12

1.6K 148 4
                                        

Cue !

.

.

.

💜💜💜

"Gips bahumu sudah dipasang ?" Tanya Aera ketika mengunjungi ruang make up BTS sebelum konser dimulai kepada Yoongi yang sedang duduk menunggu gilirannya.

Yoongi mengangguk dan menunjuk cetak jelas balutan kain elastis dari balik t-shirt tipis berwarna hitam yang ia kenakan.

"Minimalisir gerakkanmu" kata Aera lagi.

Yoongi kembali mengangguk mengerti dengan ucapan sang manager.

.

"Yoongi-ssi, giliranmu" panggil salah satu make up artist setelah Aera keluar dari ruangan itu.

"Ne.." jawab Yoongi dan segera duduk di depan sebuah kaca untuk dirias.

"Yoongi-ya ?" Panggil sang make up artist sambil melakukan pekerjaannya merias wajah tampan Yoongi.

"Ne ?"

Hubungan BTS dan para coordi Noona yang mereka bangun semenjak awal debut membuat hubungan mereka bagai tak ada jarak. Bangtan menganggap seluruh orang yang bekerja dengan mereka adalah keluarga kedua apalagi yang telah bersama mereka dari awal, "Kau terlihat sangat dekat dengan Aera. Apa kau menyukainya ?"

Yoongi tersenyum, sangat mengerti arah pertanyaan sang perias, "Aku dan dia tak akan menjadi manager dan artisnya jika kami tak saling menyukai, kan ?" Katanya.

"Tapi, maksud Noona perasaan lebih dari suka yang semacam itu?" Cecar sang make up artist dengan suara yang lebih ia pelankan.

"Eobseoyo. Kami rekan kerja yang seperti teman. Aku tidur ya, Noon ?" Kata Yoongi kemudian memejamkan matanya ketika dipersilahkan melakukannya.

"Hmm, silahkan"

.

Tiga sampai empat menit lagi, konser akan segera dimulai. Aera memeriksa kelengkapan artisnya itu dengan seksama namun ekspresinya mudah sekali dibaca oleh Yoongi, "Kau mengkhawatirkan kondisiku ?"

Aera mengangguk dalam diam.

"Suga Hyung !!" Panggil Jimin agar Yoongi segera mendekat dan melakukan sorakan bersama.

Yoongi mengangguk dan segera meninggalkan Aera sejenak.

"Bangtan ! Bangtan ! Bang-Bang-Tan !" Ucap mereka serempak.

"Jangan ada yang terluka dan memaksakan diri. Jika itu terjadi kalian akan dirugikan begitupun ARMY" ucap Namjoon memberi wejangannya.

.

BTS sudah siap menuju lift untuk naik ke atas panggung. Namun sebelum Yoongi melangkah, Aera kembali mendekat, "Josimhaseyo, hyungnim. Ingat kondisi bahumu. Bersemangat boleh tapi tidak berlebihan"

Yoongi mengangguk, "Hmm"

"Sebaiknya, jauhi dulu Namjoon hyung untuk kali ini. Aku takut dia malah makin memperparah keadaanmu" kata Aera sambil memelankan suaranya.

Yoongi tertawa kecil, "Kau kejam sekali. Sudahlah, aku tahu semua itu" kata Yoongi kemudian menepuk lengan Aera sekali. Raut muka sang manager terlihat lebih khawatir dari sebelumnya sehingga Yoongi kembali meyakinkannya, "Gwaenchanayo, manager-nim"

YUNGIVERSETempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang