10

2K 169 20
                                        

Cue!

.

.

.

💜💜💜

Sembari berjalan menuju ruang rapat di ujung lorong, Aera menyebutkan jadwal pribadi milik Yoongi, "Besok, schedule-mu adalah memberikan trainee materi tentang producing and song's writing pada pukul 8 malam"

Yoongi mengangguk, "Berarti kau harus lembur ?"

"Jaegayo ? Waeyo ?" Tanya Aera bingung. Seniornya pernah mengatakan, jika tentang mentoring trainee, seorang manager tak dibutuhkan kecuali sang artis memintai pertolongannya.

"Kau juga harus menyiapkan diri untuk membantuku menyiapkan materi, Shin Aera. Arra ?"

"Arraseoyo. Geundae, apa yang akan aku lakukan disana nanti ?" Tanya Aera.

"Cukup kau menemaniku. Kalau aku minta minum nantinya, kau harus melempar air mineralku"

"Cuma itu ? Bukannya kau bisa sendiri ?"

Mendadak Yoongi berhenti melangkah yang diikuti oleh Aera. Yoongi mendecak, "Kalau kau tidak mau ya sudah"

Yoongi lanjut melangkah. Aera terkekeh, "Ne, aku akan melakukannya Yoongi-nim"

.

.

.

"Hyungnim" sapa Aera kepada Namjoon yang berjalan dari arah yang berlawanan dengannha.

"Eoh ? Aera-ya ? Dari mana ?" Tanya Namjoon.

Sepertinya tujuan mereka sama yaitu ke ruangan santai untuk artis BigHit.

"Seperti biasa, mengurus keperluannya untuk ke konser nanti" kata Aera.

"Pakai komputer disini lagi ?" Tanya Namjoon sembari mengambil air di area dapur ruangan tersebut.

"Terpaksa. Laptopku masih di servis dan komputer di ruangan sedang digunakan semuanya. Lagi pula, aku hanya akan mengirim dokumen saja"

Aera sibuk dengan komputernya dan Namjoon berjalan menuju meja bundar di dekat komputer.

Namjoon menerima panggilan dari seseorang. Tak ada yang ditutupi Namjoon jika bersama Aera. Ia dengan nyamannya berbicara melalui ponselnya, "Hmm ?"

"Ani.. Hmm.. Arraseo"

Dari nada suara yang lembut, Aera bisa menebak siapa yang menghubungi Namjoon.

"Hati-hati, heum ?"

Ya, siapa lagi kalau bukan kekasih sang leader yang merupakan gadis biasa. Bukan seorang artis.

"Nado. Nanti aku hubungi lagi"

Aera menghela nafas dalam. Apalagi yang diharapkan Aera dari Namjoon ? Tidak ada, kan ?

"Hmm.. annyeong. Saranghae"

Namjoon menutup sambungannya. Masih sibuk dengan komputer di depannya. Aera menimpali, "Kekasihmu, hyungnim ?"

"Ani" kata Namjoon.

Aera mendengus, "Bukan kekasihmu tetapi teman dekatmu yang spesial, kan ?"

YUNGIVERSETempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang