Aku berjalan ke kantin bersama Suhyun, Yerim dan Yoreum. Sebenarnya bisa dibilang menyusul kedua teman kami—Yoojung dan Doyeon yang lebih dulu ada di sana. Kantin cukup ramai, tapi mereka sudah menghubungi kalau ada satu bangku yang bisa kami tempati di istirahat kali ini.
Ketika aku sedang mengobrol dengan Yoreum, Suhyun menyenggolku dan berbisik kalau Renjun ada di tempat yang cukup dekat dengan bangku yang kedua temanku tempati. Mereka—Renjun dan teman-temannya tampak heboh membicarakan sesuatu, seakan-akan kantin milik sendiri.
Renjun duduk membelakangi posisiku yang pastinya nanti akan melewati dia, aku enggak berharap kami saling notice meskipun cuman saling bertukar tatapan karena kalau boleh jujur, aku jadi bisa mendadak awkward sendiri menanggapinya. Tapi ternyata salah satu dari teman Renjun tampak melihatku dan mengulum senyum, kemudian membungkukkan posisi tubuh.
“Kayaknya Jaemin lihat sesuatu neh!” celetuk Haechan menerima sinyal dari Jaemin—si cowok yang melihatku barusan.
“Kayak yang kenal gitu, Chan,” sahutnya mencuri-curi pandang dengan wajah tengilnya yang entah kenapa cukup menyebalkan di mataku, “bentar! Mikir dulu, siapa ya?”
Makin mendekat ke arah mereka, aku mulai bisa melihat kalau Renjun terlalu asyik dengan makanannya. Fokus banget sampai enggak terganggu sama celotehan Jaemin dan Haechan yang berisiknya bikin nyebut anak kantin.
Entahlah disengaja atau enggak.
“Bukannya itu cewek yang kemarin diobrolin Renjun, ya? Si cantik yang meresahkan jiwa,” kata cowok yang matanya sipit. Dia tersenyum padaku—atau mungkin lebih tepatnya entah pada siapa, kemudian menyenggol Haechan sambil kembali memotong baso tahu dengan sendok.
Renjun yang mulai tampak bingung karena namanya disebut lantas menegapkan duduk dan berbalik dari posisi duduknya, kami bertatapan sebentar dan aku benar-benar nyaris tergelak ketika melihat mulutnya penuh dengan makanan. Tanganku saja spontan menutup mulut. Lucu banget enggak, sih? I think … he’s cute.
Umm …
Just a little bit, but—yea … okay.
Next!
Pokoknya setelah itu Mark berdiri dan keluar dari meja sambil mengedarkan pandangannya dan bilang, “Siapa? Cewek yang lo suka?”
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.