Yoona duduk di ruangan Siwon, menunggu suaminya itu selesai bekerja. Darren sudah tertidur dalam pangkuan Yoona. Siwon masih membahas beberapa proyek yang akan ia tinggalkan untuk dikerjakan oleh Kyuhyun.
"Hyung, apa tidak sebaiknya besok saja kita lanjutnya? Kasihan Darren" ujar Kyuhyun dan Siwon menatap sekilas ke arah Yoona. Istrinya tengah mengusap rambut putranya yang sudah terlelap.
"Baiklah, besok kita lanjutkan lagi" ujarnya. Ia menyusun semua barangnya, lalu berjalan ke arah istrinya. Kyuhyun membantunya membawa barangnya.
"Kamu juga bersiap pulang saja oppa. Tasnya oppa aku yang bawa saja" ujar yoona pada kyuhyun
"Ne" ujar kyuhyun, Yoona membawakan tas Siwon dan Siwon menggendong putranya.
***
Yoona masuk lebih dulu ke dalam mobil, lalu Siwon memberikan darren ke pangkuan Yoona. Yoona memeluk putranya yang tengah terlelap.
"Sayang, bagaimana kalau kita bawa darren ke tempat Sehun saja?" Tanya Siwon saat mobil telah berjalan.
"Buat apa?"
"Biar oppa bisa menerima hadiah dari istri oppa" goda Siwon
"Aishhh,, kita kan sudah mau bulan madu oppa. Jangan tinggalkan darren lagi"
"Tapi,,"
"Aku ingin tidur sambil memeluknya dua hari ini" ujar Yoona dan Siwon mengangguk.
Siwon banyak berubah sejak ia hampir kehilangan Yoona. Ia tidak akan banyak menuntut dan banyak mengalah.
***
Setelah menidurkan darren lagi setelah membangunkannya tadi untuk bersih-bersih. Yoona kembali ke kamar, Siwon tidak berada di kamar. Yoona pun menuju ke ruang kerjanya dan Siwon sedang berkutat dengan komputernya.
"Apa oppa begitu sibuk?" Tanya Yoona saat masuk dan Siwon menatapnya sekilas sambil tersenyum.
"Hanya memeriksa beberapa file"
"Oppa sudah begitu malam. Istirahatlah" ujarnya
"Ne, kamu duluan saja"
"Oppa, aku marah ini" yoona sudah berdiri di samping Siwon.
"Yeobo," siwon menarik yoona ke pangkuannya "oppa sangat menginginkannya jadi oppa fokus bekerja" bisiknya
"Kalau ingin kan tinggal bilang saja. Oppa macam tak punya istri saja" ujar Yoona
"Tapi oppa tidak ingin sekali saja"
"Lalu?"
"Sampai disini tumbuh buah hati kita" ujar Siwon sambil membelai perut Yoona
"Ayo, kembali ke kamar saja" ajak yoona, ia mencium sekilas suaminya
Siwon segera mengangkat yoon tanpa melepaskan ciumannya di bibir istrinya.
***
Darren bangun pagi-pagi supaya ia bisa bertemu daddynya dan minta diantarin ke sekolah oleh daddynya. Ia masuk ke kamar orang tuanya yang tidak terkunci.
Saat masuk ia begitu terkejut saat melihat semua pakaian berhamburan di lantai dan kedua orang tuanya masih tertidur di bawah selimut.
"Ya ampun daddy dan mommy jorok banget" ngomelnya, ia mengumpulkan baju keduanya dan memasukkan ke dalam keranjang baju kotor.
"Daddy, mommy" teriaknya
Siwon terkejut mendengar suara Darren. Siwon membuka mata dan ia sangat terkejut saat melihat Darren berdiri di hadapannya.
KAMU SEDANG MEMBACA
Break Up
FanfictionAku tidak pernah mencintaimu, aku menikahimu itu hanya sebatas terpaksa. Aku terpaksa bertanggung jawab atas benih dalam kandunganmu, aku tidak memiliki sedikit pun rasa padamu. Jika saja bukan karena putraku, aku tidak akan menahanmu lebih lama dis...
