil mengacak surai merah legam nya dengan gemas.
"Bodoh," candanya. Dan itu mengundang gelak tawa anak-anak orang kaya disana. Di ruangan khusus berwarna ungu VVIP yang hanya bisa dimasuki oleh orang-orang yang memiliki akses pribadi dan salah satunya adalah pria bersurai merah itu, ia mentraktir semua teman-teman klubnya malam ini untuk sekedar menemaninya minum. Dengan memesan beberapa botol anggur yang mahal juga beberapa wanita cantik yang dipesannya khusus kepada pemilik Klub ini membuatnya terlihat benar-benar seorang maniak pesta yang kaya raya.
"Jika setiap malam kau mentraktir kami seperti ini, aku benar-benar rela menjadi budakmu," timpal salah satu pria yang tengah merangkul seorang wanita berdada besar.
Jihoon hanya tersenyum dingin lalu meminum kembali anggurnya namun salah satu teman seniornya menahan gelasnya.
"Woho~ berapa gelas yang sudah kau minum Tuan Park, bukankah kau tidak bisa minum terlalu banyak? Aku tidak mau ayahmu nanti menghukum kami lagi," ucapnya sambil meraih gelas tersebut dan menggantinya dengan jus orange.
Seorang wanita berpakaian seperti bikin merangkul lengan Jihoon dengan manjanya. "Oppa, tidak bisa minum terlalu banyak?" Sindirnya. Ia sengaja menekan-tekan dada besarnya pada lengan Jihoon untuk menggodanya.
Pemuda imut itu meraih wajah si wanita perlahan dan mendekatkan jarak mereka berdua.
"Aku memang tidak kuat minum banyak, tapi aku kuat untuk menciummu," ucapnya dan langsung melumat bibir pink gadis bersurai panjang tersebut dengan mesra. Membuat teriakan dan sautan gemuruh dari teman-temannya disana. Sebuah pertunjukan live seorang Tuan Muda kaya dengan wanita malamnya. Menambah ramainya pesta klub malam ini apalagi ketika jemari lentik itu mengalung di lehernya dan mulai memainkan surai merahnya.
KAMU SEDANG MEMBACA
ROOM 101 (2Park) END
De TodoApa yang terjadi jika teman roomate mu tidak sesuai dengan yang di harapkan? Park Jihoon anak orang kaya yang tengah kabur dari rumahnya. Park Woojin anak dari desa yang ingin belajar hidup mandiri di kota asing demi mengejar cita citanya. Mereka be...
