32 (about alex)

8.5K 286 6
                                        

"Kamu brandalan suka bikin malu keluarga!!"ucap wanita itu dengan menampar pipi anak sulungnya.

Sang anak meringis perih,sakit sekali...

"Mau jadi apa kamu,anak ga tau diri!!"bentak perempuan itu lagi.

"Udah disekolahin tinggi-tinggi,eh malah jadi kayak anak kurang ajar kamu!!".

"Mah,udah kasian alex,give he sorry"ucap seorang pria menengahi kejadian tadi.

"Cih,anak kayak dia ngapain dikasih maaf,beda banget kamu sama felix"sarkas wanita itu kasar.

"Udah masuk kamu ke kamar,muak saya lihat muka kamu"usir wanita itu kasar.

Sesampainnya dikamar,seperti biasa alex menangis diam.

Menahan sesak,sakit sekali.

Tak pernah merasakan kasih sayang seorang ibu.

Anak yang malang itulah dirinnya.

Alex mengambil sepotong rokok di sakunya,dan mulai menghisapnya,tak lupa alkohol disampingnya.

Ia benci hidupnnya,tak bisa kah tuhan memberinya takdir yang lebih baik.

Setiap hari yang ia dengar hanyalah bentakan,cibiran,dan perbandingan antara anak yang satu dan yang lain.

"Kak alex!!"teriak seorang pria yang terlihat berpenampilan lebih baik dibanding alex.

"Hmm"balas alex dingin.

"Kak,jangan kek gini lagi,ayola kak,kakak bangkit,kakak ga kasihan sama felix?,jagan gini!"teriak pria itu sambil menarik rokok dan membuang alkohol itu jauh-jauh dari alex.

"Keluar felix!,kamu ga pantas di tempat anak brandalan ini"ucap alex.

Felix menggeleng,ia memeluk sang kakak erat,ia mencintai kakaknya,sangat mencintai,bahkan tak ingin kehilangan.

Mereka satu rahim,satu dunia,dan juga satu hati.

Mereka bisa saling merasakan satu sama lain,karena mereka adalah saudara.

"Kak,kakak boleh tampak tegar,tapi ingat ketika kakak ada didekat orang yang kakak sayang,dan kakak cintai,kakak harus berbagi cerita,dan rasa kakak"ucap sang adik.

-------------

Dentingan sendok dan garpu terdengar di ruangan makan itu,tampak seperti keluarga bahagia.

Alex turun dari tangga,menuju dapur,namun pemandangan yang ia lihat kali ini,mereka lagi-lagi makan tampa dirinya.

Hati alex meringis sakit saat itu juga.

Kapan ia bisa merasakan hangatnya makan bersama keluarga ini.

"Eh kak alex!,sini kak makan bareng kit---"ucapan felix terpotong.

"Udahlah mama muak lihat ada brandalan disini,mama pergi!!"ucap wanita itu sambil memandang sinis terhadap alex.

"Mama!!,tunggu!!"teriak ayahnya alex dan felix.

"Alex maafin mama kamu ya,kamu makan aja dulu disini"ucap sang ayah.

"Ga usah pah,aku pergi aja lagipula kalian ga mungkin mau makan sama brandalan bodoh kek aku"ucap alex sarkas dan langsung pergi.

Ayahnya hanya bisa meringis perih,sakit sekali rasannya,melihat alex seperti itu,untung sifat alter ego alex,jarang muncul,jadi ia bisa sedikit tenang.

Karena sifat alter ego alex,keras dan sangat sulit mengerti.

Saat dulu kecilnya,alex dan felix itu selalu menjadi kesayangan keluarga gebraril,saat alex memiliki alter ego,ibunya yang menjaga nya,mengontrol emosinnya,dan merawat alex dengan baik.

POSESIVE PSYCHCOPAT! [END]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang