target mau 30 episode aja tapi kayaknya lebih
aku sengaja menarik kakiku hingga ranitai itu menggores kakiku dan mengeluarkan sedikit darah hanya sedikit
"awww kakiku"dengan cepat loish datang dan membuka kan rantai di kakiku aku berterimakasih padanya dan sepertinya itu membuatnya senang aku membalas senyumya setulus yang kubisa dan sepertinya sulit juga
"aku akan megobatinya"aku hanya menggelang merasa tidak perlu "kakimu harus diobati "dan kurasa taktiku berhasil aku hanya harus menemukan waktu yang tepat untuk kabur
//
al mengobati kakiku dengan hati hati aku hanya heran kenapa dia melakukan semua ini dia memang baik tapi kenapa dia melakukan semua ini setelah mengobati kakiku dia pergi dari kamar dan sepertinya tidak mengunci kamar apa itu tandanya aku boleh keluar dari sini kalau iya berarti aku bisa menyusun rencana untuk kabur tapi aku malah malas keluar dari sini bagaimana jika ada penjaga didepan kamar itu apa yang harus kulakukan tapi dengan segenap kemampuan aku mencoba keluar aku melangkah dengan hati hati menghadap pintu bergaya eropa berwarna putih bersih dengan hati hati aku membuka pintu itu tidak ada siapa siapa disini aku melangkah dengan langkah sedikit berat rumah ini sepertinya terletak ditengah hutan aku terus melangkah sampai menemukan tangga yang menuju ke lantai satu disana aku melihat al yang sedang memasak sesuatu
"sedang apa?"al sepertinya terkejut namun dia menyembunyikannya sepertinya dia memang lupa mengunci pintu aku ingin tertawa melihat ekspresi wajahnya seperti tidak terjadi apa apa
"hanya sedang memasak makan siang"dia bisa memasak aku jarang menemukan pria yang bisa memasak di keluargaku contohnya memasak benar benar dianggap sebagai kewajiban seorang wanita
"bisa kubantu"melihat sifat ramahku sepertinya al tidak akan berpikiran tentang mengikatku di atas tempat tidur
"bisa tolong potong potong sayurnya"aku hanya mengangguk mulai mengiris ngiris dengan kemampuan yang sudah kumiliki
"seperti ini "kataku dia melihat sayur yang sudah kupotong potong dia tersenyum lalu mengangguk
"rebus sayurnya"aku menurutu perintahnya pergi kearah panci yang sudah mendidih lalu memasukan sayur yang sudah kupotong potong tadi
"al kamu tinggal sendiri"kataku aku akan mencari informasi untuk keluar dari sini tidak akan kubiarkan hidupku berada di tanganya
"aku tinggak dengan sopir dan pembantu yang akan pergi setelah jam lima sore"katanya yang berarti yang akan tinggal di sini hanya dia dengan sopirnya itu tapi aku butuh informasi lebih lanjut aku tidak akan percaya begitu saja
"intinya kamu sendiri al diamana orang tua kamu"dia hanya mengedikan kedua bahunya aku heran melihat tigkahnya
"mereka disurga"aku diam suasana menjadi canggung ini salahku
"maaf aku tidak bermaksud"al melihat karahku sambil mengeluarkan senyum manisnya
"tidak apa apa lagi pula aku sudah biasa sendiri "entah mengapa aku jadi kasihan padanya
KAMU SEDANG MEMBACA
Stalker
Roman d'amourAnelis hidupnya berubah 180 derajat seseorang yang diyakini pria mengirim foto foto kehidupanya sehari hari merasa risih dan penasaran dengan siapa yang menguntitnya dia mengirim pesan kepada pengirim paket tersebut dia membuat kesalahan dengan meng...
