Break Up - 29

3.6K 256 12
                                        

Merasa diperhatikan wanita itu juga berhenti mengutip permen itu. ia terdiam, wajahnya tampak terkejut karena melihat siapa yang berada di hadapannya. Saat ia tersadar, ia segera berdiri meninggalkan permen yang bertaburan di lantai itu.

"Tunggu" ujar Siwon, pria itu segera berdiri dan mengejarnya yang tidak mau berhenti.

Ia masih terus berlari

"Im Yoona, berhenti" ujar Siwon, ia berhenti berlari. Yoona berbalik melihat ke arah Siwon, pria itu berdiri bersandar di sebuah arena permainan.

Yoona melihatnya tampak kelelahan segera menghampiri Siwon.

"Apa yang kamu lakukan? mengapa berlari?" ujar Yoona, ia tampak khawatir

"Jika aku tidak berlari, maka aku akan kehilanganmu lagi" ujar Siwon

Yoona menangis

"Jangan pernah pergi dariku lagi, oppa mohon" Siwon memegang wajah Yoona, lalu yoona teringat akan tifanny, ia melepaskan tangan Siwon dari wajahnya

"Aku tidak bisa.."

"Yoong, oppa mohon"

"Kita tidak seharusnya bertemu lagi oppa. Aku sudah merelakanmu dan darren bahagia dengan Tifanny. Kalian sudah bahagia kan?"

"Yoong, Bisakah kamu berikan oppa satu kesempatan lagi untuk menebus semua dosa oppa padamu? Kita memulainya lagi dari awal"

"Tidak, kita sudah selesai. Aku tidak memiliki perasaan apapun lagi untukmu. Dan aku tidak ingin melihatmu lagi" ujar Yoona

"Yoong, aku mohon"

Yoona menggeleng, air mata Siwon pun mengalir, sedangkan Yoona ia akan berjalan pergi.

"Mommy" Darren berlari mendekati mereka saat melihat Yoona

Darren segera memeluk erat tubuh mommynya, Yoona melihat appanya berdiri tak jauh darinya.

"Aku seharusnya tidak percaya pada appa" gumamnya

"Mommy, darren merindukan mommy" ujar Darren dan Yoona segera memeluknya juga. Sedangkan Siwon, ia berjalan meninggalkan mereka. Yoona menatap punggung pria itu sambil menangis.

***

Siwon masuk ke toilet dan ia menangis di dalam sana. Setelah merasa lega, ia keluar untuk menemui mereka. Setidaknya Tuhan memberikan mereka kesempatan bertemu. Itu sudah cukup, ia akan mengucapkan maaf pada Yoona dan jika wanita itu tidak bisa bersamanya lagi, ia akan menyelesaikan hubungan mereka baik-baik. Ia tidak ingin wanita itu pergi jauh untuk menghindarinya lagi.

Saat keluar, ia melihat Darren sedang dalam pangkuan Yoona dan putranya tampak begitu bahagia. Ia menatap sekilas Yoona dan wanita itu tidak mau menatapnya.

"Aboenim, aku titip Darren ya. Aku ada sedikit urusan" ujar Siwon berbohong, dia melihat Yoona tidak nyaman dengan keberadaannya. Jadi ia akan memberikan waktu untuk Yoona bersama Darren

"Kamu mau kemana Siwon a? salju semakin lebat" ujar Tuan Im

"Aku akan langsung kembali ke hotel setelah urusanku selesai" ujarnya, Tuan Im mengangguk, ia tahu mereka berdua butuh sedikit waktu lagi. "Darren, daddy pergi dulu ya. Daddy ada urusan pekerjaan. Kamu disini bersama haraboeji dan mommy" ia berjongkok di depan Yoona untuk bicara dengan Darren yang berada dipangkuan Yoona, ia tidak menatap Yoona sama sekali. Ia tidak ingin wanita itu melihat luka di matanya.

"Ne daddy" ujar Darren.

***

Darren meminta Yoona ikut dengan mereka kembali ke hotel. Ia takut Yoona akan menghilang lagi jadi ia tidak mau melepaskan Yoona sedetik pun.

Break UpTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang