28. Kidnapping

181 21 2
                                        

Jimmy menonaktifkan ponsel Jayden

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Jimmy menonaktifkan ponsel Jayden. Mereka sedang menghabiskan waktu bersama di apartemen Jimmy. Jayden ingin menghubungi seseorang untuk memastikan sesuatu tapi Jimmy benar-benar tidak membiarkannya. Tidak ada cara lain, Jayden harus membuat kekasihnya lelah terlebih dahulu sebelum pergi dari tempat ini. Perasaannya diliputi kecemasan tanpa alasan.

Jayden memasakkan sesuatu untuk Jimmy. Setelah acara makan siang berlalu, Jimmy membawa Jayden ke kamarnya. Melakukan hal yang sudah lama tidak mereka lakukan. Namun baru setengah jalan, kesadaran Jimmy menghilang. Tubuhnya melemas dan tidak sadarkan diri begitu saja. Jayden bergegas menarik pakaiannya kembali. Meninggalkan Jimmy dengan tubuh telanjang di bawah selimut.

Jayden mengambil ponsel dan menyalakannya. Mendapat panggilan tak terjawab dari orang kepercayaannya sebanyak puluhan kali. Firasatnya semakin memburuk saat pesan dari orang kepercayaannya memenuhi layar ponselnya. Jayden berjalan tergesa dan menelpon orang tersebut, bertanya kronologi Ellea yang menghilang tanpa pamit padanya. Padahal Jayden sudah menegaskan untuk tidak pergi ke manapun tanpa pemberitahuan.

"Dasar keras kepala!" umpat Jayden.

Jayden segera mengecek lokasi Ellea. Kemarin, saat di apartemen Ellea, Jayden memasang alat pelacak pada ponselnya. Ellea tidak tahu karena gadis itu sedang sibuk menggerutu di kamarnya saat mengambil baju gantinya. Titik merah dalam ponsel Jayden membuat jantungnya semakin berpacu.

"Sebenarnya apa yang dilakukan gadis itu, ya Tuhan."

Pertama kalinya Jayden menyebut nama Tuhan setelah sekian lama. Bukan tanpa alasan. Masa lalu kelamnya membuat dia muak dan kecewa pada takdir yang membuatnya menjadi dingin seperti saat ini. Semua berawal dari hancurnya keluarga bahagianya, perselingkuhan Amanda hingga kematian tidak wajar gadis itu. Semua itu membuat jiwanya sakit dan mengharuskannya mendekam di rumah sakit jiwa untuk setengah tahun. Mengingat itu semua membuat laju mobilnya semakin cepat. Jayden sudah sembuh dan tidak akan kembali mengulangi masa-masa suram itu. Kedatangan Jimmy yang menjadi teman satu tempat di rumah perawatan itu adalah awal dari semuanya. Jimmy memberikan kasih sayang dan rasa aman setiap kali mereka bersama. Hingga Jimmy dinyatakan sembuh pada dua bulan pertama Jayden berada di sana tapi dia tidak ingin keluar. Jimmy melakukan segala cara agar waktunya bersama Jayden lebih lama. Doktrin aneh mulai dimasukkan Jimmy pada kepala Jayden hingga empat bulan berikutnya, Jayden keluar dari rumah perawatan itu dengan kepribadian baru. Semuanya berubah dan itu memang tujuan Jimmy.

Mengenal Ellea seperti sebuah obat baginya. Hal yang semula dianggap sebuah kesalahan, menjadi benar jika itu dengan Ellea. Rasanya kepala Jayden ingin pecah saat menyangkal kedatangan perasaan itu padanya. Selama ini dia sudah tenang dan tidak terusik dengan kehidupannya. Bersama Jimmy semuanya terasa cukup. Namun, kehadiran Ellea membuat cara kerja otaknya berubah. Kenangan lama yang sudah terkubur rapi, kembali ke permukaan. Rasanya sungguh sakit dan membuat Jayden frustrasi. Pelukan Ellea dan rasa strawberry bibir Ellea yang membuat kekacauan otaknya perlahan mendamaikan.

MasqueradeTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang