Hampir menabrak seorang wanita, lalu diminta pertanggungjawaban yang to the point.
"Pokoknya, aku minta tanggung jawab!!"
"Oh god! Tanggung jawab seperti apa maksudmu?"
"Nikahi aku."
Uhuk! Uhuk!
"OKE"
___________
Start 27 juni 2019
Budidayakan F...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Tristan
____________________
Ivandra Fam's Mansion. Palm Beach. Florida. Amerika Serikat. 21.20 pm
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Tristan menepis tangan Ameera dari lehernya. Beranjak secepat mungkin dari sana. Tapi bukan Ameera yang akan menyerah, wanita itu terus mengikuti Tristan dari belakang. "Tristan! Aku hanya meminta, untuk yang terakhir!"
Tristan berdecih sinis, pria tersebut terus berjalan, meninggalkan Ameera dan kerumunan. Tetapi langkahnya terhenti saat melihat seseorang menghalangi jalannya. Tristan mengepalkan tangannya, berusaha menahan emosinya yang siap meledak.
"Selamat malam, Paman. Terimakasih telah mengundangku."
Tristan menoleh ke belakang. Ia melihat Ameera tersenyum begitu ramah ketika berjumpa dengan pria di depannya. Pria itu terkekeh. "Ah, pantas saja hari ini begitu sial!"
Jonas tersenyum tipis, tidak! Lebih tepatnya menyeringai. Pria paruh baya tersebut menepuk pelan pundak Tristan. "Selamat ulang tahun, Keponakanku."
Setelah mengucapkan itu, Jonas mendekati Ameera. "Kejarlah, apa yang seharusnya menjadi milikmu."
Ameera tersenyum tipis, lalu mengangguk. Wanita itu kembali meraih lengan Tristan, memeluknya erat. "Lakukan denganku Tristan, aku butuh sorotan."
Tristan hendak menepis kembali, namun gerakannya terhenti ketika melihat Alexandra keluar dari dalam mansion bersama Nathan. Matanya terpaku pada tawa bebas Alexandra saat menggandeng lengan Nathan.
Ameera melihat ke arah pandang Tristan, matanya membulat ketika melihat sosok Nathan disana. Perlahan pegangannya mengendur, lalu melepaskan tangannya dari lengan Tristan. Wanita itu hendak melarikan diri namun tangannya di tarik Tristan.
"Ayo berdansa," Tristan menarik Ameera ke tengah-tengah lantai dansa. Hingga waktu dansa yang sebenarnya belum tiba kini sudah dimulai karena mereka berdua.