"Kangen itu nggak dosa, tapi gimana kalo kangennya sama pacar orang? Dosakah?"
~Anonim
***
Usai kejadian itu, Lana dan Shella benar-benar berteman, Sedangkan kabar Lina, Lana benar-benar tak lagi berinteraksi dengan Lina, ada rasa rindu yang mulai merasuk dalam benaknya. Namun, dia merasa gengsi kalau harus menyapanya duluan. Meskipun diam-diam dia suka memperhatikan Lina dari kejauhan. 'Miss but dignity'
Ditengah keresahan batinnya, Lana memilih melampiaskannya dengan pergi ke rooftop sekolahnya entah saat jam kosong ataupun saat istirahat, dan menikmati sebatang rokok yang tak seharusnya dilakukannya. Dan hal itu dia lakukan hanya untuk mengusir kepenatan batinnya yang terusik rasa rindunya pada seseorang yang tak seharusnya dia rindukan. Dia berharap dengan melakukannya, dia dapat mengusir kepenatannya tersebut. namun, kepenatannya itu makin menusuk dan membuatnya makin gencar melakukan aktivitas barunya tersebut. Dan beruntungnya tak ada yang menyadari akan kenekatannya saat itu. Hingga kini.
***
Tanpa terasa, Ujian kenaikan telah usai. dan Setelah liburan 1 Bulan, mereka akan masuk ke kelas baru.
Dan sekarang adalah pengumuman kelas Baru yang sudah di share oleh beberapa guru di Grup Sekolah.
Lana, Ferdi dan Rama nampak bersandar di satu sofa panjang dalam rumah kos, mereka sibuk melihat pengumuman kelas baru yang baru di Share.
Lana akhirnya menemukan namanya di kelas XI IPS 2, namun Senyumnya sirna, saat menemukan nama lain yang ada di situ. Nama seseorang yang sudah dilupakannya.
"Eh Bro! Kita sekelas lagi!" Pekik Ferdi histeris. Rama yang ada disampingnya langsung menutup telinganya.
"Budeg gue nyuk!" Timpal Rama datar.
"Hehe Maaf bang!" Ujar ferdi dengan cengengesan. Sedang Lana dia langsung menghela nafas, dan melempar ponselnya keatas meja.
"Eh, Lan? lo nggak suka sekelas lagi sama gue?"
"Biasa aja."
"Terus tuh ponsel ngapain lo lempar gitu?"
"Pengen aja." Ferdi kembali membaca daftar nama anak di kelas barunya, dan baru saat itu Ferdi mengerti kenapa Lana tiba-tiba jadi horror begitu. Ya benar saja, memang didaftar siswa/i baru ada nama 'Jennie Aurellia' Masa lalu Lana.
"Lo bilang udah Move on dari Jennie?"
"Emang"
"Terus? Ngapain muka lo kusut gitu?"
"Gak papa"
"Lo masih suka sama dia?"
"Nggak"
"Terus ngapain lo mikirin dia?"
"Nggak."
"Terus?"
"Gue nggak bisa terus-terusan dinginin dia, kayak kemarin-kemarin."
"Ya udah, temenan lagi aja, gitu aja kok repot." Timpal Ferdi enteng.
"gengsi lah gua! tiba-tiba deketin, terus minta temenan? Ogah ah!" Sahut Lana ogah-ogahan.
"Ya udah, terserah lo dah! Minta masukan, di kasih masukan malah ngeyel!" Ujar Ferdi sewot.
Sedang Rama cuma bisa geleng-geleng kepala melihat interaksi 2 sahabat tersebut.
"Lan? kalo menurut gue, bersikaplah biasa, bersikaplah seperti dulu lo pertama kenal dia. kalo dia ngomong ya dengerin, kalo ada yang ngganjel lo tanyain, pokoknya jalanin ajalah." Saran Rama kemudian, yang membuat Lana menyunggingkan senyum tipisnya.
KAMU SEDANG MEMBACA
TRUST (Between Us) [Complete]
Ficção Adolescente"Aku mempercayaimu dengan sepenuh hatiku, tapi kau malah menghempaskan kepercayaanku dengan menghilang dari kehidupanku tanpa sebab" Lana awalnya adalah seorang yang displin, fair dan humoris, namun usai kepercayaannya dinodai oleh kepergian seseora...
![TRUST (Between Us) [Complete]](https://img.wattpad.com/cover/216738245-64-k172817.jpg)