Seorang kurir mengantarkan paket untuk Sakura ke rumahnya. Wanita itu sedang ketagihan belanja online, mungkin itu salah satu bentuk ngidam.
Pelayan yang menerima paket itu menyerahkannya pada Mebuki "Ini paket untuk Nona Sakura, Nyonya.."
"Terima kasih, biar aku yang mengantarkan ke kamarnya"
Mebuki pun berjalan menuju kamar Sakura. Saat masuk ke dalam putrinya itu sedang tidak ada, ia memang sedang pamit ada urusan di luar.
Sejak kejadian berakhirnya hubungan Sasuke dan Sakura, Kizashi dan Mebuki tidak terlalu mengekang putrinya lagi. Mereka lebih memberi kebebasan untuk Sakura bepergian asalkan jelas kemana tujuannya.
Mebuki melihat buku novel Sakura yang masih tergeletak asal di ranjang, "Anak itu, tidak biasanya dia menelantarkan barang seperti ini"
Mebuki mengambil buku itu hendak merapihkannya. Ia membuka laci nakas untuk meletakkan buku itu di sana. Namun Mebuki mengeryitkan dahi saat melihat sebuah amplop yang tersimpan disana. Ada logo rumah sakit dengan keterangan nama Sakura.
Merasa penasaran, Mebuki mengambil amplop itu lalu membukanya. Dan betapa terkejutnya ia saat melihat sebuah foto hasil USG milik Sakura.
"Ya Tuhan!!!!"
Mebuki langsung duduk lemas di ranjang. Ia terlihat benar- benar shock, jadi Sakura sedang hamil? Bagaimana bisa anak itu menyembunyikan hal ini darinya?
Mebuki tak bisa berpikir jernih, ia segera berlari keluar kamar Sakura sambil membawa foto itu. Kemudian segera menelpon suaminya agar segera kembali kerumah setelah selesai berkerja.
🌸🌸🌸
Sasuke segera berdiri dari tempat duduknya. Mata onyxnya tak melepas pandangannya dari sosok yang berada 5 meter di depannya.
"Sakura?"
Sakura hanya tersenyum canggung. Ia masih diam berdiri di dekat pintu. Sungguh tubuhnya terasa bergetar saat ini setelah sekian lama tidak melihat wajah tampan itu.
Sasuke langsung melangkah cepat, menghampiri Sakura yang masih terdiam memandangnya. Pria itu langsung memeluk erat tubuh Sakura hingga membuatnya tersentak
"Apa ini kau? Apa ini benar- benar kau Sakura?"
Sakura membalas tak kalah erat pelukan Sasuke. Ia tak dapat menahan air matanya ketika merasakan pelukan yang begitu dirindukannya.
"Ini aku.. Sasuke-kun.."
Sasuke melepaskan pelukannya, lalu mengecup wajah Sakura berkali- kali. "Apa kau baik- baik saja? Apa yang membuatmu datang kesini?"
Sakura menunduk, sambil menyibak rambutnya ke belakang telinga, "Ada yang ingin aku bicarakan padamu, Sasuke-kun"
Sasuke hanya mengangguk "Duduklah" ucapnya lembut.
Mereka kini duduk berdua di sofa ruangan Sasuke. Pria itu masih terus memandang tak percaya pada Sakura.
"Kau kesini dengan siapa?"
"Aku naik taksi, seperti biasa"
"Sendiri? Kenapa tidak bilang, aku bisa meminta supir menjemputmu?" tanya Sasuke
"Tidak perlu repot- repot Sasuke-kun. Aku hanya ingin.."
"Permisi Tuan.." ucapan Sakura terpotong oleh Suigetsu yang masuk ke ruangan.
KAMU SEDANG MEMBACA
Absolut Vodka
Fiksi PenggemarUchiha Sasuke dan Haruno Sakura, dua anak dari pengusaha kaya raya yang tengah mencari jati diri mereka. Keduanya berkenalan dan merasa saling memahami satu sama lain, hingga permainan sang takdir mengubah hidup keduanya. Disclaimer : Naruto © Masha...
