Break Up - 21

2.9K 235 25
                                        

Siwon sudah diijinkan pulang sore harinya. Yoona yang menjemputnya bersama darren. Darren tidak berbicara sedikit pun, yoona hanya fokus pada jalan.

"Darren, mianhae daddy belum memberikanmu hadiah. Kamu mau apa?" Tanya Siwon

"Gwenchana, aku tidak mau apapun. Lagian bukan sesuatu yang besar" ujar Darren

"Mianhae, daddy bukan sengaja" ujar Siwon

"Aku bilang tidak apa daddy. Aku sudah terbiasa" ujar Darren lagi

"Darren, mommy sudah bilang jangan begitu ngomongnya" ujar Yoona

Setibanya di rumah, Darren yang berlari duluan masuk segera keluar lagi.

"Kenapa keluar lagi sayang?" Tanya Yoona, ia sedang membantu Siwon.

"Mom, aku mau tinggal di rumah aunty sejeong saja" ujar darren

"Kenapa sayang?" Tanya Siwon

"Disini ada aunty itu. Aku tidak menyukainya, jadi tolong antar aku ke rumah aunty sejeong" ujar darren, yoona melihat tifanny keluar.

"Darren, kamu tidak boleh tidak sopan. Aunty tetap akan tinggal bersama kita, kamu tidak lihat perutnya begitu besar, di dalam sana ada adiknya darren" ujar yoona

"Jika darren tidak suka, daddy akan menyuruh aunty pindah" ujar Siwon

"Oppa bisa masuk sendiri? Biar aku membujuk darren" ujar yoona

Siwon mengangguk.

"Sayang" yoona duduk di samping darren yang sedang duduk di kursi taman depan rumah mereka.

"Darren tidak menyukainya. Karena dia daddy melupakan aku dan mommy"

"Sayang, kamu sayang daddy?" Tanyanya dan Darren mengangguk "Daddy akan sedih kalau darren membenci aunty. Aunty itu wanita yang daddy sayangi, dia juga akan menjadi mommymu setelah daddy menikah dengannya nanti"

"Bisakah kita tetap bersama daddy? Bisakah mommy perjuangkan daddy?" Ia memegang tangan mommynya sambil menangis

"Sayang, jika mommy tidak berjuang, sudah sejak lama mommy pergi" ujar yoona, ia menangis.

"Tapi,,"

"Begini saja, kamu tinggal dengan daddy. Mommy pergi sendiri" ujar yoona

"Tidak, tidak mom.. aku tidak mau" ia memeluk erat pinggang mommynya

"Jika kamu mau ikut mommy, berjanjilah jangan nakal dan tidak sopan pada daddy dan aunty. Bagaimana pun aunty tetap orang yang lebih tua darimu dan harus kamu hormati" ujar yoona

Darren mengangguk

"Promise?" Tanya yoona dan Darren mengangguk

"Darren promise mom" ia mengatakannya sambil menangis

Yoona mencium kepala putranya itu.

***

Siwon duduk di ruang tamu, tifanny memberikannya secangkir teh. Yoona dan Darren masuk, Darren menghampirinya.

"Daddy, maafkan darren. Darren sudah nakal dan tidak sopan pada daddy" ujarnya sambil menangis

"Gwenchana sayang. Daddy tahu darren anak yang baik. Daddy juga minta maaf, daddy tidak menepati janji pada darren" ujar Siwon "Daddy sudah menyiapkan liburan untukmu dan mommy"

Darren mengangguk, ia menghadap ke tifanny

"Aunty, maafkan darren. Selama ini darren selalu jahat pada aunty. Bolehkah aunty meminjamkan daddy untukku dan mommy, hanya beberapa hari saja untuk pergi berlibur. Aku janji tidak akan jahat pada aunty lagi" ujar darren

Break UpTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang