20

129 13 0
                                    

Jiwon mengambil air hangat dan memberikan obat di meja makan untuk jaehyun.

"Kenapa kamu bisa seperti ini sih sayang" Jiwon Mengompres dahi jaehyun sambil mengelus-elus rambutnya.

"Aku lelah... " Jaehyun memeluk Jiwon dengan manja.

"Ahhh jaehyun ah... Kenapa jadi manja seperti ini sih hmm" Jiwon mengecup dahi jaehyun sekilas.

"Kau malah memarahiku saat aku sedang sakit begini" Jaehyun manyun.

"Astaga bagaimana bisa seorang jaehyun jadi lucu dan menggemaskan seperti ini hmm" Jiwon mencubit kedua pipi jaehyun.

"Aku tidak mau minum obat" Jaehyun menggelengkan kepalanya.

"Hey... Kau harus minum obat jae. Aku tidak mau kamu sakit bekerpanjangan" Jiwon memukul pelan punggung jaehyun.

"Kalo aku sehat nanti aku tidak boleh manja padamu dan pergi ke sekolah" Jaehyun menundukkan kepalanya.

"Yak... Kau lupa pacarmu ini siapa disekolah? Kau tak ada larangan untuk tidak melakukan apapun." Jiwon mencubit hidung jaehyun.

"Apa kita menebar keromantisan di sekolah saja ya jae" Jiwon melirik ke arah pintu.

"Yaaak.. Jangan. Kasihan yang tidak punya pacar" Jaehyun terkekeh.

"Kamu benar" Jiwon mengambil mangkat berisi bubur.

"Jja. Baiklah jaehyun. Makan dulu ya nanti minum obat.. Aaaa" Jiwon menyodorkan sesendok bubur.

"E.. Eum" Jaehyun menutup mulutnya dan menggelengkan kepalanya

"Eoooh! makan!... Buka mulutmu" Jiwon menempelkan sendok di bibir jaehyun.

"Cium dulu" Jaehyun menutup kedua matanya.

"Auhh... Kamu benar-benar manja" Jiwon menyimpan mangkuk berisi bubur di meja dan mencium bibir jaehyun.

Gebruk

"Aku mau seperti ini bersamamu sepanjang hari" Jaehyun memeluk Jiwon sambil tiduran.

"Jaehyun ah.... Aish" Jiwon tersenyum malu-malu.

"Ahh senangnya" Jaehyun menghela nafas dalam-dalam.

"Jung Jaehyun tetaplah disisiku" Gumam Jiwon sambil meneteskan air matanya.

13:20
"Sekarang aku bisa kesekolah" Jaehyun memeluk Jiwon dari belakang.

"Tiba-tiba?" Jiwon kaget dengan ucapan jaehyun.

"Eum... Aku bisa ke sekolah karena energi aku sudah full" Jaehyun mengecup pipi Jiwon.

Jiwon berdiri dan menatap jaehyun kesal.

PLAK

Jiwon memukul dada bidang jaehyun dan pergi dari ruangan itu.

"Loh? Apa salah aku yak.. Jiwon" Jaehyun mengejar Jiwon sambil tertawa-tawa.

"Kau tau! Sebesar apa khawatir aku ketika kamu demam" Jiwon menangis.

"Ugugugu sini.. Sini... Jadi kamu khawatir padaku ya" Jaehyun memeluk Jiwon.

"Aku khawatir dasar pria bodoh" Jiwon memeluk jaehyun dengan erat.

"Maaf ya telah membuatmu khawatir" Jaehyun mengecup kening Jiwon.

"Dasar Jung Jaehyun bodoh" Jiwon menekan kedua pipi jaehyun dengan kedua tangannya.

Jaehyun tersenyum sedangkan Jiwon hanya memasang wajah kesalnya.

"Kau pria nakal" Jiwon mengecup bibir jaehyun.

Jaehyun pun tersenyum senang dan kembali mencium bibir Jiwon dengan lembut.

"Aku mencintaimu" Jaehyun melanjutkan ciumannya.

☘☘☘

Akhirnya mereka berdua pun memutuskan untuk pergi kesekolah. Padahal saat ini sudah jadi jam akhir-akhir sekolah.

"Jaehyun!" Jiwon berhenti dan memanyunkan bibirnya.

"Eum? Kenapa?" Jaehyun menoleh.

"Kamu lupa berpegangan tangan" Jiwon mengangkat tangannya sebelah.

"Oh iya" Jaehyun berlari dan segera memegang tangan Jiwon.

Mereka pun sampai di lobby dan segera berjalan menuju kelasnya.

"Tadi itu menyenangkan ya" Jaehyun berbicara padahal sudah di pintu kelas.

Sedangkan yang lainnya hanya memperhatikan mereka yang baru datang.

"Apa yang kalian lihat?" Jiwon melipat kedua tangannya di dada.

Kemudian murid-murid yang lain pun kembali memperhatikan guru yang menjelaskan di depan. Dan jaehyun juga Jiwon pun langsung duduk dan malah ngobrol di kelas bukannya belajar:v

"Anak-anak... Pasangan favorit kita datang ke sekolah akhirnya" Teriak guru bahasa Inggris tiba-tiba.

Kemudian teman-teman kelas Jiwon pun bersorak-sorak dan tertawa-tawa

TBC

Kalo aja ya aku sekolah kayak gitu:( pasti aku dateng nya pas akhir-akhir jam doang

To Be CloserTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang