Siang ini lisya sedang menikmati pemandangan taman rumah sakit sambil terus tersenyum,melihat seorang anak lelaki tengah bermain bersama teman-temannya.
"Yah mainan teoh jatuh"ucap anak kecil itu dengan menggemaskan.
Membuat lisya segera mendekatinya.
"Loh mainan kamu jatuh ya?,sini tante ambilin."ucap lisya kepada anak kecil itu.
"Ugh,makasih tante cantik"ucap teoh dengan menggemaskan.
"Iya sama-sama sayang,kamu sendirian disini?".
"Engga kok teoh lagi nungguin mama beli eskrim".
"Jadi nama kamu teoh,lucu ya kayak kamu"ucap lisya sambil terkekeh geli.
Alex yang melihat interaksi antara lisya dan anak kecil itu pun tersenyum simpul,lisya sudah sangat matang untuk menjadi seorang ibu,batin alex.
Alex berjanji akan menjaga lisya seluruh nyawanya,bagaimanapun lisya adalah malaikat alex,si penghangat hati alex,mencairkan kutub es di dalam sana.
Dengan bergegas alex berjalan kearah lisya,ia berjalan cukup tenang namun berwibawa,dengan tangan yang ia masukkan ke dalam kantong celananya.
Memakai jas pengeluaran terbaru yang harganya bisa saja membeli 5 rumah bertingkat,serta rambut hitam yang di tata dengan gaya comma hair do,menambah kesan tampan pria itu.
"Good morning lisya?,how are you today?"tanya alex.
"Hello lex,i am fine,and you"jawab lisya.
"Aku baik selama kamu baik,dan apa yang kamu lakukan bersama pria kecil ini lisya,dia membuat aku iri"celoteh alex,alex hanya terbuka dengan lisya,bahkan dengan orang tuanya saja alex cuek.
"Kau iri dengan anak kecil?,bagaimana jika kau memiliki anak nantinya,mungkin anakmu sudah kau titipkan kepada ibumu"kata lisya dengan nada kesalnya.
"Tidak begitu maksudku sayang,aku hanya iri dia bisa membuatmu tertawa puas,sedangkan aku membuatmu sakit"kata alex dengan nada sesalnya.
"Tak apa,melihatmu seperti ini rasanya aku sudah sehat sekarang"jawab lisya dengan senyuman miliknya.
"Paman,dan bibi apakah kalian bertengkar?,pasti gara-gara teoh ya?"tanya pria kecil itu dengan polosnya.
"Ah,tidak sayang,kami hanya berdebat kecil".
Jawab lisya sambil menatap sinis kepada alex.
Tak lama kemudian seorang wanita paruh baya mendekati mereka,dan langsung memeluk tubuh kecil teoh membawanya ke gendongannya.
"Maafkan saya tuan alex,dan nyonya lisya teoh sudah mengangu kalian,dia memang anak yang nakal"ujar si wanita yang tak lain adalah ibu teoh.
"Ah tidak-tidak teoh tidak mengangu kami,bahkan aku sendiri yang mendekatinya tadi"ucap lisya sambil tersenyum ramah.
Sedangkan alex,ia hanya diam menatap dingin,dan cuek ke depan.
"Ah,baiklah kalau begitu kami permisi tuan nyonya"kata wanita itu yang langsung membukukan badannya,memberi hormat.
Lisya hanya tersenyum menanggapi wanita itu,sungguh wanita yang beruntung bisa melahirkan anak secerdas teoh.
"Lisya ayo,masuk kedalam terlalu banyak menghabiskan waktu diluar tak baik bagi kesehatanmu"ujar alex sambil mendorong kursi roda lisya masuk kedalam rumah sakit.
---------------------
Kali ini kai sedang berjalan-jalan mengelilingi kota korea ini sendirian,dia memang mendapatkan cuti 3 hari dari alex,untuk bersantai,sambil menikmati negeri berjuta idol kpop.
KAMU SEDANG MEMBACA
POSESIVE PSYCHCOPAT! [END]
Novela JuvenilAku akan menjadi alasan kenapa kamu tersenyum. menemanimu ketika tak ada yang mau bersamamu. dan menghapus setiap tetesan air mata yang kau jatuhkan. Karena aku ada untuk menjadi bagian dari sejarah hidupmu. "Biarkan aku menjadi orang yang pertama d...
![POSESIVE PSYCHCOPAT! [END]](https://img.wattpad.com/cover/198987036-64-k149316.jpg)