marry a noona pt.2

644 57 28
                                        

WARNING - RESTRICTED AREA
ADULT ONLY
.

.

.

.

.

.

.

.

"Miyeon!? Wah, aku tidak sangka seseorang sepertimu akhirnya menginjakan kaki di tempat seperti ini," ujar Sorn saat aku menghampirinya di meja bar, tempat ia bekerja sebagai bartender.

"Beri aku minum, cepat," sahutku.

"W-wah, baik nona. Sepertinya kau frustasi sekali, ada apa?"

"Sorn, minumku dulu ya, tolong," ujarku lagi malas.

Aku berada di salah satu kelab malam di Pattaya, lokasi wisata yang memang terkenal akan kehidupan malamnya. Aku kemari ditemani oleh Minnie, tapi ia tadi memintaku untuk masuk duluan dan disinilah aku sekarang. Kebetulan juga, aku dan Minnie memiliki teman yang bekerja sebagai bartender di tempat ini yaitu Sorn, perempuan yang menanyaiku barusan.

"Ini minumannya, dan sekarang kau berhutang cerita padaku," ucap Sorn memberikan minuman racikannya.

Syukurlan Minnie datang tepat waktu, jadi aku memintanya untuk menjelaskan alasanku berada disini.

"Hahaha, ini si Miyeon dijodohkan jadi ia frustasi dan langsung mengajakku ke Thailand supaya ia bisa melupakan berita dadakan itu dengan berpesta disini, ya bisa dibilang aku sedang menemaninya untuk kabur dari masalahnya sejenak," jelas Minnie.

Aku mengangguk mengiyakan dan kembaki meminta,"sekarang, tolong whiskey nya lagi."

Aku bukanlah peminum dan penggemar kelab malam seperti ini. Ini bahkan baru kali ketiga seumur hidupku datang ke tempat semacam ini. Pertama waktu merayakan ulang tahun Minnie, kedua karena menjemput Minnie yang waktu itu mabuk dan ini yang ketiga kalinya, untuk kabur sejenak dari masalahku.

RENJUN'S JOURNALTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang