Hari Minggu, hari libur dan hari bersantai. Biasanya aku menghabiskan hari Minggu bersama dengan sahabatku.
Tapi sayangnya hari ini adalah hari Senin, yup dan aku mendapatkan undangan untuk menghadiri jamuan di rumah Wisnu, mau tak mau aku harus hadir. Tidak enak jika tidak hadir.
" Bu, aku berangkat ya " Kataku.
" Iya mb, ati-ati ya " Jawab ibu dari ruang tengah.
Aku berjalan menuju garasi untuk mengambil motor kesayanganku. Motorku melejit meninggal pekarangan.
Di atas motor ku nikmati semilir angin yang bercampur dengan sang surya yang lumayan membakar kulitku.
Aku bergegas takut terlambat, sebab Vina yang menyampaikan undangan dari Wisnu dan mendadak. Alhasil aku terburu-buru. Vina bilang aku harus menghadiri tepat jam 16:00 WIB sore sedangkan sekarang sudah jam 15:45 WIB. Jika tidak memberi kabar mepet bukan Vina namanya.
***
Ku parkirkan motorku dan berjalan santai menuju pintu utama rumah Wisnu yang jaraknya tidaklah terlalu jauh.
" Hey Eka kan " Aku menoleh ke belakang dimana asal suara yang memanggil.
Aku terkejut mendapati siapa yang memanggilku " Hey, Eva udah lama gak ketemu gimana kabarnya? " Dia adalah salah satu sahabatku di masa sekolah menengah kejuruan dahulu. Eva banyak berubah.
" Eh baik, kamu sendiri gimana? " Eva balik bertanya kepadaku.
" Baik kok " Aku tersenyum. " Eh bukannya abis lulus kamu ke luar negeri ya? " Tanyaku.
" Iya dua tahun terus aku balik deh ke indo hehe " Cengirnya. " Eh ngapain disini ".
" Oh jadi aku kesini " Berpikir sejenak " Gak tau juga si ngapain cuma disuruh kesini " Jelasku, karena aku memang tidak tahu ada apa dan yang membuatku penasaran kenapa ada Eva juga disini. " Kamu sendiri? " Aku balik bertanya.
" Jadi setelah dari luar negeri aku kerja di perusahaan yang punya rumah ini, katanya hari ini ada pemindahan kekuasaan " Aku hanya diam menyimak sebab aku tak faham. " Masih muda loh anak bos aku ganteng lagi " Kata Eva.
Aku tersenyum pura-pura karena bagiku yang paling tampan adalah Adi " Ah masa si seganteng apa? " Aku berpura-pura penasaran karena setahuku Wisnu lah anak tunggal di keluarga ini.
" Ganteng deh pokonya, senyumnya itu loh, aku pernah liat sekali anak bos waktu kunjungan kantor dulu " Aku hanya mengangguk-angguk.
" Yaudah yok masuk " Ajakku.
" Kamu duluan aja deh, aku sama rekan kantor aku yang lain aja, maaf ya ".
" Yaudah duluan ya ".
***
Aku pun jalan meninggalkan Eva, aku masuk perlahan ke dalam rumah Wisnu, yang benar saja ternyata memang sedang ada acara besar.
Rumah yang di hias, jamuan makan yang banyak dan meja kursi yang tertata rapi, indah.
" Woy " Teriak Vina dari seberang anak tangga aku tersenyum. Aku pun menghampiri Vina.
" Loh dimana Wisnu sama Feby? " Tanyaku.
" Feby gak bisa dateng lagi ada urusan sama dosen mendesak katanya, maklumlah udah mau sidang kan dia " Jelas Vina.
" Yah jadi cuma berdua dong " Kataku dengan nada kecewa.
" Hai " Sapa Wisnu sambil melambaikan tangan kanannya. Wisnu terlihat rapi menggunakan kemeja berwarna putih dengan jas berwarna hitam. Elegan.

KAMU SEDANG MEMBACA
Berawal Dari Kata Teman ( TAMAT )
Teen FictionBELUM REVISI, JIKA ADA SALAH PENEMPATAN KATA MOHON MAAF. Cerita ini adalah kisah hidupku yang ku tulis saat aku pertama kali bertemu dengannya, namun ku revisi sedikit mengenai nama tokoh. Menceritakan tentang kisah cintaku dengan Adi orang yang ku...