Rumah Sakit XXX
Gangnam Seoul
Seoul di guyur hujan yang begitu lebat malam ini. Semua orang yang tidak sedang berkendara memilih untuk melipir berteduh di antara gedung-gedung besar untuk menghindari hujan.
Udara dingin hujan membuat kota seakan membek dan bersedih. Sama hal nya dengan perasaan Jihoon saat ini.
Dengan ditemani oleh Woojin di belakangnya, pemuda cantik itu berjalan dengan tergesa-gesa menuju ruang rawat inap tempat Ga Young-mantan kekasihnya dirawat.
Wanita berumur 21 tahun itu dilarikan ke rumah sakit karena syok berat yang menyebabkan darah rendahnya kambuh.
Beberapa wartawan pun masih setia dengan ramai di area depan rumah sakit untuk mendapatkan informasi terkait Ga Young. Untung saja Woojin berinisiatif menutupi wajah Jihoon dengan jaket nya agar para wartawan tidak mengenalinya. Akan sangat berbahaya dan mungkin lebih kacau di berita ketika putra konglomerat datang membesuk Ga Young.
Setelah melewati satu lorong mereka tiba di kamar rawat inap 101. Kamar rawat inap fasilitas vip kelas B ini khusus untuk pasien yang tidak boleh di ganggu psikisnya.
Jihoon paham kenapa keluarganya membawa Ga Young dirawat ke kamar ini. Mereka tidak ingin ada yang mengganggu putri semata wayangnya.
Jihoon mengeratkan kepalan tangannya ketika melihat sosok yang tidak ingin ia lihat.
Kwon Hyunbin.
Lelaki tinggi itu tengah duduk tertunduk lesu di sebuah kursi panjang di depan kamar. Wajahnya terlihat gelisah. Rupanya Hyunbin sudah menemaninya terlebih dahulu.
Tentu saja, karena Hyunbin adalah kekasihnya yang sebenarnya. Dan bukan dia.
Jihoon tidak melihat keluarganya satupun disini, sepertinya mereka tengah pulang terlebih dahulu. Ia berjalan perlahan menghampiri Hyunbin. Dengan Woojin yang sejak tadi menepuk pundaknya pelan dari belakang seolah menguatkannya.
Hyunbin menoleh ketika merasakan ada seseorang yang mendekat padanya. Kedua matanya terkejut ketika melihat siapa yang datang malam ini.
Raut wajah gelisahnya berubah menjadi marah, ia bangkit dari tempat duduknya lalu menatap Jihoon dengan kesal.
"Mau apa kau kemari?" Tanyanya kesal.
"Aku tidak ada urusan dengan mu," jawabnya dingin.
Jihoon melewati begitu saja pemuda tinggi tersebut. Tetapi Hyunbin tidak membiarkannya. Ia menarik lengan Jihoon, tidak membiarkannya masuk ke dalam kamar Ga Young.
"Kau tidak boleh masuk!" Ucapnya.
Jihoon menatapnya dengan marah, "apa hak mu melarangku?"
"Mau sampai kapan kau membuatnya semakin terluka? Setalah apa yang kau lakukan pada keluarganya?" Ucapnya getir.
Jihoon terdiam. Raut wajahnya tidak menunjukan ekspresi apapun. Itu pertama kalinya Woojin melihat raut wajah dingin seorang Park Jihoon. Pdahal sebelumnya Jihoon terlihat sangat mengkhawatirkan Ga Young.
"Apa yang terjadi dengan keluarganya, bukanlah keinginanku, kau pun tahu itu bukan.." ucapnya melirik menatap Hyunbin dengan dingin.
Deg!
Bagaikan di tusuk jantungnya, ketika Jihoon berbicara seperti itu padanya.
"Kalau begitu.. kenapa kau tidak menyakitiku? Malah menyakitinya?" Tanyanya dengan nanar.
Jihoon tidak mau menjawab. Ia melepaskan lengannya dengan paksa dari genggaman Hyunbin, lalu masuk ke dalam kamar Ga Young.
Grett!
KAMU SEDANG MEMBACA
ROOM 101 (2Park) END
LosoweApa yang terjadi jika teman roomate mu tidak sesuai dengan yang di harapkan? Park Jihoon anak orang kaya yang tengah kabur dari rumahnya. Park Woojin anak dari desa yang ingin belajar hidup mandiri di kota asing demi mengejar cita citanya. Mereka be...
