Intinya aku cinta kalian~ 😘
🌹🌹🌹
💟💟💟
Woojin adalah teman roomate Jihoon. Dan Jihoon pun sebaliknya. Mereka tidak sengaja harus menjadi teman satu kamar karena membutuhkan sebuah apartement yang dekat dengan kampus mereka. Tetapi entah mulai dari mana, dan siapa yang duluan memulai, hubungan pertemanan roomate mereka menjadi lebih...
INTENS?!
MANA ADA TEMAN ROOMATE YANG CEMBURU?? MELAKUKAN CIUMAN?! TERLEBIH LAGI MEREKA BERDUA ADALAH LAKI-LAKI??!!!
"ARRGGGHHHHHH!!!!!"
"HYA! PARK JIHOON! jangan berisik!"
Jihoon meremas rambutnya frustasi. Ia tidak peduli teriakan penjaga perpustakaan yang meneriakinya dari seberang sana.
Ia sungguh tidak peduli.
Otaknya tidak bisa berfikir jernih semenjak kejadian kemarin. Kejadian dimana bibirnya berhasil di nodai oleh seorang lelaki untuk pertama kalinya! dan itu oleh teman roomatenya sendiri! park woojin!!
Kenapa hubungannya jadi seperti ini??
Kenapa ia jadi seperti ini? apakah ini dirinya benar-benar sudah berubah haluan???
Bayangan ciuman bibir Woojin selalu terngiang di otaknya berputar terus layakanya sebuah role film yang terus di putar berulang-ulang tanpa jeda.
Ini memang bukan yang pertama kalinya mereka berciuman. Pertama kalinya mereka sempat melakukan hal ini di dalam mobil Jihoon. Bahkan itu lebih panas di bandingkan sekedar ciuman singkat kemarin.
Tetapi kenapa ciuman ini rasanya.. Berbeda..
Dadanya menjadi panas tiap mengingat ciuman singkat itu. Jantungnya berdegup kencang tanpa di perintah, dan seperti ada sesuatu yang menggelitik di dalam perutnya.
Dan yang paling bodoh lagi, sekarang ia sangat menginginkan ciuman itu lagi.
ADA APA SEBENARNYA DENGAN DIRIMU PARK JIHOON???
Jihoon meremas kembali rambutnya.
Tanpa ia sadari, jauh di seberang sana ada sosok mata yang memperhatikannya sejak tadi. Yap, siapa lagi kalau bukan, Park Woojin.
Lelaki gingsul ini mengikuti Jihoon saat pria cantik ini memasuki ruang perpustakaan sendiri. Ia sebenarnya tidak berniat untuk mengikutinya tetapi, melihatperubahan sikapnya saat pagi tadi, ia memutuskan untuk mengikuti Jihoon.
Lagi dan lagi sikap Jihoon padanya berubah tiap kali mereka habis berciuman. Sebenarnya tidak menjadi sebuah masalah bagi Woojn karena ia sudah terbiasa dengan sikap perubahan yang Jihoon tampakan.
Namun yang ia khawatirkan adalah jika pria cantik itu akan kabur lagi seperti dulu setelah mereka melakukan kegiatan semi panas didalam mobil Jihoon.
Karena sekarang, memang sikapnya sudah berubah lagi setelah peristiwa ciuman singkat kemarin. Jihoon menghindari kontak mata dengannya. Sama seperti saat itu.
Woojin sedikit pusing dibuatnya. Karena rasanya perubahan sikap Jihoon semakin hari semakin seperti seorang gadis.
Oh!
Woojin bangkit dari tempat duduknya. Matanya kehilangan sosok cantik itu yang kini masuk kedalam deretan rak buku-buku tinggi. Ia mengambil semua bukunya dan mengikuti kemana pria cantik itu pergi.
Tepat di sebuah sudut rak buku paling tinggi dan paling belakang. Tempat sebuah rak buku yang berisikan buku-buku novelis kuno legendaris yang jarang sekali di lewati oleh pata mahasiswa kecuali mahasiswa jurusan seni teater, itu pun bahkan jarang sekali di temui.
KAMU SEDANG MEMBACA
ROOM 101 (2Park) END
De TodoApa yang terjadi jika teman roomate mu tidak sesuai dengan yang di harapkan? Park Jihoon anak orang kaya yang tengah kabur dari rumahnya. Park Woojin anak dari desa yang ingin belajar hidup mandiri di kota asing demi mengejar cita citanya. Mereka be...
