"Lo fikir? Jatuh cinta itu memiliki maksud tertentu?"
~Reza Maulana
***
Beberapa bulan kemudian...
Suatu malam, Disebuah kafe..
Lina melihat kearah jam tangannya, dia sudah hampir 20 menit menunggu Al yang mengajaknya makan malam setelah dia memberikan pidato singkat di penutupan MOS di SMA Jaya Bangsa. sebagai perwakilan alumni sekaligus mantan ketua OSIS dulu.
Beruntung Lina ditemani Selly yang niat nemenin Lina, dan memilih duduk dihadapan Lina.
Saat serius menonton drama korea diponselnya, Lina dikejutkan akan adanya sebucket bunga mawar merah dan putih. yang bertengger diatas meja dihadapannya. Dengan semangat Lina langsung meletakkan ponselnya diatas meja, berbalik arah dan memeluk seseorang cowok yang kini berdiri dibelakangnya. yang diyakini adalah Al.
"Makasih ya Al! bunganya bagus banget!" Ujar Lina bersemangat sambil mengeratkan pelukannya, namun yang dipeluk tak membalas pelukannya.
"Lho Al? kamu ganti parfum ya? kok beda" Ucap Lina lagi heran. dan saat Lina mengangkat wajahnya usai melepas pelukannya, seketika itu, dia ternganga dan mundur beberapa langkah hingga menatap meja.
"El..Elooo!" Eja Lina terkejut.
"Jangan salah paham, Bang Al yang minta gue kasiin bunganya, itu dari Bang Al kok, bukan gue" Jelas cowok datar itu dengan garuk-garuk tengkuknya yang tak gatal.
"Ta..ta.." Lina benar-benar mengutuk mulutnya yang sedari tadi tak pernah bisa bicara lancar.
"Bang Al juga nitip salam, maaf yang banyak, nggak bisa dateng karena urusan dadak" Jelas cowok itu kembali datar kemudian duduk disamping Selly.
"EH! Kok lo duduk disini sih?" Protes Selly sebal.
"Pengen aja" Jelasnya santai dengan mengeluarkan kamera dari tas kameranya dan sibuk melihat-lihat hasil jepretannya sendiri. Tak menghiraukan tatapan murka dari Selly dan Lina.
"Lo bukannya mau ngasih titipan doang kan? ngapain lo masih disini?!" Protes Lina dengan judesnya. Namun Lana masih tetap diam dan tetap berkutat dengan kameranya.
"Kalo nggak ngapa-ngapain, mending lo pulang sana! gue nggak mau ya ketularan bejat kayak lo!" Pekikan Lina tersebut sukses membuat Selly langsung tercengang, bahkan Lana yang sibuk dengan kameranya tadi menatap kearah Lina dengan tatapan yang sulit untuk diartikan. dan jangan lupakan tatapan beberapa pengunjung yang menatap aneh kearah mereka.
"Segitu bencinya lo sama gue? Bahkan lo nggak mau ngasih kesempatan gue atau siapapun buat ngejelasin semuanya?" Ucap Lana getir saat dia selalu tak memiliki kesempatan untuk menjelaskan yang sebenarnya pada Lina, bahkan menurut keterangan dari Raga dan beberapa orang yang dekat dengan Lina, Lina tak pernah mau mendengarkan penjelasan yang menyangkut Lana, dan hal itu benar-benar membuat Lana menyerah.
kemudian Lana berdiri dari tempat duduknya, pada saat itu, Lina ataupun Selly baru menyadari, kalo Lana masih memakai jas OSIS sekolahnya.
"Sorry, kalo kedatangan gue bikin lo nggak nyaman!" Ucap Lana dengan suara seraknya, sebelum dia berjalan cepat keluar Cafe. Selly menatap sengit kearah Lina yang masih memasang wajah juteknya.
"Lo kebangetan Lin! senggaknya dengerin dulu penjelasan dia! dia nggak salah Lina!" Jelas Selly serius. Lina berdecak.
"Nggak salah gimana? udah jelas-jelas dia udah ngelecehin orang! dan dia malah bikin cewek itu dikeluarin dari sekolah!" Sahut Lina menggebu.
KAMU SEDANG MEMBACA
TRUST (Between Us) [Complete]
Dla nastolatków"Aku mempercayaimu dengan sepenuh hatiku, tapi kau malah menghempaskan kepercayaanku dengan menghilang dari kehidupanku tanpa sebab" Lana awalnya adalah seorang yang displin, fair dan humoris, namun usai kepercayaannya dinodai oleh kepergian seseora...
![TRUST (Between Us) [Complete]](https://img.wattpad.com/cover/216738245-64-k172817.jpg)