6

2.1K 179 4
                                        

Cue !

.

.

.

💜💜💜

Aera sedang sibuk membaca berbagai proposal di ruangan para manager. Tumpukan dokumen disisi kiri, satu cup jus stroberi dan sebungkus cookies coklat menemaninya pada pukul 6 sore ini. Ia diberi tugas oleh bagian manajemen keartisan untuk menyortir proposal untuk BTS yang sesuai dengan kriteria dan syarat yang biasa BigHit ajukan. Tugas yang cukup menguras pikirannya. Pasalnya, visi dan misi pekerjaan yang akan BTS ambil harus sesuai dengan visi dan misi grup fenomenal itu pula. Sehingga, Aera harus berperan seperti BTS saat memilah proposal itu agar tidakn salah pilih.

Sedang fokusnya membaca proposal lembar demi lembar, Aera dikejutkan dengan dering ponselnya. Dirinya mengernyit saat terpampang nama artisnya disana.

Incoming call...



Min Yoongi-nim

"Aera-ya !!!!"

Panggilan setengah memekik itu sontak membuat Aera melempar proposalnya diatas meja dan memberikan atensi lebih kepada si artis. Dari nada suaranya, Aera menerka jika Yoongi sedang tak baik-baik saja, "Wae ?? Waeyo ?? Ada apa, hyungnim ? Kau baik-baik saja kan ??"

"Selamatkan aku !!"

Mata sipit Aera membola. Ada apa dengan artisnya hingga mengatakan hal itu ? Pikiran demi pikiran negatif terlintas di kepala Aera, "Kau dimana, hyungnim ?? Bukankah kalian sedang photoshoot ? Apakah member lainnya di dekatmu ? Kau dimana, hyungnim ?"

"Aku ingin pulang, Aera-ya.. Lelah sekali"

Bagai mendapat bom molotov dari berbagai sisi karena ucapan Yoongi, Aera hampir saja mengumpat hebat jika saja ia tidak menahan diri.

"Yaish, jinjja ! Ku kira kau tenggelam atau diculik"

Terdengar decihan di ujung telepon, "Kalau aku tenggelam atau diculik, mana mungkin aku bisa meneleponmu, pabo !"

"Terserah kau saja !"

"Aku ingin mati rasanya. Lelah sekali, Aera-ya"

Aera tahu jika Yoongi sering menggerutu dan itu dibenarkan oleh member-nya tapi rengekan seperti sekarang baru Aera ketahui.

Bagai anak kecil yang tak ingin tampil dalam pentas dan mengadu kepada ibunya. Begitulah kondisi Yoongi saat ini.

"J-booster-mu mana ?" Tanya Aera.

"J-booster ? Mwoya ?"

"Hoseok hyungnim. Bukankah dia charger-mu ?" Jelas Aera. Bahkan, Aera yang merupakan orang baru di BigHit sangat tahu jika Hoseok sudah berada dekat Yoongi, ibarat baterai, Yoongi yang awalnya  tak bertenaga, energinya akan langsung terisi penuh bila ada Hoseok di dekatnya.

Terdengar helaan nafas kasar dari ujung telepon, "Dia sedang photoshoot sekarang. Sedaritadi aku ditinggalkannya dan diabaikannya karena dia meladeni maknae line bermain. Jin hyung dan Namjoon tidak dapat ku harapkan bisa menghiburku seperti Hoseok. Lagipula.. Kau kenapa tidak ikut sih ?! Tidak ada yang aku suruh-suruh disini ! Kau ini manager macam apa ?!"

YUNGIVERSETempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang