33. Sebuah petunjuk ??

3.1K 78 29
                                        

Pagi kembali datang menghampiri. Ia membangunkan ku dengan suara kicauan burung dan sinar mentarinya. Hari yang berbeda, waktu yang berbeda dan tempat yang berbeda. Meski semua telah berbeda tapi perasaan ku masih tetap sama, tiga tahun lamanya aku menunggu sebuah pesan masuk kedalam Ponselku. Sekedar ucapan " Selamat pagi ", itu akan menjadi kata paling hebat untuk ku dalam mengawali hari.

" Lo apa kabar Kei ? " tanya seorang wanita yang ada di seberang telpon.
" Baik. Lo sendiri gimana? " tanya Keisya pada Chelsea.
" Sama ".

Suasana canggung kini telah tercipta. Padahal sebelumnya suasana ini tidak pernah tercipta dalam perbincangan mereka. Mereka selalu mempunyai 1001 pokok pembahasan yang harus diperbincangkan. Entah itu membicarakan orang dari belakang atau sekedar membahas masalah kosmetik.

" Chel, gue besok balik ke Indonesia " ujar Keisya dengan nada gembira.
" Oh ya. See you soon ( sampai jumpa nanti ) "
" Kei telpon nya gue tutup dulu ya,gak apa-apa Kan ? " lanjut Chelsea.
" Oh iya iya gak apa-apa " ujar Keisya sembari mendengar suara sambungan terputus.

" Maafin gue Kei. Gue masih belum siap buat nelfon lo dan kasih tau semuanya " ujar Chelsea yang tak bisa membendung tangisannya.

" Kenapa Chelsea udah beda ya? "
" Apa karena gue baru sekarang sekarang ini telfon dia? " tanya Keisya pada dirinya sendiri.
" Ah gak mungkin . Mungkin perasaan gue aja, siapa tahu Chelsea lagi sibuk" lanjutnya pada diri sendiri sembari memasukkan baju-bajunya kedalam koper.

*~*~*~*~*~*

" Kei kamu udah packing semua barang-barang kamu Kan? " tanya Sekar.
" Udah kok mah " jawab Keisya.

Kemudian Keisya membuka galeri handphone nya. Dan melihat album ' KEVIN❤️ ' didalam ponselnya.

' Vin, dua tahun bukanlah waktu yang singkat untuk kita saling mengenal

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

' Vin, dua tahun bukanlah waktu yang singkat untuk kita saling mengenal. Segala kekonyolan kita, canda tawa, bahagia ,bahkan air mata itu semua terlalu indah untuk ku lupakan. Sepersekian persen aku pindah ke Jerman itu untuk melupakan kamu. Ternyata aku salah, semakin aku melupkan mu dan semakin jelas pula bayang-bayang mu hadir dalam hidupku '. Batin Keisya sembari menahan tangis nya.

Tiba-tiba Sekar menepuk pelan pundak Keisya berkali-kali, seolah mengatakan bahwa Keisya harus tegar.

" Dulu pas mamah kuliah, mamah itu benciii banget sama papah karena papah itu orangnya nyebelinnn banget " ujar Sekar sembari merapikan barang-barang nya.

Keisya segera tersadar dari lamunanya dan fokus mendengarkan cerita mamah nya dulu ketika awal bertemu dengan papahnya.

" Terus pas mamah udah buka hati untuk papah, eh malahan mamah dijadiin bahan taruhan sama papah dan temen-temenya" ujar Sekar sembari menatap Keisya.

Benci & Cinta ✔Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang