SATU PERSATU (2)

238 29 40
                                        

Happy reading ☺️
Jangan lupa di vote 💚

JANGAN LUPA SPAM KOMEN!!

Salam hangat bang Reza 💚

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Salam hangat bang Reza 💚

Salam hangat bang Reza 💚

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Salam hangat Nini💚

________________________________________
___

Reza mengantarkan Nini pulang setelah selesai mengobati Enal, Nini terlihat kelelahan membuat Reza tak mau kalau sampai gadis ini sakit.

"Kita singgah di Kafe Mawar dulu ya, lo pucat banget pasti belum makan dari tadi," ujar Reza saat sampai di parkiran sekolah.

"Nggak usah langsung ke rumah aja, soalnya hari ini papa mama katanya mau balik," jawab Nini sambil memasang helm yang di sodorkan Reza.

Terlihat raut wajah Reza sedikit berubah membuat Nini heran.

"Lo kenapa Za?"

"Kalau orang tua lo udah balik, itu artinya tugas gue selesai."

"Tugas apa?"

"Jagain lo."

"Hem."

"Tapi kita masih bisa dekat kayak gini kan?"

"Hem, selama lo masih mau jagain gue kita bakal terus dekat," jawab Nini dengan seulas senyum di sudut bibirnya.

Reza merasakan ada yang menghangat di hatinya, perkataan Nini sukses membuatnya merasakan debaran yang berbeda di jantungnya. Bisa kalian bilang ini lebay, tapi inilah faktanya. Gadis yang awalnya asing bagi Reza sekarang justru menempati posisi penting di hatinya.

"Jadi, kita sekarang ke kafe," kata Reza dengan nada tak mau di tolak.

Nini tertawa pelan lalu menangangguk mengiyakan perintah seorang Reza, laki-laki keras kepala.

SECRET (Sudah Terbit)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang