Love (37) - Kembali

441 22 2
                                        

Perjalanan panjang yang kulalui, pencarian panjang yang ku lalaui

telah berakhir, semoga ini adalah jawabnya.

                                                                       - - - - - - - 

5 tahun kemudian......

     Disini, Ify telah berdiri tegak didepan bandara Soekarno Hatta. Ia menatap para manusia yang berlalu lalang. Ia tersenyum dalam diamnya, setelah puas melihat suasana ramai bandara, Ify melirik jam ditangannya dan melirik ponselnya yang juga belum memiliki notifikasi apapun. Ia menghela napasnya mencoba bersabar menunggu sang kakak yang berjanji akan menjemputnya. Dengan sedikit rasa jengkel, ia melangkahkan kakinya menuju mesin pendingin minuman.

"Dari pada gue marah-marah gak jelas, mending minum." Gerutunya. Sudah lebih dari 30 menit ia menunggu namun belum ada tanda-tanda Alvin akan datang, akhirnya Ify memutuskan untuk duduk dikursi yang ada dan memasang earphone di telinganya.

                                                                                  - - - - - - - -

       Sedangkan ditempat lain, disebuah mobil ada Alvin dan juga pastinya Rio, sang mantan terindah sang adik ikut menjemput Ify yang kini akan kembali tinggal ditanah air lagi. Alvin yang ada dikursi kemudi melirik kearah Rio yang sedari tadi tersenyum tanpa henti, Alvin bersyukur karna penantian panjang dari seorang Rio membuahkan hasil. 

"Yaelah Yo, lo kayak ABG labil lagi jatuh cinta tau gak sih." Kata Shilla yang berada di kursi penumpang.

"Ck, udah deh Shill. Gak usah menganggu suasana, gue lagi hikmat banget menunggu momen-momen ini." Balas Rio, Shilla hanya menggeleng kepala saja melihat kelakuan sahabatnya itu.

"Yaelah Yo, kayak Ify bakal mau balik aja sama lo hahahahah." Kelakar Alvin jahat, Rio mendengus kesal mendengarnya.

"Udah diem lo, nyetir aja yang bener. Udah telat nih siap-siap aja nanti Ify bakal ngomel." Kata Rio

"Iya iya."

          Sesampai di bandara Rio berjalan mendahului Alvin dan Shilla, matanya sibuk mencari dimana keberadaan Ify, gadis yang selama ini ia rindukan. Sudah cukup ia menahan rindu selama kurang lebih 5 tahun. Kini Rio tidak mau mennyia-nyiakan lagi kesempatan ini. Rasa itu masih sama, masih milik Ify gadisnya yang sampai saat ini masih menjadi ratu dihatinya. Dari kejauhan, Rio dapat melihat jelas Ify, gadis nya. 

"Ify." Gumamnya.

"Ayo, malah bengong lo, tadi aja semangat." Kata Alvin yang mendahului langkah Rio, Rio berdebar memelankan langkahnya, semakin dekat dengan Ify maka semakin berdebar jantungnya.

"Apaan sih gue, kayak Abg labil amat sih." Dumel Rio pelan.

"IFYYYYYY." Teriak Alvin membuyarkan lamunan Ify, Ify terlonjak kaget kemudian tersenyum sinis menatap sang kakak dan langsung memasang wajah super duper jutek.

"Yaelah itu muka biasa aja kali, maaf maaf ini nih si bumil minta beli yang aneh-aneh dulu. Maaf ya sayang." Kata Alvin, 

     Ify melirik Shilla yang kini telah resmi menjadi istri sang kakak. Dan sekedar informasi bahwa Alvin dan Shilla telah melangsungkan pernikahan dan kini Shilla tengah mengandung buah hati nya bersama Alvin. Shilla langsung menghampiri Ify dengan cengiran khasnya kemudian memeluk sahabatnya itu dengan penuh kerinduan.

"Aduuh bumill ah, rambut gue acak-acakan." Keluh Ify, Shilla terkekeh pelan melihat perubahan Ify.

"Maaf ya aunty dokter, abisnya keponakannya mau jajan dulu, katanya kalo gak diturutin bisa ileran." Kata Shilla.

L O V E ❤ (ENDING)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang