VOTE, COMEN AND SHARE🙏
"Kesepian itu terjadi bukan karena kita sendiri tapi kesepian itu terjadi saat kita dikeramaian namun tidak ada satupun yang mengerti."
-RainaAuroraN-
Malam berganti pagi dan Rain masih nyenyak dengan mimpi indahnya, semalam ia begadang sampai larut malam karna si kembar ada di rumahnya dan membuat keributan di kamarnya yang mengakibatkan ia tak bisa tidur.
Sedangkan di rumah Al, laki-laki itu sudah siap dengan pakaian lengkap sekolahnya, ia berangkat lebih pagi dari sebelumnya karna sudah tak sabar bertemu dengan sang kekasih.
"Bun, Al berangkat dulu ya" pamit Al pada bundanya.
"Loh, Gak sarapan dulu?"
"Gampang itu mah"
Bunda yang melihat kelakuan putra satu-satunya hanya geleng-geleng kepala.
"Assalamualaikum" salam Al ketika sudah sampai di depan pintu rumah Rain dan mengetuknya sebanyak tiga kali.
"Wa'alaikumsalam" jawab bang Anton ketika membuka pintu.
"Rain mana bang?" tanya Al setelah mencium tangan bang Anton.
"Dia masih di atas, masuk dulu" bang Anton menuju meja makan di ikuti oleh Al.
"Kamarnya Rain yang mana ya bang?" tanya Al melihat sekitar.
"Itu ada di atas, kalo mau kesana samperin aja"
Al mengagguk dan berjalan menaiki anak tangga, sudah lama ia penasaran dengan kamar gadis yang sudah menjadi kekasihnya itu.
Ia bediri di ambang pintu berwarna abu-abu, Al mengamati tulisan yang terdapat di pintu itu.
"Non mi disturbare, bahasa apaan tu?" tanya Al pada diri sendiri ketika membaca tulisan yang ia tidak mengerti artinya.
"Punya nyawa berapa lo?!!, serem banget pacar gue" Al terkekeh membaca tulisan itu, lalu ia mengetuk pintu itu sebanyak tiga kali.
Tidak ada jawaban, ia mengetuk kembali sambil memanggil nama orang yang di dalam.
"Rain" panggil Al.
Al memegang gagangan pintu itu hendak membukanya namun tangannya di cegah oleh seseorang.
"Mau ngapain lo?" tanya Rey menahan tangan Al.
"Mau masuk, lo ngapain ke sini?"
"Mesum lo ya?"
"Sembarangan"
"Trus ngapain lo mau masuk ke dalem?"
"Salah?, gue mau samperin pacar sendiri?"
"Salah besar" Rey menyingkirkan tangan Al dari gagang pintu itu sehingga kini ia sendiri yang menguasainya.
"Gue kan pacarnya, seharusnya lo yang gak boleh masuk" ucap Al tak terima.
"Lo emang pacarnya, tapi gue sahabatnya dan gue lebih dulu kenal Rain" setelah mengucapkan itu Rey masuk ke dalam kamar Rain meninggalkan Al yang kesal.
"Untung di rumah Rain, kalo di luar habis lo" gumam Al geram sambil berjalan ke meja makan.
Sedangkan di dalam kamar Rain, gadis itu ternyata sedang di dalam kamar mandi pantas saja tidak terdengar ketukan pintu dan panggilan dari Al.
"Ngapain lo ke sini?" tanya Rain ketika keluar dari kamar mandi mendapatkan Rey yang sedang duduk di meja belajarnya.
"Untung gue dateng kalo gak tu si Al udah masuk kamar lo tadi" jelas Rey melenceng dari pertanyaan.
KAMU SEDANG MEMBACA
The Dark [COMPLETE]
Jugendliteratur-TAHAP REVISI- "Setidaknya aku sudah menjelaskan yang sejujurnya padamu, percaya atau tidak, kecewa atau tidak, itu hak mu"-Raina Aurora N. "Aku percaya, tapi aku meragukan perasaanmu" - Alrico Wijaya Berawal dari rasa penasaran yang membuat ia jat...
![The Dark [COMPLETE]](https://img.wattpad.com/cover/205545267-64-k167530.jpg)