Siwon tidak berangkat ke kantor. Ia menuju ke tepi laut, tempat yang selalu ia kunjungi untuk berbicara dengan Yoona jika ia sedang bersedih. Ia berdiri disana,,
"Sayang, oppa tidak akan menuruti keinginanmu. Oppa tidak bisa menggantikanmu dengan siapapun. Di hati oppa hanya ada kamu, jangan memaksa oppa untuk menikah lagi, sekalipun kamu tidak ada lagi. yoong, bolehkah oppa masih berharap untuk kamu kembali lagi pada oppa" ia berbicara pada air laut, air matanya juga masih menetes, ia tidak bisa memaafkan dirinya sendiri sampai saat ini.
"Darren, ia begitu dewasa. Dia bahkan tidak menangis lagi yoong, tapi oppa tahu ia menyembunyikan kesedihannya di depan oppa, ia takut oppa sedih jika melihatnya menangis. Yoong a, oppa merindukanmu" air matanya membasahi seluruh wajahnya "Oppa tidak tahu cara melanjutkan hidup oppa lagi"
***
Sehun menelepon Siwon dan memberitahunya kalau Darren menginap di tempatnya. Ia dan Sehun menikah sebulan yang lalu. Siwon memaksa mereka mengadakan pesta, ia meminta mereka tidak mempedulikannya.
"Baiklah, tolong jaga darren untukku" ujar Siwon
"Hyung, darren mengapa? Tidak biasanya ia ingin menginap di tempatku"
"Dia memintaku menikah lagi"
Sehun terdiam
"Bantu aku membujuknya, aku tidak akan pernah menikah lagi. aku tidak akan pernah menggantikan mommynya dengan siapapun" ujar Siwon
"Aku akan menasehatinya hyung. Sudah malam beristirahatlah"
"Ne gomawo" ujar Siwon, ia berbaring dan memeluk gaun tidur yoona. ia sudah melakukan semua ini sejak kepergian yoona,
***
Tuan Im berangkat ke Shanghai, ia menghabiskan waktu berjalan seorang diri. Sejak seulong menggantikannya memimpin perusahaan dan Yoona pergi, ia menghabiskan waktunya untuk berlibur.
Ia membeli tiket disney dan ia masuk ke dalam sana. Berjalan mengelilingi arena permainan. Lalu seseorang yang memakai busana boneka minnie mouse menghampirinya dan memberikannya sebotol air mineral.
"Kamsahamida" ujar Tuan Im dan boneka itu mengangguk, lalu ia memberikan tuan Im sebuah balon, Tuan Im tersenyum "Aku bukan anak kecil"
Boneka itu berjoget di depan Tuan Im
"Bolehkah aku memelukmu?" tanya tuan Im, boneka itu berjoget dan mengingatkan dia dengan seseorang, boneka itu membuka tangannya untuk memeluk Tuan Im dan Tuan Im menangis dalam pelukan boneka itu. "Appa menyayangimu yoong" gumamnya
***
Sehun berbicara dengan Darren, Sejeong sudah tertidur karena semakin besar perutnya, ia semakin mudah lelah.
"Uncle, aku juga tidak ingin daddy menikahi aunty tifanny, aku tidak ingin ada yang menggantikan posisi mommy di hati daddy. Tapi mommy memintanya. Mommy mengatakan daddy sangat menyayangi aunty dan aunty itu juga memiliki bayi yang merupakan adiknya darren. Bagaimana darren bisa mengabaikan pesan mommy?" ia berbicara sambil menunduk, ia berusaha menyimpan air matanya
"Sayang, daddy tidak bisa menggantikan mommy dengan siapapun, sekarang daddymu hanya fokus padamu saja. Dan aunty itu tentu saja menggandung bayi suaminya, mana mungkin itu adalah adiknya darren" ujar Sehun
"Tapi dulu daddy dan mommy sering bertengkar karena aunty,,"
"Sayang, percayalah pada uncle. Daddy mencintai mommy dan kamu melebihi apapun."
"Aku hanya tidak ingin daddy sedih. Jika daddy sedih mommy juga akan sedih karena mommy mencintai daddy" ujar Darren "Darren sering melihat daddy menangis malam-malam di dalam kamarnya"
Sehun memeluknya saat tahu ia sedang menangis.
