begin again pt.1

1.6K 87 35
                                        

"Cut! Aktingmu menakjubkan, keep up the good work!" puji sutradara kepada aktrisnya yang baru saja menyelesaikan salah satu adegan untuk film garapannya.

"Terima kasih," sang aktris cantik yang tadi berlakon membungkuk berterima kasih atas apresiasi yang ia dapat.

Make up artist di lokasi syuting juga langsung sigap menyeka bulir-bulir keringat si aktris dan merapikan riasannya.

"Minum dan istirahat dulu, setelah ini kita akan melanjutkan syuting untuk adegan selanjutnya setengah jam lagi dari sekarang," ujar seorang pemuda memberikan sebotol air mineral kepada aktris cantik itu.

"Jinyoung-ah, bagaimana dengan pertemuan untuk dealing perjanjian ambassador hotel yang kau sebutkan waktu itu? Kapan kita akan taken contract dengan pihak bersangkutan?" tanya aktris itu mengingat ada kontrak penting yang akan ia ambil.

Perkenalkan, ia adalah Lee Nakyung. Aktris muda berparas cantik dan berbakat yang sedang di puncak karirnya.

Belakangan ini memang parasnya selalu mewarnai layar televisi masyarakat Korea Selatan. Mulai dari serial drama, talkshow hingga iklan, selalu terpampang wajahnya.

Tidak heran jika akhirnya Nakyung dilirik oleh salah satu perusahaan hotel dari China yang sedang ingin melebarkan sayapnya di industri perhotelan Korea Selatan untuk menjadi ambassador mereka. Membantu perusahaan tersebut untuk membangun citra yang baik di benak masyarakat.

"Daehwi sudah mengurusnya, kau fokus dulu saja dengan syuting film ini. Jika ada perkembangan atau apapun, kau pasti akan segera dikabari kok," balas Jinyoung menyubit pelan pipi Nakyung gemas.

"Haish, manajer macam apa kau yang merusak riasan aktrisnya hah?" gerutu Nakyung, tidak terima dengan keusilan Bae Jinyoung, manajer tampannya.

Walau hubungan mereka hanyalah aktris dengan manajer, tapi keduanya sangat akrab layaknya teman karib. Mungkin karena mereka seumuran dan kebetulan keduanya juga tipe orang yang easy going.

"Pantas ya Nakyung-ssi bebas dari skandal cinta lokasi selama bermain drama sejauh ini, ternyata semua aktor sudah enggan duluan melihat Jinyoung-ssi ya hahaha," ucap si MUA yang masih berada disana.

"Hahaha, keberadaanku disini ya memang untuk menjaga Nakyung, bukan?" sahut Jinyoung menanggapi pernyataan MUA barusan.

Sementara itu,

Di sebuah ruangan yang luas, seorang pria paruh baya sedang menopang dagunya menatap sepasang pemuda pemudi di hadapannya dengan tatapan serius.

"Hm, kalau begitu aku minta kau yang ke Seoul untuk mengurusi hotel baru kita disana."

Ucapan pria itu membuat si perempuan memekik keberatan,"Ayah yakin? Kenapa tidak serahkan saja padaku dan biarkan Renjun tetap disini?"

"Kak-"

"Kau diam Renjun, biar kakak ya-"

"Kau yang diam Yiyang, ini keputusan ayah dan kau tidak berhak ikut campur. Renjun juga tidak keberatan bukan?" lelaki paruh baya yang ternyata adalah ayah dari sepasang pemuda pemudi itu angkat suara sebelum dua anaknya berdebat lebih lanjut.

"Iya, aku rasa aku tidak ada alasan untuk menolak mandat ayah," sahut Renjun.

Yiyang sang kakak hanya dapat memberi tatapan sengit ke arah adiknya.

"Ayah, biarkan aku ikut bersama Renjun," pinta si putri sulung membuat adik lelakinya menghela nafas.

"Kak, kenapa kau harus ikut? Why don't you just stay here?" keluh Renjun atas inisiatif kakaknya.

RENJUN'S JOURNALTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang