"gue paling nggak suka ngliat cewek yang ngejar cowok. Karena pada hakikatnya cowoklah yang harus ngejar cewek, dan cowoklah yang harusnya merjuangin cewek yang dicintainya"
~Reza Maulana
***
Di pukul setengah 7 pagi, sebagian anak sudah masuk kedalam kelas, termasuk ferdi yang nampak shock melihat Lana yang melihat sudah tertidur dibangkunya. Kemudian dia mengeluarkan sekotak makanan dari tasnya, namun ini bukanlah dari shella, melainkan Bu Kos.
"Lan? Bangun!" Gugah Ferdi dengan menggoyang-goyangkan tubuh Lana.
"Hmm" Sahut Lana malas, dengan tetap diposisi tidurnya.
"Bu Kos bikinin lo makanan noh! buruan lo makan!" Sodor Ferdi dengan menaruh sekotak makanan kedepan Lana. Yang kini berganti bersandar punggung kursi.
"Tumben! dia nggak niat ngeracunin gue 'kan?" Ucap Lana sarkas, dengan suara seraknya.
"Anjir lo! Nggak usah banyak bacot! tinggal makan doang susahnya kayak disuruh masuk jurang aja lo!" Timpal Ferdi nyolot.
"Bentar." Jawab Lana datar, kemudian dia berdiri dari tempat duduknya. dan berjalan sempoyongan menuju ke toilet.
Di dalam toilet, dia membasuh wajahnya berkali-kali, dan melakukan kebiasaannya membasahi seluruh rambutnya. Dia menatap pantulan dirinya dalam cermin. Dia memegangi pipinya yang kemarin sempat ditampar Lina. Ada segaris senyum tipis dibibirnya, namun dia keburu menggeleng keras kemudian keluar dari toilet.
"Apaan sih gue! Gue nggak boleh mikirin si Kunti!"
Disaat keluar toilet, dia kembali dipertemukan dengan sosok Shella yang menghampirinya kemudian menyodorkan sekotak makanan ditangannya.
"lagi-lagi dia" Batin Lana malas.
"Terima dong!" Paksa Shella. Lanapun menerimanya. kemudian tersenyum tipis. "Lama-lama gue kasian juga sama nih anak!" Batin Lana iba.
"Thanks, Sorry..kemarin, gue abis bentak lo" Ujar Lana setengah hati dengan menggaruk tengkuknya yang tak gatal. Seketika itu senyum Shella merekah.
"Iya, nggak apa-apa kok! Abis ini jangan bentak gue lagi ya? gue takut." Ucap Shella memelas.
"Ok, tapi ada syaratnya."
"Apa itu?" Tanya Shella bersemangat.
"Jangan kejar gue lagi." Ujar Lana serius, yang langsung melenyapkan senyuman riang Shella.
"Shel! Kalo lo terus ngejar gini, lo bakal capek, dan sakit. Please, Tunggu sampe waktu yang njawab, hati gue terpaut sama siapa. Kalo lo terus ngejar, gue nggak mau lo kecewa, kalo suatu saat gue nggak bisa suka sama lo!" Jelas Lana panjang lebar, mencoba membuka hati Shella, agar tidak terus mengejarnya.
"Nggak mau! gue cintanya sama lo! jadi gue harus ngejar lo!" Pekik Shella sarkas.
"Cinta itu nggak akan datang kalo terus dipaksa Shell! Cinta datang karena terbiasa, bukan karena terpaksa."
"Ta,,Tapi.. Lan, gue nggak bisa kalo jauh dari lo!"
"Gue nggak nyuruh lo ngejauh shella" Lana menghela nafas, lalu memegang pundak Shella.
"Tolong, jadilah cewek yang baik! tunjukin kalo lo punya harga diri! Jujur, gue paling nggak suka ngliat cewek yang ngejar cowok. Karena pada hakikatnya cowoklah yang harus ngejar cewek, dan cowoklah yang harusnya merjuangin cewek yang dicintainya. Lo ngerti kan Shel maksud gue?" jelas Lana tegas dengan menatap intens kearah Shella.
Hingga akhirnya hati Shella luluh, dan iapun menyunggingkan senyum simpulnya.
"Ok, kalo gitu, gue boleh dong jadi temen lo?" Pinta Shella dengan wajah memohon, Lana berfikir sejenak, kemudian tersenyum tulus.
"Boleh." Senyum Shella langsung mengembang semakin lebar.
"Makasih Lana! lo bener-bener cowok terbaik yang gue kenal!" Teriak Shella dengan mencoba memeluk Lana, tapi Lana menghindarinya.
"Enak aja mau main peluk-peluk." Protes Lana, Shella cuma nyengir kuda.
"Ya udah kalo nggak mau dipeluk, abisin sandwich coklatnya ya? gue buat itu sendiri loh buat lo!" Ujar Shella gembira. Lana menganggukkan kepalanya.
"Ok, gue duluan ya?"
"Iya!" Sahut Shella bersemangat, Lanapun berjalan kembali menuju kelasnya dengan perasaan gusar.
"Kenapa nih mulut iyain aja sih omongannya tuh bocah? Sumpah nih otak udah mulai konslet kayaknya" Batinnya dengan geleng-geleng kepala.
________________________
Bagaimanakah kabar selanjutnya mereka?
*****
See you next Week Guyss...!!
KAMU SEDANG MEMBACA
TRUST (Between Us) [Complete]
Fiksi Remaja"Aku mempercayaimu dengan sepenuh hatiku, tapi kau malah menghempaskan kepercayaanku dengan menghilang dari kehidupanku tanpa sebab" Lana awalnya adalah seorang yang displin, fair dan humoris, namun usai kepercayaannya dinodai oleh kepergian seseora...
![TRUST (Between Us) [Complete]](https://img.wattpad.com/cover/216738245-64-k172817.jpg)