"Darren berusaha menyimpan air mata supaya daddy tidak sedih lagi, tapi daddy hanya berpura-pura kuat di depan darren. Ia akan selalu menangis sendirian di dalam kamar. Jika darren tidur bersamanya maka daddy akan menangis di kamar mandi tengah malam. Darren juga sedih jika daddy terus-terusan begini uncle" ia memeluk erat Sehun
"Jika kalian terus begini, mommy tidak akan pernah tenang" ujar Sehun
***
Siwon melakukan check up rutin, sejak ia menderita penyakit dan ia mengetahuinya setelah parah, ia lebih menjaga kesehatan. Ia selalu melakukan pemeriksaan setiap bulannya, dan kali ini setelah 6 bulan operasi, dokter meminta ia melakukan pemeriksaan secara keseluruhan. Ia harus melakukan CT-Scan untuk mengontrol kondisi ginjalnya.
"Tunggulah sebentar Tuan, hasilnya akan segera keluar" ujar dokter yang menanganinya
"Baiklah"
Siwon menunggu di depan ruangan dokter, ponselnya berbunyi dan itu panggilan dari Kyuhyun.
"Ada apa kyu?" tanya Siwon
"Hyung, besok hyung bisa berangkat ke Shanghai?" tanya Kyuhyun
"Ada yang mendesak?"
"Ne Tuan Jin meminta hyung untuk membahas kerja sama disana, dia tidak bisa melakukan perjalanan ke Seoul karena kondisinya sedang sakit. Tapi kita perlu tanda tangannya jadi ia meminta hyung untuk kesana"
"Baiklah, pesankanlah aku tiket" ujar Siwon
"Darren ikut?"
"Tidak perlu, dia sedang bersama Sehun. Berikan saja aku tiket PP" ujar Siwon
"Baiklah hyung"
Setelah mengakhiri panggilan, Siwon dipanggil masuk ke ruangan dokter.
"Bagaimana hasil kesehatan saya dokter?" tanya Siwon
"Tuan, apa anda mudah merasa lelah?" tanya dokter Lee,
"Aku hanya tidak bisa beraktivitas terlalu berat seperti dulu lagi, apa ada yang salah?"
"Maaf Tuan, jika anda tidak melakukan pemeriksaan menyeluruh seperti ini, aku tidak akan tahu jika tuan hanya memiliki satu buah ginjal" ujarnya
"Ha??"
"Anda juga tidak tahu tuan?" tanya dokter lee dan Siwon mengangguk
"Aku tidak sadarkan diri selama beberapa hari dan istriku meninggal karena mendonorkan dua buah ginjal untukku hari itu" ujar Siwon
"Aah saya ingat, mungkin yang melakukan operasi saat itu adalah dokter Minho. Dia ahli ginjal yang didatangkan seorang pengusaha terkenal untuk menolong putri dan menantunya" ujar dokter lee "Dan anda tidak melakukan transpalansi ginjal sama sekali, dokter minho memperbaiki ginjal anda yang masih bisa terselamatkan Tuan"
"Lalu dimana istri saya?" tanyanya dan dokter hanya menggeleng. Siwon segera bangkit dari duduknya dan keluar, ia harus bertanya pada Seulong. Pria itu yang memberikan kabar ke Sehun tentang kepergian Yoona.
***
Siwon mendatangi rumah mertuanya dan pelayan mengatakan jika tidak ada orang di rumah, Seulong sedang melakukan perjalanan dinas ke Eropa. Sedangkan mertuanya sedang berada di China, ia terpaksa kembali pulang. Ia tidak bisa menghubungi mereka dari ponselnya.
Siwon memutuskan untuk mencari mereka setelah ia kembali ke Seoul saja. Ia memiliki tanggung jawab atas pekerjaannya.
Tuan Jin, klien Siwon merupakan pemilik Disneyland di Shanghai. Ia meminta Siwon untuk mengunjunginya di kantor yang terletak di dalam taman bermain miliknya itu. Siwon melewati beberapa wahana dan juga boneka yang menjadi tontonan disana.
Kondisi taman begitu ramai dan Siwon tidak sengaja menabrak sebuah boneka, minnie mouse dan boneka itu kehilangan keseimbangan, ia terjatuh dan kepalanya hampir terbuka.
"Sorry, sorry" ujar Siwon, ia akan membantu boneka itu berdiri, tapi boneka itu menolak dan dengan cepat ia menutupi wajahnya.
Ia segera berdiri dan berjalan ke arah lain saat sudah bangkit dari tempat jatuhnya.
END
TBC
KAMU SEDANG MEMBACA
Break Up
FanfictionAku tidak pernah mencintaimu, aku menikahimu itu hanya sebatas terpaksa. Aku terpaksa bertanggung jawab atas benih dalam kandunganmu, aku tidak memiliki sedikit pun rasa padamu. Jika saja bukan karena putraku, aku tidak akan menahanmu lebih lama dis...
